Setelah lulus kuliah, rasa lega luar biasa pasti akan menyelimuti hatimu. Menyanding gelar dibelakang nama, sudah pasti membahagiakan, apalagi didapat dengan perjuangan yang panjang dan mahal harganya. Seolah semua kerja keras selama di bangku kuliah terbayarkan.

Namun ternyata, sudah bergelar sarjana tidak lantas membuat langkahmu berhenti sampai disitu saja. Justru lebih banyak jalan yang harus kamu pilih dan kemudian kamu lalui. Bukannya berakhir, langkahmu malah baru saja dimulai. Apalagi kalau kamu dihadapkan pada tiga pilihan sekaligus, yakni antara langsung bekerja, meneruskan S2, atau malah menikah. Pertimbangkan hal-hal ini agar kelak tak menyesal dengan pilihanmu sendiri.

1. Bila setelah lulus S-1 kamu ingin langsung menikah, mungkin kamu harus belajar mengikhlaskan sebagian cita-cita

menikah dan mengikhlaskan impianmu via www.logancoleblog.com

Menikah memang baiknya disegerakan, apalagi mengingat usia yang memang sudah waktunya untuk membina rumah tangga. Lalu bagaimana dengan cita-citamu? Apa masih bisa tetap diwujudkan bahkan ketika kamu sudah menikah?

Bisa kok. Sangat bisa. Tapi tugas utamamu sudah beralih menjadi seorang istri, yang bisa dibilang tak mudah juga. Kalau pun masih ada cita-cita yang terpendam, bukan mustahil untuk diwujudkan, hanya saja mungkin waktu yang kamu butuhkan akan lebih lama dari mereka yang masih memilih sendiri. Atau ada konsekuensi baru sebagai istri yang harus kamu dahulukan terlebih dahulu. Itulah mengapa, ego setelah menikah harus sama-sama ditekan sedemikian rupa. Maka tak heran, jika ada sebagian cita-cita yang harus direlakan.

2. Namun menikah tak selalu menjadi pilihan yang salah. Setidaknya masalah yang datang kini bisa kamu hadapi berdua

Advertisement

tapi menikah pun patut diperhitungkan via www.logancoleblog.com

Meski ada sebagian cita-cita yang mungkin harus direlakan ketika sudah menikah, tapi bukan berarti ini adalah pilihan yang salah jika kamu ambil selepas lulus kuliah. Setidaknya ketika sudah memiliki pasangan sehidup semati, semua masalah kini tak lagi kamu hadapi sendiri. Ada dia yang selalu mendampingi.

Kamu tak lagi dibiarkan berjuang sendirian ketika masalah datang. Ada kepala lain yang bisa ikut memikirkan solusi. Ini bukan pilihan yang buruk juga ‘kan?

3. Sementara memilih melanjutkan S2 tentu menawarkan banyak kelebihan. Kamu jadi tahu apa yang harus dilakukan di masa depan

kejarlah ilmu setinggi-tingginya via picnewposts.blogspot.co.id

Melanjutkan studi S2 memang tidak mudah. Selain membutuhkan biaya yang tidak sedikit, kamu akan selalu digempur dengan banyaknya tugas. Tapi bukan berrti kamu tak mampu melaluinya, bukan? Toh selama 4 tahun kamu sudah bekerja keras menempuh pendidikan sarjana, dan melanjutkan pendidikan S2 bisa jadi pilihanmu selanjutnya.

Pun untuk mendapatkan karir yang baik lengkap gaji yang mumpuni akan lebih mudah kamu capai, karena melihat jenjang pendidikanmu yang lebih baik, jelas kamu memiliki wawasan lebih banyak. Pepatah pun mengatakan Kejarlah ilmu sampai ke negeri Cina , bukan? Ilmumu pun tidak akan pernah sia-sia, apalagi bila kamu bisa selalu membagikan dan juga mengaplikasikannya.

4. Pendidikan tinggi memang akan menunjang karir, sudahkah kamu memperhitungkan banyak hal lainnya?

dan pendidikan juga menunjang karir via www.huffingtonpost.com

Seperti yang sudah dituliskan diatas, pendidikan tinggi akan menunjang karirmu juga. Kamu akan mendapatkan posisi dan gaji yang cukup sepadan di tempatmu kerja nanti. Tak hanya mempelajari teori, di jenjang S2 kamu juga tahu cara untuk mempraktikkan teori-teori tersebut di lapangan.

Tapi, sebelum memutuskan untuk langsung melanjutkan S2 tanpa mencari pengalaman kerja dahulu, ada banyak hal yang perlu diperhitungkan. Seperti kondisi keuangan untuk melanjutkan studimu ke jenjang yang lebih tinggi dan umur juga patut diperhatikan karena biasanya perusahaan selalu mencari pekerja yang umurnya masih muda dan gesit dalam bekerja.

Semua pilihan memang ada di tanganmu. Tapi bukan berarti kamu bisa asal memilih tanpa memperhatikan dan juga memikirkan hal lain. Pikirkan masa-masak sebelum ambil langkah.

5. Bekerja dan meniti karir dari bawah memang tak mudah. Tapi langsung bekerja selepas wisuda, membuat langkahmu lebih terarah

tapi bekerja membuatmu lebih terarah via www.careergirldaily.com

Mungkin kamu adalah salah satu yang mengeluhkan susahnya mendapatkan pekerjaan yang baik dan sesuai dengan jurusan yang selama ini kamu tekuni. Sekalipun sesuai, kadang tidak berasal dari perusahaan ternama dan gaji tidak sesuai harapan.

Tapi apa salahnya memulai semua dari nol?. Memang gaji yang kamu peroleh pun belum seberapa, tapi dengan memilih langsung bekerja akan membuat tujuan hidupmu lebih terarah. Setidaknya pengalaman langsung terjun ke dunia kerja bisa kamu rasakan. Keahlianmu juga semakin hari akan semakin meningkat, seiring dengan pengalaman yang kamu dapatkan.

Jika kamu gigih dan pantang menyerah dalam bekerja, tidak menutup kemungkinan kalau kelak kamu pun akan diperhitungkan untuk jabatan yang lebih tinggi di perusahaanmu bekerja saat ini. Semua, tinggal bagaimana cara kamu menjalaninya.

6. Pada akhirnya setiap pilihan yang akan kamu ambil, memiliki untung dan ruginya sendiri. Semua perlu kegigihan untuk bisa kamu jalani

apapun yang kamu pilih perlu kegigihan via debut.careers

Memilih langsung bekerja, melanjutkan jenjang pendidikan S2, atau mungkin langsung menikah setelah lulus kuliah punya keuntungan dan kerugian, serta konsekuensi yang nantinya harus kamu jalani. Masalah berhasil atau tidaknya, semua tergantung bagaimana kamu menjalaninya.

Sama-sama dituntut tangguh dan bertanggung jawab dengan pilihanmu. Dan dalam setiap pilihan yang kamu ambil, selalu ada satu atau bahkan beberapa hal yang mesti kamu korbankan.

Setelah perayaan wisuda, bukan berarti perjalananmu selesai sudah. Pilihan demi pilihan akan selalu bermunculan setelahnya. Namun, apapun pilihanmu, jalan mana pun yang kamu tuju, mantapkan keyakinanmu dari sekarang.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya