Di saat hari-hari ini yang dengan tanpamu saja hati ini sudah hampir menjadi potongan-potongan kecil. Entah sampai kapan potongan-potongan ini dapat disatukan dengan orang yang sama dan dengan orang yang aku rindukan.

Dengan orang yang diam-diam telah aku perhatikan sejak takdir mempertemukan kita tanpa sengaja entah orang itu mengetahui ataukah tidak.

Yang aku tahu hati kecilku ini sangat merindukan setiap awal pertama kita dipertemukan dan merindukan saat-saat pertemuan itu terulang kembali. Entah dengan segaja atau tidak disengaja. Akankah harapan ini sia-sia dengan aku menunggu dan merindukannya selama ini? Kalaupun ini rindu yang disebabkan oleh cinta mungkin aku akan kuat menjalani cinta yang diam-diam dan hanya aku yang merasakan.

Entah bagaimana denganmu di sana yang terbelenggu oleh dunia yang kau buat sendiri, tapi aku yakin dalam rindu ini pasti berujung.

Dalam rindu ini takdir pasti akan akan mempertemukan kita berdua. Keyakinan itulah yang membuatku tak berhenti untuk berharap di sini dan menunggumu dengan dunia yang kau buat itu dari detik ke detik berjalan.

Advertisement

Sungguh hal ini sangat berat tanpamu yang berada di sampingku tapi aku tidak menyerah dengan apa yang aku perbuat sekarang.

Apabila sebuah penantian adalah jalan untuk bertemu denganmu aku takkan jenuh dengan semua ini yang membuatku tiada henti untuk bertahan.

Diam dan menunggu di sini adalah hal berat tapi indah untuk di jalani.

Jalan yang tak tau arah. Jalan yang tak tau kapan berakhir. Jalan yang tak tau mana yang harus dituju. Mungkinkah akan berakhir seperti ini apa adanya atau berakhir bahagia seperti yang hati ini harapkan.

Hanya yang menggariskan takdir sampai mana ini akan berakhir. Entah tahun ini tau tahun tahun yang akan datang, entah musim ini atau bertemu di musim-musim yang lain.

Untukmu yang aku harapkan satu yang pasti aku tidak akan berhenti berharap dan tidak akan berhenti menunggumu dengan atau tanpa kepastian.