Lihatlah! Lihatlah tatapan natural yang terpancar pada wajahmu yang mendamaikan hati tiap mata yang memandangnya !

Siapa sangka wajah secerah itu memiliki sejuta cerita dan masalah di dalamnya?

Dalam diam, aku hanya dapat meminta maaf kepadamu yang sempat meninggikan egoku untuk memilikimu terburu-buru, tentunya hanya dengan sinyal gerak-gerik tubuh dan tatapanku ini, semoga kau mengerti, karena kalau diperbincangkan aku takut salah merangkai kata.

Lama hubungan yang kita jalani sudah tak dapat dihitung dengan jari. Tapi tak begitu saja dapat mengurangi konflik yang kerap terjadi. Walau tak sepatutnya konflik itu terjadi. Karena hubungan tanpa statuslah yang kita miliki.

Terlalu seringnya kita bertengkar dewasa ini membuat ku dapat mempelajari semakin dalam karakter yang kamu miliki, terima kasih telah bertahan sejauh ini. Satu yang kuyakini, suatu saat nanti, pada akhirnya kita akan bersatu. Bukankah di dunia ini tak ada yang tak mungkin? Semoga 😀

Advertisement

Mempelajari karaktermu melalui artikel tentang golongan darah lumayan membantuku, aku yang sebelumnya menganggap keramahan dan keterbukaanmu kepada semua orang adalah hal yang negatif, menjadi dapat merubah pola pikirku bahwa ternyata yang kamu lakukan itu adalah agar kamu dapat dikenal semua orang, sehingga dimanapun kamu berada, akan ada saja yang membantumu saat kamu kesulitan. Meski pada kenyataannya, sering kali hal tersebut disalah artikan oleh pria-pria yang BaPer (Bawa Perasaan) saat berkomunikasi denganmu. Meski pada kenyataannya pula ada beberapa wanita yang memandangmu sebelah mata, tapi aku kagum kamu tetap pada prinsip hidupmu itu.

Mulanya aku memang selalu cemburu tiap mendapati pria-pria tersebut, tapi saat ini aku mulai bisa mengerti, pengekangan hanyalah berbuah konflik denganmu, jadi mulai sekarang, silahkan kamu bergaul dengan siapapun yang kamu mau, tapi hati-hati di jalan, dan jangan pernah mengabaikan hatiku yang setia menantimu, terlebih berpaling ke hati lain yang hanya ingin memanfaatkanmu dan akhirnya melukaimu. Percayalah, aku dapat membaca karakter seorang pria hanya dengan melihat wajahnya, dan aku akan sangat marah kepada siapapun yang berani melukaimu pada saat hatimu masih bersarang di hatiku.

Seringkali kita menangisi hubungan ini yang hampir tak mungkin dapat memiliki status, tapi pada akhirnya kita memang tidak sanggup untuk mengakhirinya. Jika bukan aku, maka kamu yang mengalah, jika bukan kamu, maka aku yang mengalah.

Kita saling mencintai, bersabar adalah kunci untuk akhir bahagia hubungan ini.

Terimakasih telah mengajariku tentang indahnya hidup ini, dan membuatku paham akan tak seharusnya hidup dibebani, tapi dinikmati.