Untuk menjadi lebih bahagia setiap hari itu mudah, kamu tinggal memulainya dari dalam diri kamu. Ketika kamu menjadi positif,orang-orang di sekitar kamu akan turut terpengaruh menjadi positif.

Berikut beberapa tips yang bisa membantu kamu menjadi lebih bahagia:

1. Sempatkan Membaca Setiap Hari

Baca Buku yang Kamu Gemari via upload.wikimedia.org

Kamu mungkin suka mempelajari hal baru, tapi untuk membaca buku terasa membosankan. Siasatnya, sempatkan membaca buku tiap hari cukup 10 menit aja. Dengan begitu kamu bisa tetap mempelajari banyak hal tanpa harus merasa bosan. Tentu saja, pilihlah tema buku yang berhubungan dengan hal yang kamu suka.

Setelah ini jadi kebiasaanmu, kamu pun akan tergerak membaca lebih dari 10 menit per hari. Dan kebahagiaan kamu akan meningkat karena membaca buku dengan tema dan isi yang kamu gemari.

2. Sering-Sering Ke Pantai

Advertisement

Alam Membantu Kamu Untuk Bahagia via fc09.deviantart.net

Berjalan tanpa alas kaki di atas pasir pantai sambil menikmati deburan ombak akan membantumu melepas kepenatan di kepala. Selagi di pantai lakukan kegiatan yang bisa membuat kamu senang seperti berenang, berselancar, atau bermain bola.

Jika di daerahmu nggak ada pantai, kamu bisa melakukan aktivitas ‘membumi’ lain misalnya, jalan ke hutan kota, hiking, atau sekedar piknik di taman.

3. Batasi Aktivitas di Sosial Media

Berjam-jam di sosial media via www.mediabistro.com

Rata-rata orang Indonesia menghabiskan 2,9 jam per hari di sosial media. Itu artinya dalam seminggu kamu bisa (hampir) sehari penuh ‘mendedikasikan’ diri di Facebook, Twitter, Path dan semacamnya. Masalahnya, kamu terlalu sering ngecek sosial media, baik lewat ponsel maupun komputer, sehingga bisa mengalihkan konsentrasi kamu dari kerjaan atau tugas.

Coba kamu batasi aktivitas sosmed kamu hingga 2 kali saja dalam sehari, pagi setelah kamu bangun dan malam sebelum beristirahat. Selain bisa membuatmu lebih fokus, ‘diet’ sosmed ini bisa bikin kamu jadi lebih positif. Alasannya:

  • Kamu terhindar dari godaan nge-post hal yang negatif (mengeluh, marah, dsb.) amu jadi senang dan orang lain turut senang.
  • Karena udah jarang buka sosmed, kamu akan lebih mudah untuk tak membaca postingan negatif yang bisa bikin kamu jadi bad mood.
  • Keuntungan lain, baterai smartphone kamu jadi lebih awet.

4. Berhenti Menonton Berita, Beralih Ke Musik

Beralih dari Berita, Dengarkan Musik via upload.wikimedia.org

Menonton (termasuk membaca dan mendengar) berita memang penting bagi kamu untuk tetap up-to-date dengan dunia. Tapi jika berita isinya cuma bisa bikin marah, kesal, dan ketakutan sebaiknya kamu beralih mendengar musik. Pastikan kamu mendengar musik minimal 10 menit per hari. Lebih banyak lebih baik karena musik membuat kamu bahagia. Nggak hanya lari ke musik, kamu juga bisa memilih media hiburan lain jika menurutmu TV penuh dengan sampah politik dan sinetron.

5. Tata Kembali Hidupmu

Menata Kembali Kehidupanmu Mulai dari kerjaan via www.amsimaging.com

Periksa jadwal dan tugas-tugasmu selama seminggu ke depan. Pastikan mereka tertata rapi dan tidak saling bertabrakan. Tuliskan kembali rencana dan wacana yang belum sempat kamu lakukan. Dengan begitu hidupmu lebih tertata rapi dan itu bisa mengurangi tekanan dan stres.

Mungkin kamu orang yang well-organized di sekolah/tempat kerja sehingga seluruh waktu dan perhatian tercurah ke pada tugas-tugas. Tapi coba tata kembali hidupmu dengan mebuat jadwal berkumpul dengan keluarga.

6. Sharing is Loving

“Happiness Is Real Only When It’s Shared” — Christopher McCandless via upload.wikimedia.org

Kunci untuk bahagia ialah bersyukur dengan apa yang telah kamu raih. Bersyukur bukan berarti membuat kamu cepat puas malah akan mendorong kamu untuk lebih giat lagi. Salah satu bentuk bersyukur adalah berbagi kebahagiaan dengan orang lain. Bisa dengan keluarga, teman, ataupun pacar.

Tapi jauh lebih mulia jika kamu berbagi kebahagiaan dengan orang yang sedang kesusahan. Rangkul mereka, dan rasakan kebahagiaan saat kamu melihat senyum dan rasa syukur di wajah mereka.

Untuk menjadi orang yang berbahagia, kamu harus mulai dari dalam dirimu sendiri. Seperti yang pernah diungkapkan Aleksey Tolstoy:If you want to be happy, be!”.