Sebagai manusia, kita terlahir sebagai kertas putih tanpa label apa-apa. Jadi apa kita kelak, tergantung pada apa yang kita inginkan. Semua orang pasti memiliki imajinasi dan cita-cita. Tapi bagaimana ujung dari cita-cita tersebut kadang tak sesuai dengan imajinasi awal dalam kepala.

Ketika kegagalan menyapa, sering kita bertanya-tanya: “Apa yang salah?” “Apa yang kurang dari usaha kita?” Dan kenapa bisa gagal? Bahkan mungkin kamu merasa dunia ini tidak adil, karena kamu sudah mengusahakan segalanya sementara ada yang tak berjuang sekeras kamu tapi hidupnya mulus-mulus saja.

Tapi setiap kegagalan ada alasannya. Hal-hal di bawah ini mungkin salah satunya.

1. Idemu memang cemerlang, tapi kamu masih susah menerima saran. Lebih suka mencari pembenaran daripada menjadikan kritik bahan renungan

Terima kritik via lifehacker.com

 Jangan-jangan, ada yang selama ini luput kamu lihat padahal jelas di depan sana?

2. Kamu terlalu takut mengambil risiko. Jadi sebenarnya, usaha yang kamu lakukan baru sekadarnya, belum sepenuhnya

Advertisement

Jangan takut pada kesalahan via toxic-bullets-quotes.tumblr.com

Kamu punya mimpi. Kamu tahu bahwa mimpimu itu besar sekali. Kamu juga tahu bahwa perlu usaha yang besar untuk bisa meraih mimpimu. Tapi kamu selalu takut dibayangi kegagalan. Kamu ngeri membayangkan sebesar apa kehilangan yang akan kamu alami jika kamu mengalami kedatangan. Karena itulah, kamu terlalu takut untuk mengambil risiko. Saat kamu melalui sebuah usaha dan gagal, kamu merasa itulah yang paling maksimal yang bisa kamu lakukan. Di sini kamu merasa sudah melakukan segalanya, padahal baru sekadarnya, karena kamu selalu berpikir mustahil untuk berusaha lebih keras lagi dan berisiko kehilangan lebih banyak lagi.

3. Kamu kurang belajar dari pengalaman, dan sering mengulang kesalahan-kesalahan yang sama

Tapi pelajaran harus diambil dari setiap kegagalan via www.tumblr.com

Kamu tahu bahwa mimpi membutuhkan usaha. Dan setiap usaha pasti ada risikonya. Kamu juga lebih dari paham bahwa kegagalan adalah hal yang biasa, dan dari sana kamu selalu bisa bangkit untuk berusaha lebih keras lagi. Tapi apakah kamu sudah belajar dari kegagalan-kegagalan yang kamu alami? Ataukah kamu menganggap bahwa yang penting tidak putus asa dan mau berusaha lagi? Setiap kegagalan menyimpan sedikitnya satu pelajaran. Itulah yang harus kamu ketahui, agar ke depannya tidak mengulang kesahalan yang sama dan menemui kegagalan yang sama,

4. Kamu tidak memberi waktu yang cukup untuk usahamu menunjukkan hasilnya. Padahal usaha butuh proses yang kadang kali lama

Bersabarlah sedikit lagi via theeternalcat.tumblr.com

Ketika melakukan sebuah usaha, tentunya kamu tidak bisa mengharapkan hasil yang instan. Ada proses panjang yang harus kamu lalui untuk mendapatkan keberhasilan. Proses inilah yang seringnya membuat kamu bosan dan akhirnya menyerah. Jika kamu mencoba, tapi usahamu tak segera menampakan hasilnya, kamu akan dengan mudah putus asa dan mencoba hal lain. Padahal mungkin saja, jika kamu mau lebih bersabar sedikit saja, kamu akan mendapatkan apa yang kamu harapkan.

5. Barangkali kamu menginginkan banyak hal di saat yang bersamaan. Satu-satu dulu, supaya usahamu fokus dan maksimal

Terlalu banyak yang kamu inginkan via girllostinthecity.com

Kita sebagai manusia memang sering tidak pernah merasa puas. Kita meminta dan menginginkan ini, itu, dan banyak hal. Kamu mungkin punya sejuta mimpi, itu hal yang wajar. Tapi menginginkan dan mengejar banyak hal di waktu yang bersamaan hanya akan membuat usahamu tidak maksimal. Konsentrasimu terpecah dan tidak pernah fokus untuk satu tujuan. Satu-satu dulu. Setelah satu mimpi terpenuhi, baru coba meraih mimpi yang lain. Karena tidak selamanya kamu bisa sekali mendayung dua-tiga pulau terlampaui. Ada kalanya kamu harus memutar untuk menuju pulau yang lain.

6. Selama ini kamu berjuang sendiri? Cobalah untuk berinteraksi dengan orang lain, siapa tahu dengan kerja sama, mimpimu bisa tercapai

Kerja sama dengan orang lain via natdivine23.blogspot.co.id

Dalam dunia usaha, link atau networking adalah hal yang sangat penting untuk keberhasilan. Tanpa link dan networking, kamu akan berdiri sendirian di tengah-tengah arus dan tidak tahu akan ke mana. Berusaha sendiri mungkin lebih menyenangkan, karena kamu bisa memutuskan segalanya sendirian. Tapi bila kamu menemukan orang lain yang memiliki impian sama denganmu, dan kalian bisa meraih mimpi itu bersama-sama, mengapa tidak dicoba? Mungkin akan lebih mudah jika usaha dilakukan bersama-sama.

7. Jauh dalam dirimu, kamu sendiri sebenarnya ragu pada mimpimu atau kemampuanmu. Itulah yang membuatmu tak maju-maju

Jika kamu yakin, usahamu akan sepenuh hati via www.tumblr.com

Banyak hal yang mempengaruhi kegagalan. Salah satunya adalah rasa tidak percaya diri yang besar. Saat ini, coba tanyakan kepada dirimu sendiri. Apakah kamu merasa mimpimu cukup realistis untuk diraih, dan apakah kamu merasa punya kemampuan untuk meraihnya, entah bagaimanapun caranya? Jika dalam dirimu sendiri kamu merasa tidak percaya, kamu juga akan melakukan usaha yang setengah-setengah. Karena itulah, langkahmu tidak pernah bertambah.

8. Atau mungkin sebenarnya kamu memang berada di tempat yang salah. Kesempatan dan lingkungan sangat berpengaruh pada kebehasilanmu

Lingkungan kurang mendukung via weheartit.com

Terkadang yang membuat usahamu selalu gagal adalah tidak adanya dukungan yang bisa diandalkan. Entah itu dukungan dari orang-orang terdekat, kesempatan, ataupun lingkungan sekitar. Kamu ingin menjadi seorang pengusaha sukses di bidang teknologi, tetapi kamu hidup di daerah yang tidak melek teknologi. Jika hal-hal semacam ini terjadi, kamu punya dua pilihan. Pertama, mengganti mimpimu menjadi hal yang lebih relevan. Kedua, kamu berpindah ke lokasi lain, mencari kesempatan dan lingkungan yang lebih mendukung, barangkali mimpimu akan menuai keberhasilan.

9. Kamu merasa bahwa kegagalan adalah final. Padahal lihat saja, kakimu ‘kan sekarang masih berjalan?

beginilah pendakian kesuksesan via undressedskeleton.tumblr.com

Mudah putus asa adalah musuh utama dari keberhasilan. Rasa mudah putus asa ini membuatmu berpikir bahwa satu kegagalan adalah hasil yang final. Dan karenanya, kamu enggan untuk berusaha lagi. Ibaratnya kue, kamu hanya mencicipi sepotong dan merasakan tidak enak, lalu kamu mundur. Padahal bisa saja, bagian yang kamu cicipi itu adalah bagian yang kebetulan gosong dan pahit. Ada bagian lain dari kue yang bisa kamu nikmati. Jika kamu berusaha lebih keras lagi, mungkin hasil yang manis akan kamu rasakan tak lama lagi.

Banyak orang sukses di dunia yang mengalami jatuh bangunnya sebuah usaha sebelum menjadi sukses seperti sekarang. Kita-kita sebagai orang biasa ini, apa lagi yang bisa kita lakukan selain berusaha setengah mati? Karena memang tidak ada kesuksesan yang jatuh dari langit ataupun keberhasilan yang instan. Dan jatuh bangun adalah proses yang harus kita lewati untuk mencapainya.