“Bro, gue galau nih”
“Galau kenapa bro?”
“Gue bingung harus milih antara kuliah apa kerja?”
“Ah, sama bro. Gue juga nih”

Kebingungan dan kegalauan memang sering datang di usia kita sekarang. Wajar kok jika kamu merasakannya. Karena memang di umur ini banyak keputusan besar yang harus diambil. Banyak hal krusial yang mesti kamu pertimbangkan baik-baik.

Waktu rasa bimbang sedang datang, pernah nggak sih kamu berharap tahu apa yang harus dilakukan? Memutuskan memang nggak pernah gampang. Karena itu kali ini Hipwee sengaja mengumpulkan  cara yang bisa membantumu menghalau kebimbangan.

1. Tanyakan ke dirimu sendiri, “Tujuan apa yang paling ingin aku tuju? Apa yang harus kulakukan untuk itu?”

Apa yang harus aku lakukan untuk itu? via app.deathtothestockphoto.com

Kamu pasti punya impian yang ingin kamu raih.Mau kamu bawa kemana tujuan hidupmu. Nah, diantara pilihan-pilihan tersebut, pasti ada yang mengarah ke hal besar yang paling ingin kamu capai. Jika sudah mengetahui apa tujuan besar yang menurutmu layak dicapai, fokuskan tenagamu ke situ.

2. Catat skala prioritas di 2 tabel berbeda. Hal yang kamu INGINKAN dan yang kamu BUTUHKAN

Advertisement

Pisahkan mana yang kamu butuh dan mana yang kamu perlukan via writingnotebooks.tumblr.com

Saat dihadapkan dengan banyak sekali hal yang kita inginkan kita sering kehilangan track soal mana yang sekadar mau. Dan mana yang memang perlu.

Agar keyakinanmu bertambah, buat list prioritas di 2 tabel berbeda. Satu tabel memuat hal yang memang benar kamu butuhkan. Satunya lagi tabel soal hal yang kamu inginkan. Kemudian coret hal-hal yang kamu inginkan semata. Padahal tidak benar-benar membutuhkannya.

3. “Menurut Bapak sama Ibu gimana?” Pendapat mereka juga bisa jadi angin segar

Masukan dari orang terdekat bisa sangat membantu via onceuponawifelife.blogspot.com

Jika memang kamu masih bimbang dalam penentuan sebuah keputusan, bertanya pada orang-orang terdekat bisa jadi salah satu masukan yang membantu. Mereka adalah orang-orang yang sudah mengenalmu lama. Mereka juga sudah tau apa saja yang kamu inginkan dan apa saja yang kamu takuti. Masukan dari mereka cocok untuk kamu jadikan bahan pertimbangan.

Bisa jadi dari teman yang sedari dulu tau ceritamu. Mereka pasti mau kok membantu. Atau juga dari orangtua yang sedari dulu menginginkan yang terbaik untukmu. Dijamin mereka bisa meringankan beban pikiranmu dalam menentukan jalan.

4. Bikin notifikasi pembeda bingung dan panik di otakmu. Kamu mesti tenang dalam menganalisa pilihanmu

Tenang. Jangan panik dulu via id.pinterest.com

Cobalah menilik lagi hal-hal yang sudah kamu lakukan, barang kali kebingunganmu hanya sebatas karena kepanikan. Mungkin hal yang kamu bingungkan sudah pernah terjadi di masa lalu. Pilihan-pilihan yang ada juga bisa jadi pernah kamu dengar dari cerita orang-orang disekitarmu. Hanya saja saat itu kamu panik karena khawatir akan hasil yang mungkin terjadi.

Sebaiknya kamu tenangkan pikiranmu dulu. Cobalah untuk merenung dan menghayati lagi hal-hal yang pernah terjadi. Bukankah pengalaman adalah guru terbaik?

5. Pelan-pelan. Satu-satu. Tidak semua keinginan bisa langsung kamu wujudkan saat itu

Pelan-pelan. Satu-satu via app.deathtothestockphoto.com

Hal ini yang kadang suka dilupakan orang. Kita ini hanya manusia biasa yang punya banyak batasan. Tak mungkin bagi kita untuk memilih semua hal yang ada di dunia. Mau pilihan A atau pilihan B, salah satu pasti harus ada yang dikorbankan. Kita tak perlu memaksakan diri untuk bisa mengambil keduanya.

Banyak kasus dimana ketamakan dan keinginan untuk memiliki semua malah berkibat fatal dengan gagalnya kedua pilihan. Nah, kamu gak mau kan gagal mendapatkan apa-apa dari pilihan yang sudah ada?

6. Ini klise tapi banyak benarnya. Putuskan, lalu ikhlaskan. Biarkan Dia menunjukkan jalan

Biarkan dia yang menunjukkan jalan via app.deathtothestockphoto.com

Karena memang hasil adalah hal yang paling mudah untuk dinilai, jadi wajar saja jika kamu memikirkannya dengan serius. Tapi yang perlu kamu sadari adalah kamu tidak bisa mengatur semua hal. Semua yang kamu pilih akan punya konsekuensi masing-masing dengan orientasi hasil yang berbeda pula.

Apapun nanti hasilnya, pilih dan jalani saja apa yang kamu percaya. Kadang kamu cuman kurang percaya diri dan ragu karena memang terlalu serius memikirkan hasil. Untuk itu kamu perlu untuk merelakan saja apapun hasilnya dan mulailah percaya dengan pilihan yang akan kamu ambil nanti.

Nah, itu tadi beberapa tips yang bisa kamu terapkan saat kamu merasakan kebingungan dalam memilih. Yang juga harus kamu ingat adalah kamu juga harus menyerahkan semuanya kepada Tuhan. Kan Ia sang maha pengatur segalanya. Semoga hal-hal tersebut bisa membantu ya. Jangan galau lagi dalam memilih untuk masa depanmu!