Apa yang membuatku kuat adalah kita. Kita sudah terlalu lama memulai perjalanan ini. Yah meskipun belum ada separuh jalan. Tapi aku bertahan sampai saat ini karena aku sayang,aku kuat sampai saat ini karena aku cinta, berpaling darimu pun aku tak bisa.

Aku tak sejahat seperti yang kau kira. kadang memang aku mengancammu dengan segala perlakuan yang tak kau suka " ah, aku ingin cari pacar baru" atau aku yang selalu sulit untuk mengucap janji untuk setia terlebih saat kau tiada, aku juga pasrah bahwa jodoh sudah di Tangan Tuhan. Dan sekiranya aku tak dapat bersamamu pun, aku pasrah. Tapi itu semua tidak benar ! .

aku senang menguji emosimu seperti itu, memang aku sengaja karena aku cinta. Benar-benar tak pernah bermaksud untuk membuatmu kecewa. Padahal, saat aku mengatakan seperti itu berarti aku sedang takut jauh darimu. aku memang sering mengancammu, tapi kau kuat. Justru kau malah tersenyum simpul yang membuatku jengkel sendiri tiap kali memandangnya. Ancamanku tak mempan. ternyata kau lebih yakin dan percaya , menanamkan kepercayaan , kesetiaan dan cinta yang amat dalam di hatiku, Demi masa depan. sekali lagi, kau sangat menjunjung tinggi masa depan, yang telah kita rencanakan.

Dan kau bukanlah laki-laki yang pandai berjanji, tapi aku yang selalu menuntutmu untuk memastikan. meski kadang aku terlalu percaya bahwa semua akan berjalan sesuai rencana , bahkan jika ada sedikit fakta yang tak sesuai dengan rencana aku bisa berlipat-lipat kecewa padamu. Dan aku sadar itu salahku, terlalu mengharapkan laki-laki bertanggung jawab sepertimu mengucap janji-janji murah yang sebenarnya tak aku butuhkan. Karena aku tau bahwa semua semua itu pasti kau lakukan untukku. Apa saja. sementara biarlah begini.. aku tau apapun kondisi yang sedang kita alami pasti hadir dengan alasan tertentu agar kita mampu belajar lebih banyak lagi.