Berada di usia 20 tahunan memang sangat menantang. Ada kalanya hidup yang kamu lakoni sekarang terasa sangat mudah karena kamu sudah berhasil meraih segala yang kamu inginkan. Namun, di sisi lain, ada juga mereka yang berada di usia 20an masih jatuh bangun dalam meniti karier, bergulat dengan urusan kuliah, maupun masih galau karena masih belum menemukan pasangan yang tepat.

Sebenarnya ada banyak pelajaran penting dalam hidup yang bisa kamu petik di usia 20an mu ini, entah untukmu yang sudah sukses menikmati segala jerih payah atau untukmu yang masih bergulat hingga habisnya titik darah. Pelajaran berharga yang akan membuka matamu bahwa hidup memang tidak semudah yang kamu kira. Pelajaran berharga ini juga mampu mencegahmu berhenti melangkah walaupun kamu sudah merasa sangat lelah.

Kira-kira pelajaran apa saja itu? Berikut Hipwee jabarkan untukmu.

1. Di usia ini kamu akan sadar bahwa tak semua hal yang kamu ingini bisa dimiliki. Perlahan kamu belajar bahwa secerdas apapun dirimu kamu tetap perlu rendah hati

kamu dilatih untuk berendah hati via kristinarhuman.blogspot.com

Berada di usia yang masih muda, kamu memiliki energi yang tiada habis dan banyak hal yang ingin kamu capai dalam hidup. Bahkan, kamu sering memaksakan diri untuk bisa selalu memenuhi target demi tercapainya apa yang kamu ingini. Namun, kenyataannya terkadang apa yang kamu targetkan tidak sesuai dengan pencapaian. Walaupun demikian, kenyataan ini justru mampu membuatmu kembali berpijak di tanah.

Advertisement

Diakui atau tidak, terlalu bersemangat dan ambisius dalam mencapai segala target hidup di usia muda sering membuatmu lupa diri. Terkadang kamu sering lupa bagaimana caranya berendah hati. Justru dengan tidak selalu mendapatkan apa yang kamu inginkan ini kamu akan terpacu untuk selalu maju sehingga tidak cepat berpuas diri.

2. Teman akan selalu datang dan pergi. Tapi dengan cara ini kamu pun akan belajar untuk bisa berdiri di atas kaki sendiri

dengan sedikit teman kamu bisa mengenal diri sendiri apa adanya via imgkid.com

Berada di usia 20an juga membuatmu jauh dari teman-temanmu. Kamu dan teman seperjuangan sudah sibuk sendiri dengan fokus kalian masing-masing. Bahkan mungkin banyak dari kalian yang sekarang berbeda pandangan dan membuat kalian berseberangan. Walaupun dirasa tidak nyaman dan kadang kesepian, lewat hal ini kamu diingatkan kembali untuk bisa menjadi dirimu sendiri. Berada di dalam pertemanan secara tanpa sadar sering membuatmu mengikuti arus dan hilang arah.

Dengan berada di luar lingkar pertemanan, kamu bisa disadarkan kembali untuk mengetahui apa yang sebenarnya kamu ingini dalam hidup. Bahkan tanpa adanya teman yang selalu membantu, kamu bisa makin berani dan mandiri karena mampu secara maksimal mengerahkan kemampuan diri.

3. Barangkali kamu harus keluar rumah untuk kerja atau pergi kuliah. Berpindah-pindah seperti ini membuatmu harus pandai menciptakan suasana rumah

kamu makin lihai dalam beradaptasi via www.shockblast.net

Kamu akan lebih sering untuk berpindah-pindah tempat tinggal di usia mudamu ini. Entah pindah dari kota tempatmu menyelesaikan jenjang kuliah dan kembali lagi ke kota asalmu, atau kemudian berpindah kota lagi karena mengikuti perpindahan dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. Berpindah domisili dari satu kota ke kota lain sebenarnya membentukmu menjadi pribadi yang lebih tangguh daripada sebelumnya. Dengan seringnya berpindah tempat tinggal, kamu akan makin lihai untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar.

4. Kesulitan hidup yang dihadapi membuatmu makin sadar bahwa menjalani hidup tidaklah seringan bayanganmu selama ini

jalanan terjal terbentang di depan mata via jesleen92.wordpress.com

Kesulitan-kesulitan hidup yang kamu alami di usia yang ke 20an ini mampu menyadarkanmu bahwa hidup tidak seringan yang kamu kira. Dunia tidak seindah seperti di televisi maupun dongeng adaptasi. Semua yang kamu lakukan di usiamu ini penuh tantangan dan butuh perjuangan. Sedang bergulat mengerjakan skripsi yang butuh ketekunan, maupun ulet mencari dan sabar menunggu panggilan pekerjaan yang tak kunjung datang, hingga ragam tuntutan lain dari orang di sekitar.

Kamu jadi makin tahu betapa hidup benar-benar butuh perjuangan dan keuletan untuk bertahan. Dengan menoleh ke belakang kamu bisa tahu seberapa terjal jalan yang sudah kamu tempuh hingga membentukmu menjadi pribadi yang tangguh di umurmu yang sekarang ini.

5. Saat melihat rekeningmu yang saldonya mengenaskan, kamu pun sadar bahwa selama ini kemampuanmu mengelola uang masih di bawah standar

ceroboh dalam mengatur keuangan via rebelacademy.org

Kamu memiliki segudang rencana dalam pengelolaan uangmu, entah itu menabung, mendaftarkan asuransi, atau berinvestasi. Semua hal yang ingin segera kamu lakukan untuk bisa memberikan jaminan bagi masa depan serta hari tuamu. Namun, kenyataannya yang terjadi justru sebaliknya. Di usiamu yang masih haus akan hingar bingar hiburan ini membuatmu terbuai untuk menghabiskan uangmu. Menukarkan uang untuk membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu kamu butuhkan sering terjadi. Bahkan, kamu sering menghabiskan seluruh uangmu untuk berfoya-foya dengan mengatasnamakan ingin merasakan bahagianya menikmati uang hasil payah sendiri.

6. Kamu tak bisa lagi jadi orang yang bebas membelanjakan uang seenaknya. Sekarang ada tagihan yang menunggu untuk dibayar setiap bulannya

membayar tagihan adalah wujud dari tanggungjawabmu via www.kawankumagz.com

Pembayaran tagihan tiap bulannya juga sering dihadapi buatmu yang sudah berpenghasilan dan cukup mapan di usia 20an ini. Tagihan bulanan seperti tagihan listrik, kos, beragam cicilan (motor, mobil, KPR) mampu memicumu untuk bekerja lebih giat daripada sebelumnya. Lewat hal ini kamu juga bisa belajar dan paham apa itu tanggungjawab. Jika kamu sudah mengambil keputusan untuk membeli motor maka kamu memiliki kewajiban penuh untuk membayar angsuran tiap bulannya hingga motor tersebut lunas. Begitu pula dengan tagihan kos ataupun listrik yang memang harus kamu penuhi, karena sekarang kamu bertanggungjawab penuh atas hidupmu dengan berdiri di atas kaki sendiri.

7. Usia 20-an membuatmu tahu bagaimana cara menghargai diri dan menaksir penghargaan perusahaan. Tak jarang kamu akan mengalami pengalaman berganti pekerjaan

berganti-ganti pekerjaan adalah mediamu untuk menikmati kebebasan via oscarpena.me

Di usia yang masih muda ini kamu memiliki kebebasan penuh untuk berpindah-pindah bidang pekerjaan. Bahkan, kamu bebas mencoba-coba bidang pekerjaan dan tempat pekerjaan yang kamu inginkan. Jika sekiranya kamu tidak cocok ataupun tidak betah, kamu masih bisa berpindah untuk kemudian mencari ladang pekerjaan baru lainnya karena kamu belum terikat oleh usia. Di titik ini kamu bisa sungguh menyadari betapa bermaknanya sebuah kebebasan.

8. Setelah selesai kuliah dan kembali ke rumah, kamu akan sadar bahwa kehangatan keluarga ternyata membuatmu betah

betapa nyamannya rumah dan pentingnya keluarga via screeninvasion.com

Pasti ada saat dimana kamu tinggal kembali bersama kedua orangtuamu. Saat dimana kamu masih menyandang status pengangguran karena belum adanya panggilan pekerjaan yang datang. Tinggal di rumah bersama dengan kedua orangtua di usia yang sudah dianggap dewasa ini akan memberikanmu pelajaran berharga. Kamu jadi akan tahu kesukaran serta perjuangan hidup kedua orangtua. Bagaimana perjuangan mereka dari titik terendah kehidupan hingga mereka bisa bertahan sampai sekarang.

Tinggal kembali bersama keluarga di usiamu yang sekarang ini sebenarnya memberikanmu kesempatan untuk membalas apa yang sudah mereka berikan kepadamu. Bukan hanya dilihat dari apa yang bisa kamu berikan lewat materi, tetapi ini saatnya bagimu untuk menyingsingkan lengan dan melayani mereka seperti mereka dulu selalu melayani dan memanjakanmu sewaktu kecil.

9. Di usia ini tak jarang kamu mempertanyakan rasa cintamu pada diri sendiri. Setelah melewati rasa kecewa, kesal, dan benci, barulah kamu bisa selesai dengan dirimu sendiri

kamu tidak memahami dan mencintai diri sendiri via adam613ca.blogspot.com

Tidak hanya di usia remaja saja kamu disibukkan dengan pencarian jati diri, di usia yang ke 20an ini sebenarnya kamu juga sedang dalam fase memahami dirimu sendiri. Kamu sebenarnya sekarang sedang mencari tahu apa yang sebenarnya kamu mau dalam hidup, apa sebenarnya tujuan dan visi misi dari hidupmu. Contoh kecilnya bagi kamu yang sekarang sedang dipusingkan dengan lowongan pekerjaan, kamu sebenarnya tidak tahu apa yang kamu mau ; Ingin bekerja untuk menghasilkan uang yang banyak walaupun dengan beban pekerjaan yang menggila? Atau bekerja di tempat yang membuatmu nyaman namun bergaji seadanya?

Kebingungan inilah yang terkadang membuatmu sebal terhadap diri sendiri. Kamu merasa malu dan minder karena di usiamu yang sekarang kamu masih bingung dan meragu dalam mengambil keputusan yang berkaitan erat dengan masa depanmu.

10. Di usia ini pacaran juga bukan sekadar suka lalu jalan berdua. Ada komitmen dan keseriusan yang harus terselip di baliknya

hubungan percintaanmu yang paling rumit ada pada usia ke 20an via pixgood.com

Selain urusan terhadap diri sendiri dan karier, kamu juga seringkali dipusingkan dengan urusan asmara. Di usia 20 tahunan ini kamu bisa dikatakan banyak makan asam garamnya percintaan. Bergonta ganti pasangan, putus nyambung, ketidakjelasan hubungan, pacaran jarak jauh, hingga titik dimana pasangan menuntutmu untuk naik ke jenjang yang lebih serius padahal kamu masih belum siap melepas masa lajang. Namun di sisi lain, kamu sudah harus dihadapkan pada kenyataan penting yang mau tidak mau harus dihadapi demi masa depan; akan dibawa kemana hubungan kalian nanti?

Bagi kamu yang masih melajang di usia yang ke 20an juga segala sesuatunya tidak terasa lebih mudah. Banyaknya pertanyaan yang menyudutkan dari orang di sekitar atau bahkan dari orangtua sekalipun sering membuatmu jengah. Teman-teman seperjuangan yang sudah memiliki pasangan juga membuatmu merasa agak keki dan minder.

11. Semakin sempit waktumu karena kesibukan membuat berkumpul bersama teman jadi sebuah kemewahan. Darinya kamu belajar arti pengorbanan

kamu sadar bahwa kesuksesan itu butuh pengorbanan via getmore247.tumblr.com

Kesibukan pekerjaan yang menyita sebagian besar waktumu mau tidak mau selalu bertengger di posisi teratas skala prioritas. Kamupun harus mengorbankan waktu berhargamu untuk sekedar berkumpul dan nongkrong bersama dengan teman-teman lamamu. Jika dulu waktu berkumpul dan nongkrong bersama teman adalah hal yang paling kamu tunggu, sekarang waktu yang paling kamu tunggu seusai bekerja adalah beristirahat karena keeseokan harinya masih banyak beban pekerjaan yang menunggu untuk diselesaikan.

Hal ini mengajarkanmu bahwa untuk meraih kesuksesan yang kamu inginkan memang dibutuhkan pengorbanan. Sekali lagi, kamu harus menetapkan target yang ingin kamu capai di posisi teratas skala prioritas dan mengorbankan hal-hal yang sekiranya kurang mendukung tercapainya targetmu.

12. Satu realita pahit yang harus kamu terima: posisimu di dunia kerja bisa tergantikan kapan saja. Kamu perlu berjuang keras demi bisa memperjuangkannya

sebenarnya perusahaan tempatmu bekerja tidak benar-benar peduli padamu via www.businessinsider.com

Bekerja di usia 20-tahunan ini juga membuka matamu bahwa, kamu, yang sekarang sedang berjuang menjadi karyawan atau pegawai, sebenarnya posisimu bisa tergantikan kapan saja. Serta merta kamu baru saja menyadari bahwa kamu harus mampu berjuang lebih giat dan gigih lagi supaya kamu mampu bersaing di dunia pekerjaan yang bisa terbilang tidak mudah untuk ditaklukkan ini.

13. Ilmu di dunia kuliah pun tak terpakai semua. Kamu harus belajar dari pengalaman langsung di dunia kerja

ternyata tidak semua ilmu perkuliahan berguna bagi pekerjaan via www.lovetwenty.com

Setelah kamu menyelesaikan bangku perkuliahan dan mencecap dunia pekerjaan, kamu akan memahami bahwa ternyata tidak semua ilmu yang kamu pelajari di bangku perkuliahan akan berguna seutuhnya bagi pekerjaanmu. Bahkan, bisa jadi lahan pekerjaanmu sama sekali berbeda dengan jurusan yang kamu ambil sewaktu berkuliah. Dengan begini kamu baru menyadari, bahwa sebenarnya masih banyak hal penting lain yang bisa kamu kerjakan di sela-sela kesibukan kuliahmu demi mengasah skill serta kemampuan lain yang bisa menunjang karier.

14. Membandingkan pencapaian diri dengan pencapaian orang lain jadi makanan sehari-hari. Tapi akhirnya kamu sadar kalau setiap orang punya jalan hidup sendiri

kamu selalu ingin membandingkan diri dengan orang lain via imgarcade.com

Pepatah ‘Rumput Tetangga Selalu Terlihat Lebih Hijau’ mungkin pas buatmu yang sedang berada di usia 20 tahunan. Pencapaian teman seperjuangan seringkali menjadi tolak ukurmu untuk meraih kesuksesan. Berapa besar gajinya, sebergengsi apa tempat bekerja teman-teman, atau bahkan apakah mereka sudah siap melangkah ke jenjang yang lebih serius bersama pasangan seringkali menjadi acuan pembanding yang kamu ciptakan.

Hidup ini bukan suatu perlombaan, tetapi hidup adalah perjuangan. Daripada sibuk membandingkan kesuksesan teman dengan pencapaianmu, lebih bijaksana jika kamu merasa terpacu dengan kesuksesan temanmu dan tetap bangga akan hasil pencapaian diri sendiri.

15. Banyaknya tanggung jawab baru yang tersemat di bahumu membuatmu kian merasa dewasa. Walau masih muda kini bukan lagi saatnya hura-hura

terkadang kamu merasa tua dan memiliki beban yang berat via rebloggy.com

Baru menginjak usia kedua puluh tahunan yang seringkali disebut dengan berkepala dua, membuatmu menyadari bahwa banyak beban tanggungjawab di luaran sana yang menunggu untuk dipikul. Bahkan, kamu sudah merasa tua karena dihadapkan dengan usia yang sudah kepala dua, belum lagi kesibukan pekerjaan, dan jarangnya waktu nongkrong serta bersenang-senang.

Karena berlabel ‘dewasa’ kamupun dituntut untuk selalu melakukan dan mengambil segala keputusan yang tepat dari setiap segala permasalahan hidup yang kamu temui. Mau tidak mau kamu harus sebijaksana mungkin dalam bersikap dan melangkah. Karena sekarang kamu berdiri di atas kaki sendiri, salah langkah maka kamu sendirilah yang akan terjerembap.

16. Tapi kamu tak kehilangan gempita masa muda. Hobi dan kegemaran baru masih menggoda untuk terus kamu coba

di usia ini adalah waktunya kamu untuk mencoba ragam hal baru via awesomesauce.forumatic.com

Walaupun merasa tua dan dianggap dewasa, justru di usiamu yang sekarang ini adalah tergolong usia yang tepat untuk mencoba segala rupa hal baru. Selain bergonta-ganti pekerjaan demi mencari pekerjaan yang paling nyaman. Di usiamu yang sekarang ini juga kamu sudah memiliki kemandirian secara finansial, inilah kesempatanmu untuk menggunakan uang yang kamu miliki untuk travelling dan menapaki bumi sejauh mungkin.

Hal ini mampu membuka matamu bahwa betapa luas dan kayanya dunia, tidak sepicik dan sesempit yang selama ini orang-orang kira. Selain itu, di usia yang masih tergolong muda ini kamu juga masih memiliki badan yang sehat dan bugar yang mampu diajak untuk bepergian jauh. Jadi, kenapa tidak menikmati dunia dan mencoba hal baru di umurmu yang ke20tahunan ini?

17. Semua tantangan yang dihadapi membuka mata. Hidup memang tidak sesederhana bisa bangun siang-makan enak- dan nonton serial seharian. Hidupmu berjalan, kamu pun harus terus berjuang

tidak ada jalan pintas menuju kesuksesan via rebloggy.com

Lewat segala macam pelajaran yang bisa kamu petik di usia 20an ini, akhirnya kamu dapat menarik kesimpulan bahwa tidak ada jalan pintas untuk meraih kesuksesan. Kesuksesan masing-masing orang bergantung dari seberapa keras orang itu mau berusaha. Seberapa banyak dia bisa terbangun dari kegagalannya dalam proses meraih mimpi.

Jadi, apakah di usiamu yang ke20an sekarang ini, kamu sudah bisa memaknainya dan memetik pelajaran berharga?

Artikel ini diadaptasi dari laman lifehack.org, lama aslinya bisa kamu lihat di sini