Mungkin kamu sudah tahu bahwa Jakarta termasuk ke dalam daftar kota dengan mal terbanyak di dunia. Sampai saat ini, terhitung lebih dari 130 mal berdiri di Jakarta. Angka yang cukup fantastis bukan? Kalau dipikir lagi, apa fungsinya sih mal sebanyak itu untuk penduduk satu kota saja?

Itu hanya jumlah mal di Jakarta saja, belum termasuk kota-kota besar lainnya di Indonesia. Ironisnya, pembangunan mall yang masif tidak diimbangi dengan pembangunan fasilitas umum yang memadai. Padahal masyarakat Indonesia jauh lebih membutuhkan fasilitas umum ketimbang mal.

Nah, daripada terus-terusan membangun mal yang isinya sebenarnya begitu-begitu saja, bukankah jauh lebih baik dan bermanfaat kalau pemerintah kita membangun tempat-tempat ini?

1. Taman kota untuk menghabiskan sore dengan pasangan atau keluarga. Kamu pun jadi tak perlu keluar banyak dana demi quality time bersama.

Taman Pustaka Bunga Bandung via bandungkita.net

Kamu pasti setuju banget kalau di setiap kota di Indonesia punya taman kota, yang bisa digunakan sebagai ruang publik bagi masyarakat. Taman adalah tempat yang sangat multi fungsi. Selain bisa memperindah kota, taman juga bisa berfungsi sebagai lahan hijau dan juga tempat untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif bagi masyarakat.

Advertisement

Di Indonesia sendiri ada beberapa kota yang terkenal dengan taman-taman kotanya yang bagus dan unik, yakni kota Bandung, Surabaya dan Jakarta. Di Bandung sendiri saat ini ada banyak taman yang memiliki konsep unik, yaitu taman musik, taman fotografi,dan taman pustaka bunga.

Dengan adanya taman kota, masyarakat jadi bisa menghabiskan waktunya di taman tanpa harus menghabiskan banyak uang. Tidak seperti saat mereka nongkrong di kafe atau mall.

2. Perpustakaan umum dengan buku-buku dari seluruh dunia. Bangunannya tak hanya ramai dengan buku saja, namun juga lomba-lomba dan aktivitas para warga.

Perpustakaan Freedom di Jakarta. via nulisseru.com

Perpustakaan umum seharusnya sudah jadi sebuah tempat wajib yang harus ada di setiap kota dan kabupaten. Dan bisa juga disediakan perpustakaan keliling yang selalu rajin menyambangi desa-desa yang letaknya cukup jauh dari kota.

Keberadaan perpustakaan turut berkontribusi dalam mencerdaskan bangsa Indonesia.Dengan dibangun sebuah perpustakaan yang layak dan memiliki fasilitas yang memadai bisa memicu masyarakat untuk lebih rajin datang ke perpustakaan untuk membaca.

Kita bisa mencontoh negara-negara maju seperti Inggris, Amerika dan Jepang yang memiliki banyak sekali perpustakaan yang layak dan bahkan megah. Nggak cuma gedungnya aja yang bagus, tapi koleksi bukunya juga lengkap, sistem penataan bukunya yang rapih, dan disertai fasilitas-fasilitas yang sangat mendukung seperti ruang baca, mesin foto kopi dan mesin cetak.

3. Fasilitas untuk mereka yang difabel, agar tak hanya kita yang bisa menikmati kemudahan hidup

Fasilitas bagi penyandang cacat via www.skyscrapercity.com

Kita semua pasti bisa melihat kalau fasilitas untuk masyarakat penyandang cacat sangat memprihatinkan. Banyak fasilitas umum yang tersedia sama sekali tidak ramah terhadap kaum difabel.

Contoh kecil yang sering kita lihat adalah kondisi trotoar yang justru menyulitkan penyandang cacat untuk mengggunakannya. Papan penunjuk di tempat pelayanan publik juga masih banyak yang tidak menggunakan huruf braile untuk memudahkan penyandang tuna netra.

Dalam hal ini pemerintah kita wajib untuk mencontoh negara-negara maju yang bisa mengakomodasi dan memberikan fasilitas khusus bagi warganya yang difabel. Dengan begini para penyandang cacat tidak akan merasa terpinggirkan. Bukankah mereka juga punya hak yang sama seperti masyarakat yang lainnya?

4. Penyewaan sepeda umum supaya jantung kita tetap sehat!

Bike sharing di Bandung via kempul.com

Dalam rangka mengurangi kemacatan, pemerintah sempat mengkampanyekan penggunaan sepeda sebagai sarana transportasi sehari-hari. Seharusnya hal ini juga didukung dengan adanya fasilitas peyewaan sepeda bagi warga kota padat penduduk. Karena nggak semua orang punya sepeda, maka dengan adanya fasilitas ini bisa mendorong masyarakat untuk mau bersepeda.

Sala satu contoh kota di Indonesia yang sudah menyediakan fasilitas ini adalah kota Bandung. Dan kita patut berbangga juga, karena Bandung adalah kota pertama di Asia Tenggara yang menyediakan fasilitas bike sharing. Terdapat beberapa tempat penyewaan sepeda umum yang terletak di titik-titik keramaian kota. Akan sangat baik jika ini bisa diterapkan juga di semua kota besar yang ada di Indonesia.

5. Jalur khusus sepeda di jalan raya. Nggak asyik ‘kan kalau kendaraan bermotor selalu jadi rajanya?

Jalur khusus pengendara sepeda via www.flickr.com

Sebenarnya di beberapa kota besar di Indonesia juga sudah menyediakan jalur khusus untuk pengendara sepeda, contohnya kota Bandung, Jakarta, Yogyakarta dan Surabaya.

Meskipun begitu, jumlah dan kondisinya belum memenuhi stadar. Malah beberapa di antaranya jalur khusus sepeda menggunakan trotoar. Padahal kita tahu kalau trotoar di Indonesia sangatlah sempit. Kalau jalur sepeda menggunakan trotoar, mau dikemanain para pejalan kaki?

Oleh karena itu, pengadaan jalur sepeda yang aman dan sesuai standar ini sangat diperlukan di Indonesia. Pemerintah kita bisa mengadopsi konsep-konsep jalur khusus sepeda di beberapa kota di luar negeri seperti Amsterdam, Kopenhagen, Tokyo, Paris, dan masih banyak lagi. Dengan begini, masyarakat Indonesia juga jadi nggak males lagi untuk gowes kemana-mana.

Ini juga bisa jadi salah satu solusi untuk mengurangi kemacetan di negara kita.

6. Ruang menyusui, karena ibu dan anak juga butuh privasi!

Ruang laktasi via jejakrina.wordpress.com

Ruang menyusi atau laktasi masih terhitung minim di Indonesia. Padahal sudah ada peraturanyang mewajibkan pengurus tempat kerja dan penyelenggaran fasilitas umum harus mendukung program ASI eksklusif.

Sebenarnya sekarang ini sudah mulai banyak kota-kota di Indonesia yang mulai gencar menyediakan fasilitas ruang menyusui, seperti di Jakarta, Solo, Denpasar dan Yogyakarta. Ruang-ruang laktasi tersebut tersedia di beberapa tempat umum, seperti kantor, mal, stasiun, masjid, dan pasar. Kalau dilihat dari jumlahnya, Indonesia masih harus lebih banyak lagi menyediakan ruang khusus bagi ibu menyusui.

7. Ruang khusus merokok, demi kepentingan yang merokok dan yang tidak~

Ruang khusus untuk merokok via komunitaskretek.or.id

Di beberapa kota besar di Indonesia sudah mulai menggalakkan kawasan-kawasan bebas rokok, dan salah satu contohnya adalah Jakarta. Jakarta memang patut dicontoh bagi kota-kota lain di Indonesia dalam hal ini. Peraturan kawasan bebas dan anti rokok di Jakarta sudah terbilang ketat. Pemerintah DKI Jakarta telah menyediakan ruang khusus bagi perokok.

Ruang khusus merokok ini wajib banget diadakan di seluruh Indonesia. Masyarakat kita memang belum banyak yang sadar tentang bahaya rokok. Masih banyak orang yang merokok sembarangan tanpa mempedulikan kesehatan orang lain yang terkena asap rokok.

Peraturan kawasan bebas dan anti rokok ini pastinya akan efektif apabila ditunjang dengan adanya fasilitas ruang khusus bagi perokok.

8. Gedung pertunjukan seni yang ramah musisi dan seniman lokal

Gedung Teater Jakarta via topspot-official.blogspot.com

Pemerintah juga sudah seharusnya memberikan perhatian khusus pada sektor kesenian. Di Indonesia sendiri masih belum banyak gedung-gedung kesenian yang layak. Sudah ada gedung kesenian yang bagus dan bertaraf internasional seperti Gedung Teater Jakarta dan Aula Simfonia Jakarta, tapi jumlahnya masih sangat sedikit.

Alangkah lebih baik pemerintah menyediakan tempat seperti ini di setiap kota-kota besar.

Tidak perlu yang terlalu megah dan mewah, setidaknya gedung tersebut bisa digunakan oleh para musisi dan seniman lokal yang ingin mempertontonkan hasil karyanya pada masyarakat. Akan jauh lebih baik jika gedung kesenian tersebut bisa digunakan secara gratis.

Dengan adanya fasilitas seperti ini tentunya akan mendorong masyarakat Indonesia untuk berlomba-lomba mempertunjukkan hasil kreativitasnya.

9. Bioskop Mungil yang Memutar Film-Film Indie

Bioskop unik yang bisa nayangin film indie dalam negeri via m.voaindonesia.com

Selain gedung kesenian, sepertinya ide bagus juga jika pemerintah kita membuat bioskop yang bisa menayangkan film-film indie. Selama ini bioskop-bioskop di Indonesia lebih banyak menayangkan film-film komersial saja. Sedangkan film-film indie khususnya film indie lokal justru tidak terdengar suaranya di negeri sendiri.

Inilah sebabnya kenapa orang-orang selalu bilang kalau masyarakat Indonesia itu kurang menghargai karya anak bangsa sendiri. Kalau para pekerja kreatif saja tidak diberi ruang untuk mempersembahkan karyanya, bagaimana masyarakat Indonesia bisa mengapresiasi hasil karya anak bangsa?

10. Rumah Bahasa. Agar Kita Bisa Belajar Sama-Sama!

Rumah bahasa Surabaya via m.voaindonesia.com

Rumah Bahasa ini adalah salah satu ide brilian yang perlu dikembangkan di berbagai wilayah Indonesia. Ide ini sendiri pertama kali diterapkan oleh Walikota Surabaya, yaitu Ibu Tri Rismaharini, dan sudah mulai dijalankan di Surabaya sejak bulan Februari lalu.

Beliau mendirikan rumah bahasa yang bisa dimanfaatkan oleh warga secara gratis! Di sini masyarakat bisa mengikuti program pembelajaran bahasa asing seperti Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin.

Ide cemerlang ini alangkah lebih baik jika didukung oleh pemerintah pusat Indonesia sehingga bisa diterapkan juga di kota-kota besar lain. Apalagi pada tahun 2015 mendatang, Indonesia terlibat dalam AFTA (ASEAN Free Trade Area) atau Area perdagangan bebas ASEAN.

Adanya falilitas ini tentunya sangat membantu semua lapisan masyarakat Indonesia untuk tetap bisa bertahan dan bersaing dengan kompetitor-kompetitor dari luar Indonesia.

11. Tempat sampah yang layak (diikuti dengan inisiatif untuk membuang sampah yang nyata)

Tempat sampah yang memenuhi standar via lifestyle.kompasiana.com

Sebenarnya pemerintah-pemerintah daerah di Indonesia sudah berusaha untuk bisa menyediakan sarana pembuangan sampah yang baik di tempat-tempat umum dan pemukiman warga. Tapi seringkali justru berujung pada perusakan sehingga tempat sampah tersebut tidak lagi bisa digunakan. Dampaknya, kebiasaan buang sampah sembarangan masih terus terjadi sampai sekarang ini.

Untuk hal yang satu ini, dibutuhkan tanggung jawab yang besar juga dari masyarakat. Bisa saja pemerintah juga jadi kehilangan perhatian mengenai masalah ini karena perilaku masyarakatnya sendiri yang sering merusak fasilitas umum.

Sudah banyak kota-kota besar yang menyediakan tempat sampah yang sesuai standar, yakni tempat sampah yang membedakan antara sampah organik dan non organik. Tetapi pada kenyataannya, maih banyak orang yang nggak peduli dengan hal ini.

12. Tempat pengolahan limbah berbahaya.

Tempat pengelolaan limbah dan sampah berbahaya via media.zenfs.com

Hipwee dulu pernah membahas tentang sampah-sampah yang nggak boleh dibuang ke tempat sampah, karena ternyata banyak sekali sampah rumah tangga yang berbahaya jika dibuang begitu saja.

Nah sampah-sampah berbahaya tersebut perlu diolah secara khusus agar tidak membahayakan kesehatan masyarakat. Masalahnya adalah, di Indonesia belum banyak terdapat tempat-tempat pengolahan limbah berbahaya yang mudah diakses oleh masyarakat.

Kita sendiri sudah tahu bahwa di Amerika Serikat, Jerman dan Jepang pemerintahnya bahkan membuat peraturan khusus mengenai tata cara pembuangan sampah. Daripada ribut bangun mall, kita nggak mau gitu niru mereka?

14. Toilet umum yang tak mengharuskan kita menahan napas saat ada di dalamnya

Toilet umum yang bersih via atmajayanews.wordpress.com

Rata-rata toilet umum yang tersedia di tempat-tempat publik masih belum terjaga kebersihannya. Kebanyakan toilet umum yang bersih dan memenuhi standar hanya tersedia di mall-mall yang bagus juga.

Toilet umum yang bersih sangat penting, apalagi di daerah-daerah wisata. Kita bisa berkaca pada negara-negara maju yang selalu menjaga kebersihan toilet umumnya, sebut saja Jepang.

Kebersihan toilet umum ini pastinya akan membawa dampak positif. Tidak hanya pada kebersihan dan kesehatan lingkungan masyarakat, tapi juga pada meningkatnya kunjungan wisatawan.

15. Trotoar yang mengizinkan kita berjalan dengan tenang

Trotoar yang aman bagi pejalan kaki via dimasnova.blogspot.com

Nah, trotoar adalah salah satu fasilitas umum yang sangat vital. Seperti yang sudah kita ketahui, trotoar berfungsi sebagai jalur para pejalan kaki.

Tapi anehnya Indonesia, trotoar justru jadi masalah besar bagi pejalan kaki. Gimana enggak, trotoar bukannya dipakai untuk pejalan kaki, malah dipakai buat jualan para pedagang kaki lima. Belum lagi para pengendara motor yang seenaknya sendiri masuk trotoar karena nggak mau kena macet.

Sudah seharusnya pemerintah kita mengambil tindakan serius untuk memperbaiki trotoar-trotoar di setiap ruas jalan. Bukan malah mempersempit trotoar demi pelebaran jalan. Keadaan trotoar yang buruk seperti ini membuat masyarakat kita malas untuk berjalan kaki, bukan?

16. Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang layak digunakan, tanpa ada pemandangan orang berjualan

Jembatan penyeberangan Orang masih banyak yang rusak via id.berita.yahoo.com

Jembatan penyeberangan Orang (JPO) ini udah biasa kita temukan di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Tapi ternyata di beberapa kota besar lainnya belum banyak terdapat fasilitas ini.

Tidak adanya jembatan penyeberangan adalah salah satu biang kemacetan. Banyaknya orang yang lalu-lalang menyeberang jalan sembarangan membuat kendaraan bermotor tidak bisa lewat dengan lancar. Inilah yang bisa menimbulkan kemacetan.

Kalaupun ada jembatan penyeberangan, masih banyak juga orang yang belum mau menggunakannya dengan alasan “malas”. Selain itu, jembatan ini juga seringkali digunakan sebagai tempat berjualan. Beberapa diantaranya juga sudah rusak dan belum memenuhi standar keamanan.

17. Tempat parkir yang tidak memakan badan jalan

Banyak parkir liar, bikin jalanan macet. via foto.okezone.com

Sekarang ini banyak sekali orang-orang yang memarkirkan kendaraannya dengan sembarangan tanpa mempedulikan pengguna jalan yang lain. Seringkali jalanan jadi macet karena banyak mobil dan motor yang parkir di pinggir jalan hingga memakan badan jalan raya hingga setengahnya.

Parkir mobil otomatis di Jepang via tecnoligente.com

Sepertinya sudah saatnya pemerintah kita mengikuti cara negara-negara lain dalam memberlakukan sistem parkir. Sebagai contohnya adalah Jepang. Jepang menggunakan teknologi lift mobil agar tidak menghabiskan banyak lahan hanya untuk parkir mobil.

Jangan sampai pemerintah membuka lahan baru hanya demi tempat parkir, sedangkan sebenarnya kota tersebut lebih membutuhkan taman daripada tempat parkir.

18. Water Tap ( Kran Air Siap Minum)

Di luar negeri umumnya ada fasilitas water tap (public drinking). Fasilitas air minum ini ditujukan bagi para pejalan kaki dan orang-orang yang sedang beraktivitas di luar. Jadi ketika haus tapi lupa nggak bawa minun, kita bisa meminum air langsung dari water tap tersebut.

Sebenarnya fasilitas ini penting banget untuk diadopsi oleh Indonesia. Mengingat negara kita adalah negara tropis. Suhu di siang hari saja rata-rata mencapai 30 derajat celsius, sehingga kita lebih rentan mengalami dehidrasi.

Pemerintah kita bisa mencontoh sistem ini dari ITB, dimana di kampus ITB sudah tersedia fasilitas water tap yang benar-benar berfungsi dengan baik.

17. Taman bermain anak (playground) yang bisa digunakan (dan wajib dijaga) siapa saja!

Taman bermain anak via bandungjuara.com

Semakin padatnya pemukiman-pemukiman di Indonesia, semakin sempit juga lahan yang tersisa bagi anak-anak untuk bermain. Yang ada mereka jadi banyak bermain-main di area jalanan, hal ini tentunya sangat membahayakan bagi anak-anak.

Seharusnya pemerintah juga mewajibkan setiap kelurahan untuk mendirikan sebuah taman atau playground bagi anak-anak, sehingga anak-anak jadi punya tempat untuk saling berinteraksi dengan aman.

19. Gedung olahraga yang memadai, yang pembangunannya tak dikorupsi

Gedung olahraga yang memadai via galeri.uny.ac.id

Sudah banyak gedung olahraga yang tersedia di hampir semua wilayah Indonesia. Tapi sayang keadaannya banyak yang memprihatinkan dan fasilitasnya juga masih kurang memadai. Padahal gedung olahraga sudah seharusnya menjadi tempat yang bisa menyediakan fasilitas bagi setiap orang untuk melakukan aktivitas olahraga.

Dengan adanya gedung olahraga yang layak dan disertai fasilitas yang memadai, pastinya akan semakin banyak bermunculan bibit-bibit unggul yang berprestasi di bidang olahraga. Dan bukan jadi mimpi lagi jika suatu saat nanti kita bisa mengalahkan Tiongkok dan negara-negara lain dalam sektor olahraga.

20. Ruang olahraga terbuka

Ruang terbuka untuk olahraga via www.brandinglapangan.com

Ruang olahraga terbuka ini juga sudah mulai banyak tersedia di beberapa kota di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya dan Bandung. Rata-rata tempat ini menjadi satu dengan taman kota, sehingga taman kota tersebut bisa memiliki banyak fungsi sekaligus.

Tapi memang belum banyak kota-kota lain yang tergerak untuk menyediakan tempat serupa. Tempat seperti ini pasti sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar, karena pada dasarnya semua orang butuh untuk berolahraga.

21. Wi-Fi gratis di tempat-tempat terbuka! Demi kesejahteraan bersama!

Tersedia WiFi gratis di tempat-tempat umum via sebandung.com

Sudah saatnya Indonesia menyediakan fasilitas koneksi internet yang bisa diakses oleh semua warganya dengan mudah dan gratis. Beberapa kota di Indonesia juga sudah melakukannya, dan itu patut banget buat dicontoh.

Tapi tidak hanya koneksi Wi-Fi. Pemerintah juga perlu memperhatikan tentang kualitas koneksi, percuma saja ada Wi-Fi gratis tapi ternyata koneksinya lemot.

Pemerintah kita bisa mencontoh ini dari Korea Selatan yang memang terkenal dengan koneksi internetnya yang super cepat. Warga Korea Selatan bisa mendapatkan sinyal Wi-Fi dengan mudah di tempat-tempat umum. Kamu juga mau ‘kan kemudahan seperti itu terjadi di negara kita?

22. Kebun binatang yang memang benar-benar surga bagi para binatangnya

kebun binatang yang bersih di Indonesia. via www.tesyasblog.com

Udah banyak sih kebun binatang di Indonesia, tapi tidak semua kebun binatang memiliki kondisi yang bersih dan layak. Yang pernah menjadi sorotan hingga ke luar negeri adalah kasus Kebun Binatang Surabaya, dimana satwa-satwanya banyak yang ditemukan mati dengan kondisi yang menyedihkan.

Keberadaan kebun binatang yang layak dan bersih bisa menjadi tempat yang baik bagi pembelajaran anak-anak mengenai satwa. Dengan keadaan yang bersih, anak-anak jadi lebih senang ketika bermain-main ke kebun binatang. Anak-anak nggak melulu main ke mall deh buat main game.

23. “Taman Pintar” bagi semua kalangan

Taman edukasi yang terjangkau via sofanny.com

Belum banyak terdapat tempat-tempat edukatif bagi anak-anak dan pelajar. Kalaupun ada, biasanya harga tiket masuknya terbilang cukup mahal bagi kantong anak sekolahan dan mahasiswa.

Pemerintah perlu mengingat bahwa pembelajaran nggak melulu harus di bangku sekolah saja. Pelajar juga perlu mendapat pembelajaran dari tempat-tempat edukatif yang disertai dengan alat-alat peraga edukasi yang menarik. Seperti contohnya adalah Taman Pintar di Yogyakarta.

Semoga saja pemerintahan kita selanjutnya jadi lebih menyadari betapa penting tempat-tempat seperti ini bagi masyarakat. Pemerintah nggak perlu repot-repot ngurusin pembangunan gedung-gedung bertingkat seperti mall.

Justru masyarakat hanya butuh tempat-tempat sederhana yang bisa memfasilitasi mereka dalam melakukan kegiatannya sehari-hari. Kalau di luar negeri aja bisa, Indonesia juga pasti bisa punya fasilitas-fasilitas seperti ini!