Rindu setiap kali menikam hati perdetiknya, rindu setia kali datang berjalan dengan lamunan senja, rindu tak mampu mengatakan suatu hal yang terpikirkan, rindu hanya bisa menyampaikan lewat semilir angin, rindu selalu datang tepat waktu.

Pandangan selalu tertahan selama sekitar 8,2 detiik, kita menatap apa yang telah terjadi, kita menerka apa yang mereka pikirkan, melihat apa yang esok terjadi lagi.

Diam, bungkam seribu bahasa, diam yang mempunyai seribu makna, diam melihat ombak yang menguncang dalam hati.

Asing, tak mengenal kita seperti orang asing, aku tak paham dan tak mengerti, tapi selalu ada getaran setiap kali berjumpa.

Do'a. salam penutup dari segala bahasa, bahasa merindu yang begitu menyentuh hati. bahasa cinta yang selalu dipanjatkan, harapan dan semangat yang selalu datang disetiap bait doa.

Advertisement

Dan itulah cinta, cinta bisa tak tersampaikan, cinta hanya bisa membungkam mulut seribu bahasa. cinta bisa tak memiliki, Tuhan selalu menitipkan bumbu cinta yang tak tersadarkan. cinta bisa kuat dan lemah, cinta bisa membuat kita membutuhkan, mendekat, meminta, dan berdoa pada tuhan.