Kendala utama para calon wiraswasta adalah modal. Apalagi kamu yang notabene adalah seorang mahasiswa yang masih mengandalkan orangtua, mendapatkan modal usaha membutuhkan tenaga serta waktu yang tidak sedikit. Mungkin kamu yang orangtuanya mampu, bisa dengan mudah berbicara kepada mereka bahwa kamu membutuhkan modal untuk membuka usahamu. Tak jarang bahkan orangtua akan mendukung keputusanmu itu.

Namun bagi kamu yang orangtuanya pas-pasan, mendapat modal usaha bagai mimpi disiang bolong. Sehingga mau tak mua kamu harus berpikir ekstra keras untuk sesegera meungkin mendapatkan modal, maupun pinjaman agar ide-ide di kepalamu yang begitu cemerlang dapat segera direalisasikan. Dalam artikel ini Hipwee ingin membahas beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan modal usaha tambahan.

Ketika menerima kiriman bulan, sisihkan beberapa rupiah kedalam tabungan terpisah. Pilih juga tabungan yang tingkat potongannya rendah

Ketika kamu akhirnya mendapat uang kiriman dari orangtua, sisihkanlah 10%-20% untuk ditempatkan kedalam tabungan terpisah. Pilihlah tabungan yang potongannya kecil, atau jika memungkinkan, pilih tabungan yang tak membebankan potongan bulanan kepada para nasabahnya. Saat ini,  BI telah memberi instruksi kepada bank-bank untuk meluncurkan produk bernama TabunganKu. Jadi mau buka rekening TabunganKu di bank mana aja bisa, dan corak buku tabungan antara bank satu dan bank lainnya juga sama: motif batik dengan warna cokelat muda. Para nasabah akan mendapatkan keuntungan sebagai berikut:

  • Bebas biaya administrasi bulanan
  • Setoran awal pembukaan rekening minimum Rp 20.000
  • Setoran tunai selanjutnya minimum sebesar Rp 10.000
  • Mendapatkan suku bunga sesuai dengan penempatan saldo tabungan

Jika masih tak mampu disiplin, kamu bisa memanfaatkan fasilitas autodebet agar secara otomatis uangmu terpotong ke rekening tabunganmu. Dan pastikan agar rekening transaksi dan rekening tabunganmu berada dalam satu bank yang sama, untuk menghindari biaya yang mungkin akan dibebankan ketika kamu melakukan autodebet.

Rangkul teman maupun kerabatmu agar mau menanam saham. Hanya saja pastikan pembagian saham kalian jelas sejak awal

Advertisement

Ajak sahabat maupun kerabat untuk menanam saham via awiguna.wordpress.com

Berkongsi dengan teman kampus yang uang sakunya banyak, atau pinjem duit dari orangtuamu (baca: pinjem, bukan minta) juga bisa dijadikan alternatif untuk menambah modal usaha. Sebaiknya sebelum merangkul temanmu menjadi investor, komunikasikan segala hal tentang usaha, termasuk dividen di awal perjanjian. Kalau perlu, buatlah surat perjanjian resmi yang ditandatangani diatas materai.

Meski sesama teman, bukan tidak mungkin jika salah satu dari kalian akhirnya menjadi pembelot. Oleh karenanya, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, sebaiknya buatlah perjanjian yang jelas sejak awal kalian berkongsi. Sebagai bahan pengetahuan tentang berapa persen pembagian saham, link berikut ini mungkin bisa membantu.

Tuangkan ide dan wujudkan mimpimu menjadi entrepreneur dengan mengikuti kontes kewirausahaan

Kontes kewirausahaan via andimattuju.com

Kontes kewirausahaan yang sering diadakan di kampus-kampus di Indonesia adalah salah satu ajang untuk menumbuhkan bibit-bibit wirausaha di kalangan anak muda, khususnya para mahasiswa. Bentuk hadiahnya-pun bermacam-macam, mulai dari uang modal usaha, hingga bimbingan serta pelatihan gratis untuk mewujudkan ide usaha yang telah kamu buat.

Tak usah berkecil hati jika akhirnya kamu belum beruntung, toh kamu tetap bisa memetik pelajaran dan pengalaman berharga dari kontes kewirausahaaan tersebut. selain itu, secara tak langsung kamu akan mengenal para kontestan lain, sehingga networkingmu juga akan semakin luas.

Selain menambah ilmu serta pengalaman, ikut proyek dosen juga bisa menambah tabungan

Hayo, ngaku siapa yang pernah kecipratan proyek dosen? via www.radioaustralia.net.au

Sudah banyak fakta di lapangan bahwa mengikuti proyek dosen adalah sesuatu yang amat sangat menggiurkan. Selain ilmu, pengalaman, serta pengetahuan baru, kamu juga berkesempatan kecipratan reseki yang lumayan. Nah, sedikit rezeki ini bisa kamu manfaatkan untuk menambah modal usahamu. Selain menyimpannya di bank, kamu juga bisa menggunakan uangmu tersebut untuk usaha kecil-kecilan, seperti dropshipper misalnya.

Ubah hobi yang tadinya menguras kantong menjadi sesuatu yang menghasilkan

Jadikan hobi sebagai ladang uang via wanilhamp.blogspot.com

Mungkin kamu adalah pribadi yang amat sangat mencintai dunia fotografi, atau kamu adalah seorang penggemar otomotif, dan selama ini kamu telah banyak menghabiskan uang dari hobimu tersebut. Mulai sekarang, belajarlah menghasilkan uang dari hobi yang kamu tekuni. Dari sekedar hobi fotografi, kamu dapat menjadi fotografer freelance. Begitu pula dari hobi-hobi yang lain.

Godaan untuk menghamburkan uang memang tak dapat dihindari. Pacu dirimu untuk lebih berhemat dengan bantuan aplikasi

Aplikasi untuk mengatur keuangan via www.wired.com

Hemat, adalah sebuah kata yang hanya teridiri dari lima huruf, namun amat sulit untuk dilakukan, khususnya bagi kamu yang masih berstatus mahasiswa. Mungkin otakmu mengatakan “mumpung masih muda”, tak ada salahnya untuk bersenang-senang.

Smartphone canggih, tablet, dan kamera DSLR memang terlihat amat sangat keren, dan kekinian. Apalagi teman-teman dikampusmu sudah semakin banyak yang menggunakan gadget baru. Padahal kamu sudah memiliki laptop, smartphone dan kamera saku. Namun rasanya hal tersebut belumlah cukup untuk memenuhi hasrat dan keinginanmu. Jika memang tak bisa berhemat, install aplikasi money manager di ponselmu. Pilihlah aplikasi yang sederhana, dan yang paling sesuai denganmu. Tak perlu menginstall-aplikasi yang menghadirkan diagram-diagram rumit.

Jika kamu tak sabar untuk memulai berbisnis, carilah ide bisnis dropshipping yang tak membutuhkan modal sama sekali

Bisnis dropshipping bahkan tak memrelukan modal sama sekali via twitter.com

Saat ini banyak sekali supplier yang menawarkan bisnis dropshipping. Dropshipping memungkinakanmu untuk menjual barang dagangan, tanpa harus membeli barang dari supplier. Kamu cukup memanfaatkan forum jual beli maupun laman Facebook untuk mulai berdagang. Pasang foto, pajang harga, dan kamu tinggal terima uang dari pembeli. Setelahnya, kamu tinggal menghubungi pihak supplier untuk mengirimkan barang dagangan ke customer yang telah memesan, dan mentransfer uang kepada mereka. Beres.

Jangan remehkan kekuatan sedekah. Konon, berbagi rejeki bisa membuat berkah makin melimpah 

Jangan lupa bersedekah via smt-associates.com

Meski semua saran sudah kamu lakukan, jangan lupa menyisihkan uangmu untuk bersedekah. Tak perlu banyak-banyak, cukup 10% saja. Sisanya baru kamu tabung dan gunakan untuk memenuhi kebutuhan harianmu. Sedekah atau charity merupakan kegiatan yang ada di setiap ajaran hidup setiap agama.

Contoh orang sukses yang rajin bersedekah adalah Bill Gates. Ia rela menggelontorkan milyaran dollar demi membuka yayasan amal bernama Bill & Melinda Gates Foundation yang mengkhususkan diri dalam bidang pendidikan dan kemanusiaan. Lagipula, bukankah dengan bersedekah, Tuhan akan membalas sedekah kita berlipat-lipat?

Itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan modal untuk memulai usahamu. Yang mesti diperhatikan adalah usahakan agar kamu selalu konsisten dengan apa yang kamu lakukan. Sebesar apapun modalmu, jika kamu tak sungguh-sungguh menjalankan usaha, maka semuanya hanya akan berakhir sia-sia.