Awal tahun di kala semua orang bergembiraa dengan awal yang baik, aku duduk di sini mengulas kembali apa yang terjadi diakhir tahun. Ketika semua orang mengakhiri akhir tahun dengan canda tawa, pelukan dan ciuman orang-orang terkasih, aku di sini dan bertanya di mana diri mu dan sedang apa kau di akhir tahun. Akhir November adalah puncak ke-egoan kita masing-masing untuk tidak saling mendengarkan, dan ujung-ujungnya untuk tidak saling memberi kabar, sampai pada ucapan 'Selamat Tahun Baru' yang kuharapkan darimu pun tak kunjung datang.

Cinta.

Aku memang mencintaimu dan aku yakin engkau pun begitu. Kita sama-sama tidak mempunyai orang ketiga, namun yang terjadi saat ini adalah kita sama-sama mempunya ego yang tinggi. Sama-sama ego tak mau mengalah, sama-sama ego tak mau memberi kabar duluan, sama-sama merasa benar, sama-sama mempunyai tingkat ego yang sama, dan apakah semua itu karena kita mempunyai tanggal dan bulan lahir yang sama?

Aku terdiam, di keramaian datangnya kenalan, kerabat, keluarga yang silih berganti datang kerumahpun tak mampu membuat aku melupakan apa yang sedang terjadi di antara kita. Terlebih ketika mereka yang datang dan bertanya tentang dirimu. Dalam keramaian pun aku merasa sepi. Dan aku jujur aku merindukanmu sangat merindukanmu.

Apakah kau di sana juga memiliki rasa yang sama saat ini?

Advertisement

Aku yakin kau pun merindukanku, aku cukup mengenalmu, begitupun kau mengenaliku. Entah di mana engkau berada saat ini, aku hanya bisa berharap, bulan depan kita masih bisa merayakan ulang tahun kita bersama seperti yang kita rencanakan sebelumnya. Semoga kita tidak meniup lilin ulang tahun kita masing-masing di tempat yang berbeda, karena aku mencintaimu.