Percaya atau tidak, tak ada hal yang lebih indah di dunia ini bagi seorang kakak selain melihat adiknya bahagia. Dan tahukan kalian, adikku? Bahwa melihat kalian bahagia adalah salah satu penyebab aku bahagia. Dimulai dengan hal yang simple, Dik. Yakni ketika kalian meminta sesuatu padaku, aku menurutinya selama itu masih diterima oleh akal.

Tahukah kalian, Dik? Beberapa bulan yang lalu, sebelum aku berangkat ke kota provinsi untuk mengejar mimpiku, ketika kita bercerita tentang mimpi dan kalian menyebutkan mimpi kalian, sebuah tekad tertanam dalam bathin dan jiwaku “Adik-adikku harus sukses, mereka tak boleh merasai hal yang sama seperti aku”. Mimpi kalian menjadi dokter, aku berpikir tentu butuh biaya yang besar untuk menggapainya, ah lagi sebuah tekad tertanam dalam bathin dan jiwaku “Aku harus bekerja keras demi mereka”.

Adikku, sejatinya tak ada yang lebih ingin kulihat di dunia ini selain senyuman kebahagiaan kalian berdua. Sungguh dik, aku tak ingin kalian merasakan hal yang sama seperti yang aku rasakan. Aku tak siap melihat guratan kecewa di wajah kalian, aku hanya ingin kalian bahagia.

Pun sekarang adikku, setiap rasa malas belajarku muncul yang terngiang dikepalaku hanya kalian “Bagaimana mereka bisa sukses dan bahagia, jika aku yang menjadi pengganti ayah dan bunda malas-malasan?”. Ya, setiap aku malas mengerjakan tugas kuliah jika mengingat mimpi kalian dik, semangatku mencuat.

Tetaplah jadi penyemangatku, Dik. Aku ingin kalian seperti mereka yang bisa bebas mengelilingi dunia ini dan belajar banyak hal. Ingin sekali melihat senyuman kalian ketika kalian meraih mimpi-mimpi kalian.

Advertisement

Aku berjanji, adikku. Akan semangat demi kalian.

Sa

Akan kuperkenalkan pada kalian satu bintang, Adikku
Aksara takkan sanggup mengurai ceritanya
Lukisan takkan bisa melukis keindahannya

Biarkan kini aku berjalan tertatih mencarinya
Biarkan kini aku menahan panasnya sang surya
Biarkan kini aku mengumpulkan huruf-huruf
Biarkan kini aku mengeja sang waktu

Akan kuperlihatkan pada kalian satu bintang, Adikku
Ketika mata-mata kalian berbinar melihatnya
Air mata yang tersenyum dalam kelopak
Saat mulut-mulut kalian hanya bisa berdecak kagum
Tentang keindahan ciptaan Sang Ilahi di berbagai belahan dunia

Akan kutunjukkan pada kalian satu bintang, Adikku

Banda Aceh, 21 Oktober 2015

Salam hangat,

Mira Randikal 🙂