Tak selamanya menjadi pendengar yang baik itu bermanfaat bagi dirimu. Sebaliknya, terkadang kita malah dituntut untuk tak mendengarkan perkataan orang lain. Khususnya jika perkataan mereka akan melemahkan dan mematahkan semangat kita untuk berhasil.

“Udah, jangan mimpi terlalu tinggi. Nanti kamu yang capek sendiri.”

“Yakin? Dia aja kemarin harus berkali-kali gagal lho baru bisa berhasil. Bukannya lebih baik cari kerjaan lain aja?”

“Kayaknya sulit, deh…”

Sayangnya, perkataan-perkataan seperti itu seringnya justru datang dari orang-orang terdekat kita. Entah itu sahabat, teman, bahkan orangtua kita. Mungkin maksudnya memang baik, supaya hidupmu jauh dari rasa kecewa dan kamu tak membuang-buang waktumu untuk hal yang “kemungkinan besar” akan gagal.

Namun jika kamu sudah punya keyakinan akan apa yang ingin kamu lakukan, tak perlu ambil pusing mengenai perkataan-perkataan yang melemahkan ini. Justru jadikan itu cambuk penyemangat demi membuktikan bahwa selama ini mereka menganggapmu salah.

Orang-orang sukses di bawah ini, contohnya, bisa berprestasi justru karena mereka “bukan pendengar yang baik”. Siapa sajakah mereka? Mari simak satu per satu kisahnya:

1. Resep ayam Colonel Sanders mendapat penolakan dari 1000 restoran. Ia baru diterima dan diajak bekerjasama oleh restoran yang ke-1008.

Advertisement

Sang Kolonel via www.katakiri.com

Siapa tak kenal restoran ayam yang terkenal dengan ikon orangtua berambut putih? Yap! Beliau adalah Harlan David “Colonel” Sanders yang merupakan pebisnis sukses sekaligus pendiri restoran waralaba ayam goreng bernama KFC. Resep ayam yang dibuat Colonel Sanders mendapat penolakan dari 1000 restoran. Baru di restoran ke-1008 lah resepnya bisa laku, dan akhirnya membuatnya berkesempatan mengembangkan usaha waralaba yang disebut KFC.

Seperti kita lihat sekarang ini, restoran ayam goreng dengan icon gambar sang pendiri yang berambut putih dan selalu mengenakan setelan jas senada menghiasi hampir di setiap sudut jalanan kota-kota besar di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

2. Tak lulus ujian masuk klub basket SMA-nya, dia disarankan untuk rajin belajar Matematika saja. Nama bocah remaja ini? Michael Jordan

sang legenda lapangan basket via thenetworth.net

Jordan pernah kehilangan kesempatan bergabung dengan team basket SMA karena tingginya yang dianggap tak memadai. Ia juga pernah gagal menjadi Player of The Year dari North Carolina High School. Gurunya pun menyarankan agar ia menekuni Matematika saja, supaya masa depannya cemerlang.

Namun alih-alih murung, Michael Jordan justru bangkit dan berlatih dengan amat keras sehingga berhasil mengantarkannya masuk kedalam klub basket.  Selang beberapa waktu berlalu, Jordan dapat membuktikan bahwa dia bisa menjadi pemain basket profesional dan menjadi salah satu pria paling kaya di Amerika.

3. Dianggap tak bisa berbahasa Inggris dengan baik, Rudyard Kipling justru berhasil meraih Nobel di bidang sastra

Rudyard Kipling via www.telegraph.co.uk

Rudyard Kipling adalah seorang penulis cerita pendek, puisi, dan novel. Untuk kamu yang belum pernah mendengar namanya, mungkin kamu pernah mendengar salah satu karyanya yang terkenal: The Jungle Book.

Ia adalah seorang Inggris yang lahir di India, ketika Inggris masih berkuasa di sana. Keluarga Kipling kemudian pindah ke Inggris dan Kipling pun melanjutkan pendidikan di sana. Pada suatu hari, editor San Fransisco Examiner memberi tahu dirinya, bahwa Kipling nampaknya tak berkompeten karena tak bisa berbahasa Inggris dengan baik. Namun pendapat sang editor ternyata salah besar. Pada tahun 1907 Rudyard Kipling justru dianugerahi Nobel di bidang Sastra!

4. Pernah mendapat nilai C dalam pelajaran Musik sampai dipecat pada penampilan perdananya, Elvis kini dikenang sebagai salah satu penyanyi tersukses yang pernah ada.

Si pria perlente via www.ohmymag.com

“Ambisi adalah mimpi yang dipasangi motor mesin tenaga kuda.”

– Elvis Presley –

Anak laki-laki ini hanya mendapatkan nilai C dalam mata pelajaran musik ketika dia duduk di bangku kelas 8 hingga gurunya mengatakan bahwa dia tak memiliki bakat dalam bermusik. Di hari berikutnya, si anak laki-laki membeli gitar-nya sendiri dan kemudian belajar memainkannya bersama dengan seorang tetangganya. Ia-pun kemudian sukses membuat lagu-nya sendiri dan berhasil menyanyi pada pertunjukkan perdananya.

Namun lagi-lagi, Manager Grand Ole Opry di Nashville, Tennessee, memecat remaja laki-laki itu sesudah penampilan perdananya sambil mengatakan “kamu tak akan berhasil, Nak. Kamu harus kembali menjadi sopir truk”. Nama penyanyi tersebut adalah Elvis Presley. Dengan dandanan perlente dan musikalitas yang oke, Elvis berhasil menunjukkan pada dunia bahwa ia dapat menjadi salah satu bintang Rock n’ Roll paling legendaris di Amerika.

5. Seorang staf majalah junior dipecat karena “idenya basi” dan “terlalu banyak mencoret-coret sambil melamun”. Nama staf tersebut adalah Walt Disney.

Walt Disney via www.telegraph.co.uk

Pada tahun 1919, Disney membuka perusahaan animasi-nya sendiri Lough-O-Gram Studio di Kansas City. Meski banyak masyarakat yang merasa terhibur dengan animasi animasi buatannya, Disney tak mampu mengelola keuangan, hingga mengharuskan perusahaannya tersebut gulung tikar. Ia kemudian pindah ke Hollywood, California. Dia dan adik laki-lakinya membangun perusahaan dengan nama Disney Brother’s Studio.

Dari tangannya jugalah ia berhasil menciptakan tokoh Mickey Mouse yang kita kenal hingga saat ini. Bahkan karena saking tingginya imajinasi Disney bersaudara, mereka membuat cerita-cerita dari negeri dongeng mereka menjadi kenyataan dengan membuka Disneyland. Disneyland tak hanya tempat bermain anak-anak, namun juga tempat bagi orang dewasa yang ingin merasakan bagaimana rasanya menjadi anak kecil- yang selalu penuh dengan pikiran-pikiran imajinatif.

“Imajinasi saya menciptakan realita.”

– Walt Disney

6. Tak punya pekerjaan, tak ada suami, dan harus mengantre jatah makan dari pemerintah setiap hari, J.K. Rowling membuktikan bahwa setelah terpuruk di bawah, jalan yang ada hanyalah ke atas.

J.K Rowling via www.businessinsider.com

“Penting untuk selalu mengingat bahwa masing-masing dari kita punya daya magis.”

– J. K Rowling

Setiap hari ia harus mengantre jatah makanan gratis dari pemerintah, dan tinggal di kompleks perumahan kumuh. Setiap hari pula ia pergi ke kedai kopi dan selalu hanya memesan secangkir espresso sambil menulis pada lembaran-lembaran kertas tisu dari pagi sampai sore hari. Pada tahun 1995 ia mencoba menawarkan naskahnya, namun ditolak oleh dua belas perusahaan penerbitan karena karyanya dianggap terlalu tebal, terlalu mistis, dan tak cocok dibaca oleh anak-anak pada masa itu.

Namun wanita ini tak putus asa, dia kemudian mencari penerbit-penerbit lain, hingga akhirnya setahun kemudian, naskahnya diterima oleh Bloomsbury, sebuah penerbit di London. Itulah awal kelahiran sebuah anak laki-laki bernama Harry Potter. Harry Potter terbukti berhasil mengantarkannya pada urutan ke-12 wanita paling kaya di Inggris. Dan Harry Potter menjadi salah satu nama paling terkenal yang bernilai 15 Milyar USD! Pastilah saat ini kamu sudah mengetahui siapa nama wanitanya. Tak salah lagi, beliau adalah Joanne Rowling — atau JK Rowling.

Seperti mereka, kamu juga punya pilihan untuk tak mendengarkan orang yang berusaha mematahkan semangatmu. Selama kamu punya konsep yang matang, yakinlah bahwa kamu akan berhasil menggapai mimpi dan cita-cita.