Bagi para pencari kerja khususnya para fresh graduate, perkara memilih pekerjaan seringkali membuat mereka bimbang. Soal pekerjaan seperti apa yang cocok untuk mereka dan perusahaan mana yang sebaiknya dipilih jelas tak bisa diputuskan begitu saja. Selain itu, besar kemungkinan mereka masih menganut kepercayaan bahwa bekerja di perusahaan ternama akan lebih menjanjikan. Gaji tinggi, fasilitas yang memadai, hingga prestige atau rasa bangga yang akan muncul ketika bisa bekerja di perusahaan besar.

Padahal, kesempatan untuk bekerja di perusahaan besar juga tak bisa didapat dengan mudah. Rangkaian seleksi yang ketat dengan sekian kualifikasi yang harus kamu penuhi pun sudah menanti. Persentase kegagalan atau kemungkinan untuk diterima juga bisa jadi sama besarnya.

Nah, ketika perusahaan-perusahaan besar belum memberimu kesempatan, bukankah tak ada salahnya memilih bekerja di perusahaan kecil yang menyambutmu dengan tangan terbuka? Kamu tak harus berkecil hati, karena berbagai hal-hal baik justru akan kamu temui. Nggak percaya? Ini lho hal-hal yang akan membuat matamu terbuka.

1. Bekerja di perusahaan kecil mungkin tak memberimu banyak materi dan keuntungan. Tapi dari sanalah kamu akan mendapatkan sebaik-baiknya pengalaman

Mendapatkan pekerjaan impian tak seindah harapan yang diinginkan via redalertpolitics.com

Jangan terlampau bermimpi muluk untuk bisa langsung diterima di perusahaan besar. Perusahaan kecil memang tak menawarkan gaji serta fasilitas mentereng seperti perusahaan besar, namun perusahaan yang lebih kecil akan membukakan jalan . Di sanalah kamu akan mendapatkan banyak pengalaman yang kelak akan berguna untuk menuju ke jenjang yang lebih besar.

Advertisement

Lagipula, bukankah banyak perusahaan besar yang mensyaratkan karyawannya untuk memiliki pengalaman kerja? Jika kamu melihat-lihat persyaratan yang tersebar dalam iklan lowongan kerja, kamu pasti sudah tak asing lagi dengan syarat seperti berikut:

1-2 tahun pengalaman kerja di bidang yang sama, fresh graduate dipersilakan melamar

Jika kamu ada di posisi pewawancara, manakah yang akan yang akan menarik perhatianmu? Mereka yang sudah memiliki pengalaman, atau mereka para fresh graduate yang baru lulus sebulan lalu? Tanpa perlu jadi HRD kamu-pun sudah bisa menjawab pertanyaan seperti itu.

Lagipula, kamu toh masih punya kesempatan diterima di perusahaan mapan kok kalau kamu ambil tawaran kerja di perusahaan yang notabene lebih kecil. Dalam 1-3 tahun, skillmu sudah teruji dan kamu akan dicatat sebagai pelamar kerja yang sudah berpengalaman.

2. Perusahaan yang belum punya nama adalah tempat dimana mentalmu akan ditempa. Kamu terbiasa melakoni beberapa pekerjaan sekaligus yang justru menjadikan skill dan wawasanmu semakin kaya

Dituntut untuk multitasking via snews.com.au

Sistem manajemen yang belum sempurna tak jarang membuat kamu mesti kerja lembur tanpa barus mendapat uang tambahan. Sebagai contoh kamu adalah seorang marketing, namun selain memasarkan produk, kamu juga harus menulis laporan, menghitung transaksi jual-beli, menyusun strategi promosi, serta menjawab pertanyaan dan keluhan dari pelanggan. Namun dengan banyaknya pekerjaan seperti itu bukankah kamu akan lebih banyak menyerap ilmu dan pengalaman?

Kamu akan lebih bisa menjadi manusia yang tahan banting, dan mengerti sekali medan pekerjaan yang sedang kamu hadapi saat ini. Oleh karena itu, kamu akan terbiasa luwes dan nggak akan gugup jika menghadapi kesulitan. Jika nantinya kamu berencana mendaftar di perusahaan lain yang lebih besar, paling tidak kamu akan siap menghadapi tantangan yang jauh lebih sulit lagi.

3. Bekerja tanpa mentor dan tim yang memadai menjadikanmu lebih gigih dan terlatih kerja mandiri

jadi pekerja yang lebih mandiri via innovation.asu.edu

Perusahaan kecil biasanya dijalankan dalam kondisi yang serba terbatas. Selain manajemen kerja dan fasilitas yang minim, jumlah karyawan atau pegawainya pun masih sangat sedikit. Setiap divisi hanya diisi satu atau dua orang pegawai saja dan belum ada struktur kepegawaian yang bisa dijadikan acuan.

Akibatnya, seringkali kamu merasa bingung karena tak tahu harus bertanya pada siapa ketika menuntaskan tugas-tugasmu. Tak ada mentor yang membimbing atau mengawasi kinerjamu. Atasan hanya butuh tahu bahwa pekerjaan sudah kamu selesaikan.

Tapi meski sering mengeluh, bukankah kondisi ini justru membuatmu belajar banyak hal? Selain terdidik lebih mandiri, rasa tanggung jawab yang kamu miliki pun tak perlu diragukan lagi. Kamu menjadi lebih aktif mencari informasi agar bisa menyelesaikan pekerjaanmu sendiri. Entah mencari lewat internet atau bertanya pada teman dari perusahaan lain. Meski tanpa pengawasan yang ketat, kamu pun tetap bertanggung jawab menuntaskan tugas-tugasmu sendiri.

4. Perusahaan kecil bukannya tidak punya nama. Mereka hanya sedang merintis usaha dan kelak entah akan jadi sebesar apa

Kamu tak pernah tahu perusahaan kamu akan berkembang seperti apa via squarespace.com

Jika kamu totalitas dalam menjalani pekerjaanmu saat ini, kamu pasti sudah sangat mengerti bahwa perusahaan akan maju seberapa cepat dan akan tumbuh seberapa besar? Sebagai orang pertama kamulah salah satu orang yang mengambil andil dalam kemajuannya. Kamu akan bisa menorehkan sejarah sebagai motor penggerak utama, sekaligus perintis dari perusahaan tempatmu bekerja tersebut.

Berbeda dengan mereka yang bekerja di perusahaan besar yang sudah mengerti tugasnya masing-masing, di perusahaan kecil kamu akan dituntut untuk berpikir lebih keras dan bersama-sama terlibat dalam membangun perusahaan tempat kamu bekerja. Kamu akan menjadi orang yang membantu membuat kebijakan perusahaan agar bisa menuju ke arah yang lebih baik. Secara tak langsung, kamu akan terlatih memiliki jiwa kepemimpinan dan keahlian yang tak banyak dimiliki orang lain.

5. Mencari pekerjaan bukan perkara gampang. Menerima kesempatan yang datang jelas lebih baik daripada menunggu pekerjaan impian dalam ketidakpastian

Jangan menunggu via www.aei.org

Kesempatan tak datang dua kali dan menolak pekerjaan yang menghampiri bisa jadi membuatmu merugi. Ya, tak ada salahnya mengambil kesempatan bekerja di perusahaan kecil, daripada harus menunggu kesempatan bekerja di perusahaan besar yang tak kunjung datang.

Bukan perkara materi dan fasilitas yang harus selalu dijadikan patokan, tapi kamu hanya harus memanfaatkan waktumu dengan sebaik-baiknya. Selepas menyandang gelar sarjana, bukankah lebih baik segera bekerja? Sambil mengupgrade kemampuan dirimu di perusahaan kecil, kamu bisa sekaligus mempersiapkan diri untuk menjajal melamar di perusahaan besar yang jadi impianmu.

Perkara memilih segera bekerja di perusahaan kecil atau menunggu tawaran bekerja di perusahaan besar datang, semua tergantung pada keputusanmu. Tapi bagi kamu yang saat ini bekerja di perusahaan kecil, tak perlu berkecil hati. Justru seharusnya kamu lebih bisa bersyukur dan bangga dengan pilihanmu saat ini.