Kalau biasanya orang-orang mendaftar beasiswa luar negeri ke Eropa dan Amerika, kamu boleh nih sedikit berbeda. Coba deh daftar beasiswa di Timur Tengah. Pendidikan di area Timur Tengah nggak kalah hebatnya kok dengan negara-negara Barat. Apalagi, negara-negara Timur Tengah yang makmur — seperti Arab Saudi dan Qatar — sangat peduli pada pengembangan kualitas pendidikan mereka.

Jangan salah, kamu nggak hanya bisa belajar soal agama. Jurusan Sains, Teknologi, dan Sosial juga ada.

Beasiswa yang tersedia termasuk lengkap kok, yaitu untuk S1, S2, dan S3. Nah, di artikel ini, Hipwee sudah siapkan 6 yang terbaik di antaranya. Yuk lihat apa saja!

1. Mau beasiswa di bidang sains dan teknologi? Ada KAUST Fellowship dari Arab Saudi buat kamu yang mau meneruskan pendidikan S2 dan S3.

mau seperti mereka gak? ;D via www.kaust.edu.sa

Setiap tahunnya, KAUST Fellowship membuka kesempatan buat kamu yang ingin meneruskan pendidikan ke jenjang S2 dan S3. Beasiswa ini diberikan oleh King Abdullah University of Science and Technology (KAUST), Arab Saudi.

Advertisement

Beasiswa ini diberikan full. Artinya, semua biaya kuliah dan biaya hidup selama kamu kuliah di sana akan ditanggung oleh beasiswa. Kalau kamu mau apply nih, kamu harus memenuhi persyaratan seperti iBT TOEFL dengan skor minimum 79, atau IELTS dengan skor 6.0. Meski nggak wajib, ada baiknya kamu juga memasukkan nilai tes GRE umum (semacam tes kemampuan dasar untuk mereka yang mau meneruskan sekolah setelah sarjana) kamu.

Hayo, siapa yang nggak mau ke Arab Saudi? Siapa tahu bisa sekalian umroh. Cek lebih lanjut syarat-syaratnya di sini! ;D

2. Ada juga nih beasiswa S2 dan S3 dari King Fahd University of Petroleum and Minerals (KFUPM), salah satu kampus terbaik di Arab Saudi.

ini universitasnya via duniatimteng.com

Masih ada pilihan lainnya nih buat kamu yang ingin kuliah di Arab Saudi. King Fahd University of Petroleum and Minerals (KFUPM) menyediakan beasiswa buat kamu yang ingin melanjutkan program S2 dan S3. Salah satu kampus terbaik di Arab Saudi ini memberikan uang saku, asrama, tiket pulang pergi ke Indonesia setiap tahun saat liburan semester genap, buku, dan asuransi kesehatan.

Beberapa persyaratannya yaitu untuk IPK minimal 3,00 dengan skala 4,00, dan skor IELTS minimal 6 untuk S2 dan 6,5 untuk jenjang S3. Info lengkapnya lagi, silakan cek di sini ya.

3. Siapa yang gak mau ke negara super modern seperti Uni Emirat Arab? Sekalian aja yuk ikut beasiswa penelitian doktor S3-mu melalui Al Qasimi Foundation s Doctoral Research Grants.

yuk ikutan yuk via www.alqasimifoundation.com

Negara Timur Tengah mana yang era kemajuannya sedang dalam masa puncak-puncaknya kalau bukan Uni Emrat Arab (UEA)? Buat kamu yang ingin mendapat bantuan dana dalam menyelesaikan disertasi doktor S3, kamu bisa nih mengikuti program beasiswa penelitian. Tenang kok, beasiswa dari Al Qasimi Foundation ini nggak memandang bulu apapun jurusanmu.

Kamu akan dibiayai mulai dari penelitian lapangan di UEA, tiket pulang, akomodasi selama 12 bulan, uang saku biaya hidup, dan macam-macam kebutuhan penelitian lainnya.

Untuk mengikutinya, universitas yang menjadi tempat menimba ilmu S3-mu ini harus merupakan salah satu kampus terakreditasi dengan prestasi akademi yang baik. Skor TOEFL-pun menjadi penilaiannya, yakni dengan skor TOEFL minimum 600 atau IELTS 6.5.

Lumayan kan biaya penelitian disertasimu ditanggung, eh bisa keliling UEA juga. ;D

4. Untuk yang S1 nih, kamu bisa apply ke Qatar University nih sesuai program yang kamu pilih.

Qatar University via www.itp.net

Kalau kamu lagi mau menempuh S1 atau punya kerabat yang ingin menempuh pendidikan S1 di Timur Tengah, Qatar University salah satu pilihannya. Tersedia beasiswa untuk membiayai perkuliahan, asrama, biaya transportasi, dan tiket pesawat tahunan kalau kamu mau pulang kampung.

Sama seperti beasiswa lainnya, Qatar University juga mensyaratkan skor IELTS. Namun patokannya cukup rendah, di angka 5,5 saja. Coba deh lihat di sini karena ada macam-macam tipe beasiswa dari Qatar University yang bisa kamu lamar. Semangat ikut ujian IETLS-nya ya!

5. Tak hanya dari negara-negara tersebut saja, kamu juga bisa mengambil kesempatan beasiswa dari Kementerian Agama.

para penerima beasiswa kementerian agama via news.metrotvnews.com

Beasiswa Timur Tengah nggak hanya diberikan sama pemerintah negara sana, yayasan, atau universitasnya kok. Pemerintah Indonesia juga menyediakannya melalui Kementerian Agama. Beberapa negara tujuan beasiswa yaitu Mesir, Sudan, dan Maroko.

Bedanya dengan program beasiswa lainnya, Kementerian Agama mengadakan materi ujian tulis dan lisan yang keduanya menggunakan bahasa Arab. Untuk informasi selanjutnya, kamu bisa lihat di sini.

6. Bukan Timur Tengah sih, tapi dekat dengannya. Makanya, gak salah Turki menjadi sasaranmu untuk apply ke sana.

turkiye scholarships via www.youthop.com

Timur Tengah bukannya cuma Arab sama Afrika ya?

Iya sih, tapi kalo lo tinggal di Turki, ‘kan bisa juga sekalian main ke Timteng. Budayanya juga banyak miripnya~

Yang mau bernuansa Timur Tengah tapi ada unsur Eropanya, boleh lho apply ke negara Turki. Di negara ini, terdapat beberapa beasiswa salah satunya Turkiye Scholarships dari pemerintahnya. Di sana tersedia beasiswa untuk S1, S2, dan S3, di mana mereka menanggung seluruh biaya kuliah, akomodasi, tiket pulang-pergi ke Turki, asuransi kesehatan, dan kursus bahasa Turki selama satu tahun sebelum perkuliahan dimulai. Menarik banget, ‘kan? Yuk cek segera persyaratan lebih lanjutnya. Klik aja tautan di atas!

Nah, kalau kamu serius ingin melamar beasiswa, persiapkanlah persyaratan yang diperlukan dari sekarang. Perluas bahasa asingmu dengan mengikuti kursus atau berlatih sendiri melalui film dan musik. Pertahankan IPK-mu dan coba kontak dosen, siapa tahu kamu bisa membantu proyek-proyek mereka. Saat mau mendaftar beasiswa, kamu tak perlu bingung lagi deh harus meminta surat rekomendasi ke siapa.

Selamat mencoba, kalau udah sukses jangan lupa sama Hipwee ya! 😉