Menjadi pengusaha memang soal panggilan jiwa. Mungkin memang tak berlebihan bila dikatakan bila pengusaha berhubungan dengan mental. Karena menjadi pengusaha, tak hanya membutuhkan uang untuk modal. Kemampuan memimpin, kreativitas, dan skill memecahkan masalah sangat diperlukan. Karena itu tidak semua orang bisa menjadi pengusaha.

Bila generasi tua punya Bill Gates dan Steve Jobs, generasi muda patut berbangga kepada Mark Zuckerberg, yang memulai Facebook saat usianya 21 tahun. Sebelum membangun Facebook, Mark sudah membangun jejaring sosial Harvard Connection. Di tahun ini juga Mark drop out dari kampus dan memutuskan untuk mengembangkan passionnya di bidang IT bersama teman-temannya. Februari 2004, Facebook lahir. Hingga hari ini 12 tahun setelah facebook berdiri, penggunanya sudah lebih dari 1,7 milyar orang dengan keuntungan yang barangkali tak pernah bisa kamu bayangkan.

Nah, sebagai orang yang mengaku punya mental pengusaha, kamu harus mencari ilmu dari mana saja. Kali ini Hipwee akan memacu semangatmu sekaligus menambah pandanganmu, dengan quote-quote dari Bapak Facebook dunia ini. Yuk cus!

1. “Bergeraklah dengan cepat dan hancurkan sesuatu. Jika kamu tidak menghancurkan sesuatu, berarti pergerakanmu belum cukup cepat.” Jangan biarkan apapun menghalangimu

2. “Risiko terbesar adalah tidak mengambil risiko. Dalam dunia yang berubah begitu cepat, satu-satunya strategi yang dijamin gagal adalah tidak berani mengambil risiko. “ Sebab tanpa mengambil risiko, kamu memang tidak pernah ke mana-mana

3. Terlalu banyak bicara tak ada gunanya. Karena “Tidak ada yang akan peduli pada apa yang orang bicarakan tentang dirimu di TV–Bahkan apa yang kamu katakan, bukan? Orang hanya peduli apa yang kamu ciptakan.”

4. Bagi Mark Zuckerberg, mengerjakan sesuatu dari yang mudah terlebih dahulu dengan sendirinya sudah memotivasimu: “Saya pikir aturan sederhana dalam bisnis adalah, jika kamu mengerjakan sesuatu yang paling mudah dulu, kemudian dengan sendirinya kamu akan menciptakan kemajuan.”. Yang lebih penting adalah kapan kamu akan memulainya?

5. Sudah puaskah kamu dengan apa yang kamu lakukan saat ini? Sama seperti Mark Zuckerberg yang selalu bertanya kepada dirinya setiap hari dirinya sudah melakukan hal paling penting yang bisa dia lakukan

6. Yang terpenting dalam membangun sebuah perusahaan adalah kamu harus tahu tujuan yang jelas dari apa yang kamu kerjakan, dan menemukan orang-orang hebat untuk mewujudkannya. Bila dua itu sudah, kamu sudah keren.

7. Dalam pekerjaan, belajar, dan berubah menjadi yang lebih baik, kamu akan lebih berkembang ketika kamu mendapatkan banyak perspektif. Karenanya seorang pemimpin tak boleh anti-kritik

8. Menurut Mark, ketika kamu memberikan kesempatan setiap orang untuk menyampaikan pendapat dan kuasa untuk mengerjakan sesuatu, dengan sendirinya sistem akan berjalan dengan baik.

9. Mendirikan sebuah perusahaan memang sulit. Kebanyakan juga tidak berjalan dengan mulus. Kamu harus membuat keputusan-keputusan berat. Kamu harus memecat beberapa orang. Jadi bila kamu tidak mempercayai misimu sendiri, menyerah adalah pilihan yang paling mudah

10. Persaingan dalam dunia bisnis memang kejam, membuat masing-masing saling menuding karena kegagalan. Mungkin itulah yang membuat sebagian besar orang takut mencoba karena takut gagal. Kamu jangan ya!

12. “Ini memang sifat keras kepala, namun saya pribadi lebih suka berada di lingkaran di mana orang-orang meremehkan kita. Sehingga kita akan terpacu untuk keluar dan menciptakan sesuatu yang besar, yang menyenangkan dan mengherankan orang.”

12. Kelak ketika kamu mencari karyawan, ikuti model Mark Zuckerberg ini: Kamu mencari orang yang passionate terhadap sesuatu, tak penting apapun sesuatu itu

13. Ini alasannya: Seseorang bisa sangat cerdas atau punya kemampuan yang bisa langsung dimanfaatkan, tapi bila dia tidak benar-benar mempercayai itu, dia tidak akan benar-benar bekerja keras

Menjadi sukses memang banyak rintangannya. Seperti Mark Zuckerberg yang memulai segalanya dari nol, kamu juga harus berani melakukan hal yang sama. Sebab kesuksesan bukan mis instan yang bisa siap dimakan dalam waktu sepuluh menit. Ada proses panjang yang harus dilakukan, ada jatuh bangun yang harus dirasakan, ada keputusan-keputusan berat yang harus diambil, dan tentu saja, ada waktu yang dibutuhkan untuk membuat sesuatu yang kamu tanam tumbuh subur dan memberimu keuntungan.

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!