Membiarkan hidup mengalir sesuai kehendak Tuhan dan tak membiarkan pikiran negatif merajai adalah salah satu esensi hidup yang wajib diyakini. Berbuat kebaikan di manapun dan kapanpun juga membuat hidup yang cuma sekali ini akan lebih berarti.

Tak bisa dipungkiri, bahagia itu bukan melulu berarti materi. Kadang, hidup jauh terasa jauh lebih layak untuk dijalani jika hari-harimu diisi kebaikan-kebaikan kecil ini…

Mengucap syukur di pagi hari itu menenangkan. Bukankah bisa bangun dan melanjutkan hidup adalah sebuah kebahagiaan?

bangun tidur, positive thinking! via stylecaster.com

Katanya, dengan mulai bersyukur dan berpikir positif sejak terbangun di pagi hari itu bisa membuat segala kegiatan kita lancar seharian. Setelah bangun tidur, tak ada salahnya kamu mengucap kalimat-kalimat syukur yang ampuh menenangkanmu. Bisa bangun dan melanjutkan hidup tentu jadi kebahagiaan tersendiri.

Senyum akan membuatmu awet muda. Senyum itu pula yang akan menularkan kebahagiaan untuk orang lain di luar sana.

smile 🙂 via sheknows.com

Advertisement

“Dia itu baik banget lho orangnya, murah senyum dan ramah gitu.”

Adakah yang lebih membuatmu bahagia selain komentar yang demikian positifnya dari orang lain yang bahkan baru mengenalmu? So, masih enggan untuk tersenyum ketika bertemu orang lain?

Kebahagiaan orang tua adalah yang utama. Awali hari dengan mengobrol santai atau memberi pelukan pada mereka.

telepon mama papa biar didoakan via yourtango.com

Kebahagiaan kedua orang tua memang layak dijadikan yang utama. Selain itu, restu dari mereka pula yang sepatutnya mengiringi langkahmu dalam menjalani aktivitas sehari-harinya. Pastikan agar kamu selalu meluangkan waktu untuk mereka, sekadar mengobrol santai lewat telepon atau memberikan pelukan hangat setiap harinya.

Tak peduli seberapa lelahnya tubuhmu, berikan tempat duduk pada mereka yang lebih lemah daripada kamu.

yuk mulai jadi orang yang solider via ci.newark.nj.ud

Kamu tentu tak mau ‘kan jadi anak muda yang tak punya belas kasihan? Melakukan kebaikan kecil di angkutan umum juga bisa menambah tabungan pahalamu, sekaligus membuat hatimu lebih bahagia. Tak usah khawatir, lelahmu akan berbuah manis jika kebaikan yang kamu lakukan.

Dengan berjalan kaki berarti kamu melakukan kebaikan pada alam dan dirimu sendiri.

jalan kaki bikin sehat badan dan linkungan via eksenamanila.com

Meski sederhana dan mudah saja dilakukan, berapa banyak dari kita yang mau beraktivitas dengan berjalan kaki? Padahal dengan berjalan kaki, berarti kamu mengurangi polusi udara dari asap kendaraanmu. Ditambah lagi, tindakan kecil ini juga membawa dampak positif bagi tubuhmu sendiri.

Berhenti merutuki apa yang tak sesuai kehendak saat di jalan, gunakan energimu untuk membantu mereka yang membutuhkan.

daripada jengkel, mending jadi pahlawan via pinterest.com

Terus ngomel dan menggerutu itu tak pernah berdampak baik bagi diri kita maupun orang lain. Salah satunya saat kamu sibuk merutuki segala hal yang tak sesuai kehendakmu saat di jalanan. Bukankah lebih baik energimu itu dimanfaatkan untuk membantu mereka yang membutuhkan. Membantu menyeberangkan anak-anak atau nenek tua misalnya.

Buanglah sampah pada tempatnya. Hal sederhana penambah pahala ini sekaligus bukti kepedulian terhadap sesama.

buanglah sampah pada tempatnya! via liputanislam.com

Masih ingat slogan “buanglah sampah pada tempatnya”? Tempatnya mana? Ya, pastilah tempat sampah. Saking sederhananya, hal ini justru sering kali diabaikan. Padahal, kebaikan kecil macam ini akan membantu banyak orang, khususnya mereka yang bekerja membersihkan dan mengumpulkan sampah.

Kamu mungkin tak seberapa membutuhkan apa yang mereka jual. Tapi dengan membeli dagangan mereka, berarti kamu sudah mengulurkan bantuan.

beli koran nggak bikin rugi via indrahadiwijaya.com

Membantu orang lain bisa dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya saat melihat anak-anak kecil yang harus berjualan koran di jalanan, kamu merelakan recehanmu untuk membeli dagangan mereka. Ya, sepele memang. Tapi tahukah kamu bahwa apa yang kamu lakukan bisa jadi sangat berarti bagi mereka?

Jangan terlalu perhitungan pada teman. Sesekali mentraktir mereka justru akan membuat hatimu senang.

sesekali menyenangkan teman ah via heartandchurch.org

“Cuy, makan bakso, yuk! Kemarin katanya loe pengen bakso, gue traktir deh!”

“Alhamdulilah, kebetulan lagi bokek nih. Yuk!”

Teman atau sahabat adalah bagian penting dalam hidupmu. Jangan terlalu perhitungan dengan mereka, dan sesekali mentraktir juga tak ada salahnya. Toh kebaikan kecil yang kamu berikan akan berbuah kebaikan bagi dirimu sendiri pula.

Jangan abaikan recehanmu. Kadang, kepingan 500 rupiah itu membawa kehidupan bagi mereka yang butuh uluran tangan.

sedia recehan sebelum hujan! via refinedguy.com

Kamu mungkin masih sering perhitungan perkara memberi pada mereka yang membutuhkan, pengemis dan pengamen misalnya. Sementara tanpa disadari, sebenarnya sedikit yang kamu punya bisa jadi sumber penghidupan bagi mereka. Masak sih keberataan kalau mengeluarkan satu keping 500-an saja?

Lakukan hal kecil yang berarti. Mengumpulkan sampah adalah bukti kepedulianmu pada hidup anak cucu nanti.

sampah plastik, rejeki buat yang lain via eco-preneur.tunashijau.org

Jangan dulu buang botol bekas air mineral atau snack-mu, ya. Kumpulkan dan sumbangkan ke bank sampah terdekat atau mereka yang membutuhkan. Sederhana ‘kan? Tapi tahukah kamu seberapa berartinya kebaikan kecil yang kamu berikan?

Periksa lemarimu sejenak dan sisihkan baju yang sudah jarang dipakai. Di luar sana, banyak orang yang menantikan pemberianmu.

bongkar lemari, beramal lah! via noticias.eltimpo.es

Karena kamu tambah tinggi dan dewasa, tentunya pakaian-pakaian yang sudah tak terpakai banyak dong, ya? Nah, mending sumbangkan saja ke acara-acara bakti sosial atau panti asuhan. Jangan sampai lemarimu membludak karena kamu pelit dan tak mau berbagi.

Jangan hanya merindukan pacar, tumbuhkan rasa rindumu pada jajan pasar yang di jual nenek renta yang masih gigih bekerja.

jajanan pasar lebih murah dan enak kok via infopublik.com

Ternyata, masih banyak jajanan pasar yang harganya 500 rupiah di pasar, lho! Nggak percaya? Coba aja sesekali ke pasar tradisional buat jajan jajanan pasar ini. Dan biasanya, yang menjual jajanan itu adalah nenek-nenek renta yang ternyata masih giat bekerja di usia senja.

Pemberian tak akan dihitung dari jumlahnya, tapi ikhlas atau tidaknya.

beramal, beramal via hijahahlusunnah.wordpress.com

Yang penting ikhlas, yang penting ridha. Seikhlasnya saja…

Berhenti mencibir kawanmu yang masih sendiri. Jangan biarkan dia merutuki nasib dan tenggelam dalam sepi.

menyenangkan teman yang jomblo via qbaya.com

Daripada mengejek temanmu yang masih jomblo, mending nyenengin dia dengan mengajak jalan-jalan atau menonton film bersama. Toh malam Minggu tak melulu harus dihabiskan dengan pasangan jika ada teman-teman yang layak diajak bersenang-senang.

Sebarkan kebaikan lewat media sosial, please berhenti mengunggah hal-hal galau yang tak membawa manfaat.

jangan melulu status galau via zodiaker.blogspot.com

Please, berhenti menebar kesedihan atau kegalauan di media sosial! Kasihan yang lain jadi ketularan.

Jangan abai pada pasanganmu sendiri. Berikan yang terbaik pada dia yang kamu sayangi.

menyenangkan pasanganmu yuk via borrowedandblue.com

“Sayang, ini aku masakin oseng-oseng tempe kesukaan kamu. Selamat makan siang ya…”

“Makasih sayang…”

Dia yang selama ini ada di sisimu tentu berhak mendapat versi terbaik dirimu. Jangan enggan atau gengsi berbuat kebaikan, buat dia merasa beruntung karena memilikimu di sisinya.

Tak usah membayar mahal di salon dan spa, kamu justru menggunakan jasa tukang pijit tua yang pastinya lebih butuh bantuanmu.

daripada capek-capek ke spa via brilio.net

Coba deh susuri jalanan di kotamu, pasti ada saja tukang pijit tua yang menjajakan jasa pijitnya saat malam hari. Manfaatkan jasa mereka sesekali sebagai pengganti salon dan spa yang tarifnya jauh lebih mahal.

Kembali sampaikan rasa syukurmu saat malam hari. Semoga esok kamu bisa bangun dan melakukan kebaikan-kebaikan lagi.

bersyukur sebagai penutup harimu via thedailymethod.com

Bersyukur dan bersyukur, mulai dari pagi hingga petang jangan sampai hatimu tertutup untuk sekedar mengucap syukur atas karunia dan kebahagiaan yang seharian kamu dapatkan.

Nah, gimana? Tergerak untuk melakukan kebaikan-kebaikan kecil seperti dalam artikel ini juga? Selamat mencoba, ya!