Apa yang kamu ragukan dalam dirimu? Setelah sekian banyak perjuangan mencoba melewati kegagalan? Akankah kamu akan bertekuk lutut jika semua usahamu dicela, dikucilkan dan dianggap sebagai orang yang tak mampu? Sewaktu kecil, ilmu paling sederhana yang diberikan kepada kita adalah kesabaran, merawat amarah jadi hal yang membangun dirimu. Bukan kah kita punya kesempatan untuk bersabar dan membangun semuanya dalam pikiran? Semua punya kesempatan untuk berhasil.

Perkara dikucilkan hanya sebongkah batu kecil, tak ada yang akan menghalangimu untuk terus berbuat. Yakini bahwa yang datang bukanlah hambatan, melainkan ujian untuk membuatmu jadi lebih baik. Sayang sekali, banyak orang dikucilkan bahkan di-bully, hasilnya mereka kehilangan kepercayaan diri. Mau kah kalian kehilangan jati diri dan hancur perlahan karena dikucilkan? Baiknya lawan semua itu dengan kelembutan sikap sabar.

1. Dikucilkan karena berbeda? Bukankah setiap orang sejatinya berbeda? Sebab perbedaan itu yang membuat siapapun termasuk kamu istimewa

Setiap manusia punya keistimewaan, termasuk kamu via pixabay.com

2. Tak perlu larut dengan pertanyaan “kejanggalan apa yang ada dalam diriku?” karena yang patut dipertanyakan itu mereka yang menyudutkanmu

Hanya karena berbeda bukan berarti manusia satu dan lainnya jadi bermusuhan… via pixabay.com

3. Ketika merasa sendirian, harusnya kamu berpikir bahwa manusia tak akan pernah tercipta untuk kesepian. Kamu hanya perlu bersabar sebentar lagi

Tak akan ada kesendirian, semua pasti memiliki teman. Tunggu saja dengan sabar… via pixabay.com

4. Saat seluruh pendapatmu diacuhkan, semua sikap disalahkan. Cukup sabar dan doakan supaya mereka segera dibukakan pintu hatinya

Advertisement

Sabar bukan diam, kamu harus cari cara lain dengan berpikir tanpa amarah… via pixabay.com

5. Saat kamu diberlakukan tak adil, tak perlu marah kalau itu hanya menambah masalah. Percaya saja apa yang mereka tanam sekarang pasti dituai nantinya

Meredam amarah… via pixabay.com

6. Kalaupun kamu gagal, bukannya karena dirimu bodoh seperti kata mereka. Bukankah untuk sukses butuh proses? Dan setiap orang punya proses yang berbeda

Kamu bisa menyerap ilmu lebih tenang dalam kesabaran, berjuang… via pixabay.com

7. Dianggap miskin dan dibilang “nggak level”, padahal semua orang di dunia ini nyatanya tak punya apa-apa, bahkan waktu mereka sendiri pun fana

Bersabar, kesuskesan pun bukan melulu perkara harta via pixabay.com

8. Kadang kekalahan yang membuatmu dikucilkan. Tapi buat apa mengeluhkan apa yang sudah terjadi? Perbaiki diri saja, agar bisa membayar kekalahan

Jangan mengeluh terus menerus, kesabaran bukan mengeluh tapi merangkai rencana membuktikan kamu bisa survive… via pixabay.com

9. Seberapa pun kamu dikucilkan, akan selalu ada kabar bahagianya, bahwa setiap orang yang berhasil dalam berjuang pasti bergelut dengan kesabaran

Setiap yang berjuang akan dihargai pada akhirnya, setiap yang dikucilkan akan istimewa jua… via pixabay.com

10. Kata orang, kesabaran hanya membuang waktu. Padahal kesabaran lah yang menghindarimu dari kemarahan yang menyesatkan

Jangan dengarkan kata negatif dari mereka, sabar lalu buktikan… via pexels.com

Memeluk diri sendiri dan mengunci diri di dalam kamar, tak akan menyelesaikan masalah. Keluar dari pelukan sendiri, raihlah apa yang bisa membuatmu bahagia. Dengan kesabaran dan pena di tangan seorang pejuang yang terluka parah bisa mengubah dunia. Pun apa yang terjadi dengan dirimu, dalam jeritan kesedihan semestinya ada kesabaran yang mengantarmu pada semangat untuk memulai kembali. Berkarya dalam kesabaran, sesungguhnya perjuangan, dan banyak sekali orang yang akan menghargai itu. Di luar sana masih banyak orang-orang baik sepertimu. Yakin!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya