Aktor Inggris yang namanya tengah bersinar di jagat hiburan Hollywood, – Eddie Redmayne, tertangkap kamera tengah menumpang kereta umum di London. Sungguh pemandangan yang membuat kagum para fans setianya. Dengan kekayaan yang dia punya dan nama besarnya di kancah perfilman dunia, menjadi hal yang sangat mengagumkan manakala Eddie lebih memilih menumpang kereta umum ketimbang menumpang mobil yang disetiri oleh sopir pribadi.

Tak hanya itu meski sudah berhasil meraih Oscar dan sejumlah penghargaan bergengsi lainnya, Eddie tetap berupaya memperlakukan semua proyek filmnya selayaknya itu film pertamanya. Totalitasnya dalam setiap film nggak main-main, tak heran ia selalu tampil prima di setiap film yang dibintanginya. Aktor yang baru saja merilis film terbarunya, spin-off dari serial populer Harry Potter yaitu The Fantastic Beast and Where to Find Them, ini tetap selalu rendah hati.  

Bisa saja punya sopir pribadi atau naik taksi, Eddie selalu memilih tube atau kereta bawah tanah untuk berkeliling kota asalnya London

Alat transportasi utama Eddie di London via londonpress.org

Eddie Redmayne, aktor yang berhasil meraih Oscar, penghargaan BAFTA, dan peraih Golden Globe kedapatan tengah menikmati perjalanan di kereta umum sembari membaca koran. Pria berkebangsaan Inggris ini santai saja menumpang kereta umum tanpa penjagaan dan asisten pribadi. Bukan karena mobilnya sedang mogok atau tak ingin terjebak kemacetan di jalan, naik tube memang pilihan transportasi utama Eddie kalau sedang ada di kota asalnya London.

Bahkan sudah jadi rahasia umum diantara penggemar fanatiknya, bahwa peluang terbesarmu untuk bertemu langsung dengan aktor tampan ini tidak lain dan tidak bukan adalah di dalam kereta. Bahkan jalur yang sering dipakai Eddie pun sudah banyak diketahui yakni Circle Line. Jika kebetulan kamu sedang berada di London, sering-sering deh patroli jalur kereta ini. Siapa tahu beruntung bisa ketemu Eddie Redmayne. Tapi ingat, tetap sopan ya jangan anarkis.

Jika ada yang berpikir kebiasaan bersahaja itu bertahan karena mungkin masa lalunya sulit, itu salah besar. Mantan teman sekelas Pangeran William ini memang rendah hati, meski sudah kaya dari lahir

Advertisement

Satu sekolah dengan anggota kerajaan via britsunited.blogspot.co.id

Selain jadi aktor paling populer dan dicari seluruh industri perfilman dunia, Eddie yang dibandrol jutaan Dollar per film ini sebenarnya juga berasal dari keluarga berada. Meski tak banyak yang diketahui selain bahwa orangtuanya pebisnis, tampaknya bisnis keluarganya ini pasti sangat sukses atau paling tidak memberi mereka status sosial tinggi. Bagaimana tidak, Eddie adalah teman satu kelas Pangeran William di Eton College, sekolah paling prestius dan eksklusif di Inggris. Sekolah ini khusus untuk kalangan elit Inggris yang seragam sehari-harinya pakai jas penguin bak bangsawan Inggris zaman dulu.

Dengan latar belakangnya tersebut, hebatnya Eddie nggak risih untuk tetap berkendaraan umum. Tampaknya aktor satu ini memang tahu bagaimana menjalani hidup yang seimbang meski bergelimang harta dan kenyamanan. Seperti bagaimana ketika tersadar bahwa ia terlalu terikat dengan smartphone-nya, keputusan Eddie mengganti Iphone-nya dengan handphone jadul demi ‘live in the moment’ tanpa distraksi update-an email atau medsos. Prinsip hidup Eddie yang tidak mau begitu saja menikmati kenyamanan yang ada di hidupnya itu, patut ditiru. Biar sebagai manusia kita tak pernah lupa bersyukur.

Popularitas dan penghargaan tertinggi atas karyanya sebagai aktor, tak pernah membuatnya besar kepala ketika bekerja. Tiap film dianggapnya selayaknya film pertama

Totalitas penuh dalam riset untuk peran-perannya via dfiles.me

Sebelum memerankan fisikawan – Stephen Hawking dalam The Theory of Everything (2014) yang akhirnya membawanya meraih penghargaan tertinggi film Oscar, Eddie melakukan riset mendalam yang luar biasa. Dari tinggal sementara dengan keluarga Hawking, rajin mengunjungi pasien myotrophic lateral sclerosis yang diderita Hawking, sampai berdiskusi dengan para fisikawan supaya dapat memahami pemikiran mereka. Pun aktingnya sebagai transgender dalam film The Danish Girl (2015), begitu epik. Eddie selalu berakting dalam setiap filmnya, seolah itu adalah film pertamanya.

Meski begitu jika ditanya terkait segala pencapaian dan popularitasnya yang meroket akhir-akhir ini, dengan rendah hati Eddie selalu menjawab bahwa dia hanyalah orang beruntung yang mendapatkan proyek, skenario, dan staff yang terbaik. Karenanya dia selalu berusaha keras tidak menyia-nyiakan keberuntungannya tersebut.

Eddie sadar betul bahwa dia adalah orang yang beruntung. Sebagai bentuk rasa syukurnya, dia tak pernah lupa membantu mereka yang kurang beruntung. Terutama mereka dengan passion yang sama dengannya

Duta Into Film, membantu aktor-aktor muda yang hidup dalam ketidakpastian finansial via intofilm.org

Kekayaan dari lahir maupun popularitasnya akhir-akhir ini tak pernah membuat Eddie Redmayne angkuh apalagi lupa diri. Dilihat dari kebiasaan dan prinsip hidupnya, Eddie tampaknya paham betul pentingnya untuk selalu bersyukur atas semua yang dimiliki. Hidup di kota metropolitan London, dimana kesenjangan sosialnya tinggi, Eddie menyadari bahwa banyak anak-anak muda yang memiliki mimpi berkarya di dunia sinema seperti dia akhirnya menyerah karena tuntutan finansial. Eddie selalu terdorong ingin membantu aktor-aktor muda ini untuk bisa meraih mimpinya.

Baik memberi dukungan finansial langsung kepada mereka yang mengiriminya surat atau lewat organisasi non-profit Into Film, Eddie selalu siap membantu aktor-aktor muda di London yang sedang kesulitan. Eddie Redmayne jadi bukti kalau kekayaan dan prestasi nggak selamanya bikin seseorang jadi besar kepala. Justru sebaliknya, dia tetap hidup dengan bersahaja dan turut aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya