Masih membahas tentang percintaan, pembahasan yang sebenarnya tersulit untuk menemukan ujungnya, karena pada dasarnya setiap orang punya definisi dalam memaknai cinta. Menurutku, bukanlah hal sederhana seperti halnya bilang “Aku suka kamu, aku cinta kamu, atau bilang kita pacaran yuk”. Yah, mungkin itu bisa saja terjadi jika cinta dinlai berupa kata-kata yang terucap dari mulut semata.

Beberapa hal yang aku ungkapkan di bawah ini adalah pendapatku pribadi, ada pula yang aku ambil dari kisahku sendiri. Karena setiap manusia punya definisi cinta sendiri-sendiri, tak ada salahnya untuk saling berbagi. Bukankah pengalaman adalah guru paling bijak, bolehlah aku juga tau pengalamanmu suatu saat nanti.

Memang mudah jatuh cinta, tapi aku tetap memperlakukannya secara istimewa

Bagi seorang pria, aku pendiam khususnya, mengatakan atau mengungkapkan perasaan kepada seorang wanita tak sesederhana bilang “Aku cinta kamu”, “Aku suka dengamu, maukah kamu jadi pacarku”. Jika hanya seperti itu, berarti cinta memanglah sederhana dan tak perlu perlakuan istimewa.

Sebuah bunga, tempat romantis, atau beberapa bait puisi aku rasa sudah mampu mewakili perasaan ini. Masih banyak lagi cara untuk meperlakukannya secara istimewa, tak perlu malu dan ragu. Apalagi sekarang, wanita sudah pandai menilai dan membaca pikiran seorang pria. Ingatlah kata ada band “karena wanita ingin dimengerti’, ingatlah pula kata the changcuters bahwa ‘wanita racun dunia. Jadi meski memaknainya secara sederhana, tapi tetaplah perlakukan secara istimewa.

Advertisement

Terkadang cinta itu kejam. Maka sebelumnya aku bersiap untuk kecewa, gagal atau bahkan hancur

Taukah kamu para wanita pujaan bagaimana aku memperjuangkanmu, berkorban untukmu, sampai memberanikan diri untuk menyatakan hal ini. Tak bisakah kamu sedirkit menghargai perasaan ini dan tak membuatkku kecewa untuk kesekian kalinya. Cinta terkadang memang kejam layaknya hidup gurun sahara dan tak menemukan air setetespun. Begitu pula denganku, yang bisa hancur mendengar kata ‘penolakan’ darimu.

Dalam sebuah pertandingan atau perlombaan akan ada 2 hasil yang didapat, yaitu menang atau kalah, berhasil atau gagal. Seperti halnya seorang pria yang memperjuangkan cintanya, jika berhasil mendapatkan buruannya (cinta) makan bahagialah dia, namun jika sebaliknya (gagal), jalan pulang adalah tujuan selanjutnya.

Apalah arti istimewa, jika pada akhirnya berujung rasa kecewa

Bodoh memang, aku yang terlalu mengagung-agungkan cinta samapi lupa bahwa masih ada kemungkinan kecewa. Untuk apa juga aku perlaukan secara istimewa, kamu belum tentu sama denganku. Kekecewaan yang sering kali ku alami sering kali membuatku lelah dan seakan ingin berhenti saja dari perjuangan ini.

Namun, aku juga yakin bahwa sudah ada yang menantiku disana yang masih belum di pertemukan olehnya. Meski lelah, kecewa tiada terkira, dan sakit yang terperi aku haruslah tetap bertahan. Berusaha mencari dia bersamaan dengan memantaskan diri untuk bersanding dengannya nanti.

Janganlah bersedih, karena kau akan bersedih sendirian

Aku benar-benar teringat betul dengan kata-kata yang terdapat novel adrea hirata ini. Kata-kata ini benar-benar menyadarkannku, bahwa kesedihan akan lebih membuatmu sengasara, karena hidup juga terlalu berharga hanya untuk bersedih.

Tak apalah jika kita gagal atu kecewa dan sakit hati, toh suatu saat nanti kita pasti menemukan cinta sejati yang telah dipersiapkan olehnya.

Teruslah bermimpi, karena mimpi-mimpi seperti itulah yang akan mengantarkanmu pada cinta sejati. Cinta yang benar-benar membuatmu bahagia dan jadi manusia paling berharga. Seperti kata pepatah yang berbunyi ‘mati satu, tumbuh seribu’ jika gagal coba lagi. Yakinlah, bahwa apa yang ada di dunia tak ada yang sia-sia seperti halnya usaha yang kita lakukan.

Setiap orang punya jatah kegagalan. Maka habiskanlah jatah kegagalanmu di masa mudamu

Nasihat dan motivasi terkadang isa dating kapan saja, dimana saja dan dari siapa saja, sperti halnya kata-kata itu tadi. Seorang penasehat yatim mandiri dan juga penulis buku Tuhan, Inilah Proposal Hidupku sungguh menginspirasiku. Setiap orang pasti pernah gagal, baik gagal dalam percintaan, karir, ataupun pendidikan dan aku percaya betul itu. Karena kegagalan pula yang mengajarkan kita makna dari kesuksesan, itu pula cara tuhan untuk membuat hambanya terus berusaha dan mendekatkan diri padannya demi menharap ridha dan pertolonganya.

Jadi jika gagal mendapatkan cintanya tak perlu lama-lama kecewa atau bersedih hati, di sana masih banyak cinta lainnya yang menanti. Jangan biarkan hari-harimu terganggu oleh bayangannya dan luka-luka yang telah dibuat olehnya. Setiap hari baru adalah kesempatan dan harapan yang telah diberikan olehnya untuk kembali memperjuangkan cinta yang lainnya.