Setiap manusia yang terlahir di dunia, masing-masing memiliki keistimewaan dan keunikannya sendiri. Selain kelebihan, kita pun pasti punya kekurangan yang menjadikan kita “sempurna” sebagai seorang manusia. Ya, manusia memang sudah selayaknya punya kekurangan dan kelebihan yang berbeda-beda.

Sayangnya, banyak orang yang memaknai hal ini dengan berbeda. Bukannya menerima diri sendiri, mereka justru melupakan jati diri demi terlihat sempurna di depan orang lain. Tapi, bukankah selalu berusaha menjadi sempurna adalah hal yang sia-sia? Alih-alih bahagia dengan diri sendiri, kita justru akan semakin tersiksa? Apa adanya diri kita, bukankah setiap manusia sebenarnya terlahir istimewa?

Hobi membaca bisa jadi membuatmu dijuluki kutu buku. Tapi, buat apa berubah jika kebiasaan itu menjadikanmu kaya wawasan dan ilmu

Baca buku ini dan itu via blog.anytimefitness.com

Kamu yang memang sedari dulu hobi membaca seringkali mendapat sebutan kutu buku dari teman-teman sekelasmu. Karena kamu tak segan membawa dan membaca buku di sela-sela waktu luangmu. Memang rasanya tak nyaman jika ada orang yang mencibir karena kamu terlihat berbeda dengan orang kebanyakan. Dianggap tak pintar bergaul hingga dipanggil dengan sapaan “cupu”.

Meski kegemaranmu berbeda dengan kebanyakan orang lainnya, bukan berarti kamu harus mengubahnya ‘kan? Toh dengan membaca kamu bisa mendapat banyak manfaat. Selain pikiranmu semakin terbuka, wawasanmu pun sudah pasti semakin luas. Hobi membaca membuatmu sahih jadi manusia yang “kaya”. Perkara prestasimu pun sudah pasti tak perlu diragukan lagi.

Tak ada salahnya gemar berkhayal dan bermimpi. Toh kesukaan berimajinasi mungkin akan mengantarkanmu pada pencapaian yang tinggi

Advertisement

Bermimpi dan bercita-cita tinggi via pixgood.com

Di banyak waktu di hari-harimu, kamu sering berkhayal dan memimpikan suatu cita-cita yang besar. Namun tak jarang saat kamu mengutarakannya pada orang lain, mereka akan menertawakanmu. Mimpi dan cita-citamu dianggap terlalu muluk-muluk dan tidak realistis. Bisa jadi kamu akan terpengaruh dan memilih melupakan hal-hal yang oleh sebagian orang dianggap mustahil.

Namun, janganlah buru-buru termakan oleh omongan mereka, karena kamu sebenarnya justru punya visi dan pandangan masa depan yang tak sama dengan orang kebanyakan. Tinggal tambahkan banyak tekad dan usaha untuk mewujudkannya, kamu akan sama suksesnya seperti Walt Disney maupun Steve Jobs yang juga mengawali cita-citanya dari sebuah mimpi.

Sikapmu yang lebih banyak merenung dan berpikir bukanlah kekurangan, karena kamu jadi lebih berhati-hati setiap membuat keputusan

Memikirkannya dulu via antenna.jp

Saat semua orang terburu-buru dan menyelesaikan tugas demi deadline. Kamu memilih untuk diam dan merenung. Mungkin orang lain boleh berpikir kamu lambat, kurang efisien, dan terlalu berhati-hati.

Namun, sebenarnya kamu sedang merenungkan cara terbaik untuk menyelesaikan tugas tersebut. Hal itu menandakan bahwa kamu tak buru-buru menyelesaikan tugas dengan asal-asalan. Tak perlu berkecil hati karena ini merupakan suatu kelebihan yang berbeda dengan orang lain.

Orang yang mudah menangis bukan berarti lemah hatinya. Mereka justru punya empati yang tinggi dan cenderung perasa

Mudah menangis via prmagazine.info

Saat seseorang punya rasa empati yang tinggi, itu artinya mereka punya kelebihan untuk dapat ikut merasakan segala gejolak perasaan dari sudut pandang orang lain. Mungkin orang lain menganggap kamu orang yang cengeng dan mudah terbawa perasaan. Namun, sebenarnya kamu istimewa karena kamu berani membiarkan perasaanmu tersentuh oleh hal-hal yang indah dan bermakna.

Sebagai orang yang mau memberi tanpa mengharap imbalan, kebaikan hatimu tak perlu lagi diragukan

Suka membantu via samuelkee.com

Saat kamu memberikan sesuatu terhadap orang lain namun tidak mengharap imbalan apapun atas kebaikanmu, terkadang orang lain menilai kamu bodoh lantaran tidak dapat memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan.

Padahal, sikap ini justru menandakan bahwa kamu memiliki kebaikan hati yang tak perlu diragukan, karena kamu dapat dengan tulus membantu orang lain tanpa mengharap imbalan. Tak perlu kamu berpikir untuk mengubah sikapmu karena meyakini bahwa setiap kebaikan akan berbuah kebaikan pula bukanlah hal yang keliru.

Kamu bukannya pemalu, tapi lebih banyak mendengar daripada bicara membuatmu mendapat berbagai pengetahuan baru

Pendengar yang baik via beritabeurita.blogspot.com

Mungkin orang lain seringkali menilai kamu sebagai orang yang pendiam, pemalu, atau membosankan. Apapun yang orang pikirkan tentangmu tak perlu terlalu dihiraukan karena mereka tak memahami dirimu. Sikapmu yang lebih banyak diam dan selalu memilih menjadi pendengar justru menandakan kamu mempunyai sesuatu yang istimewa dalam dirimu.

Saat orang lain berlomba-lomba membuka mulut, kamupun memilih tak banyak bicara dan lebih banyak mendengarkan. Ini artinya kamu adalah orang lebih suka menyimak dan mengambil pelajaran dari apa yang orang lain sampaikan. Tak heran lantaran kebiasaanmu yang lebih suka mendengar membuatmu punya banyak pengetahuan baru.

Kamu mungkin akan dianggap aneh jika lebih suka melakukan berbagai aktivitas sendiri. Tapi bukankah sikap ini menandakan bahwa kamu orang yang mandiri?

Nonton sendirian? Siapa takut via vivabem.band.uol.com.br

Jika kamu adalah orang yang tak segan pergi makan sendirian, nonton sendirian, atau berlibur sendirian, kamu termasuk orang yang sangat mandiri. Bisa saja orang lain akan memandangmu sebagai seorang penyendiri dan anti-sosial. Padahal, kamu adalah seorang pemberani yang percaya diri dan nyaman dengan dirimu sendiri. Kamu merasa tak perlu banyak diperhatikan dan ditemani orang lain. Dan hal ini jelas menandakan kekuatan mentalmu yang berbeda jika dibandingkan dengan orang lain.

Abaikan jika orang menganggapmu menyebalkan lantaran terlalu banyak bertanya. Perilakumu tak harus diubah karena sebaik-baik manusia adalah mereka ingin tahu segala hal di dunia

Banyak tanya via twitter.com

Orang yang istimewa sepertimu, memang terkenal dengan keingintahuannya yang tinggi dan selalu ingin belajar untuk memahami berbagai hal. Mungkin orang lain akan menganggap sikapmu yang banyak tanya itu mengganggu dan menjengkelkan.

Tapi sebenarnya kamu tak pernah asal tanya, kamu bertanya karena memang kamu ingin tahu akan hal itu. Keingintahuanmu untuk memahami segala hal di dunia ini membawamu pada berbagai pertanyaan yang sering kamu lontarkan pada orang lain. Hal ini baik karena tak banyak orang yang kritis dan ingin banyak belajar sepertimu.

Masing-masing dari kamu adalah pribadi istimewa yang tak harus berubah lantaran ingin dianggap baik oleh orang lain. Beberapa sifat yang kamu miliki memang terkadang dianggap buruk oleh orang lain. Namun, jika kamu masih bisa melihat sisi positif dari dirimu, tak perlu ragu untuk menjadi dirimu yang sesungguhnya.