Menjelang akhir Tahun 2016, sudah seharusnya kita menyiapkan diri untuk merevisi scripsi perjalanan hidup kita dari awal Bulan Januari sampai pada hari ini di Bulan Desember yang penuh dengan kenangan.

Apa saja yang sudah kita tulis dalam lembar harian waktunya di revisi. Hal itu adalah upaya kita mengetahui kesalahan apa yang harus kita perbaiki di tahun gold and diamond, tahun yang akan membawa kita ke dalam perubahan yang lebih baik lagi. Iya, tahun baru 2017.

Banyak sekali pelajaran beserta hikmahnya yang bisa kita ambil dari perjalanan yang sudah kita lalui. Jatuh, bangunnya diri kita untuk meraih sukses. Ada ke gagalan di sana yang mengajarkan kita menjadi sosok yang mawas diri dan lebih berhati-hati dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan dramatis, dialektis ini.

Awal Januari yang lalu, jika kamu bertemu dengan pujaan hati yang palsu, hingga membuat hati kamu tersiksa dan sakit dalam jangka waktu yang lama, karena alasan sayang kamu kuat bertahan dengan orang yang salah hingga sampai pada pertengahan tahun kamu pun menyadari bahwa rasa nyaman dan menenangkan lebih penting daripada rasa sayang. Karena hati kita membutuhkan rumah yang bisa kita tinggali selamanya. Dari situ kita bisa mengambil kesimpulan dan pelajarannya agar tidak tergesa-gesa untuk memberikan rasa sayang kita pada seseorang yang belum jelas hatinya untuk siapa.

Dan ada juga mungkin tulisan harian lain menceritakan tentang kamu yang gagal mendapatkan pekerjaan yang kamu impikan, atau prestasi yang tidak bisa kamu gapai di tahun 2016. Jangan berkecil hati dulu, karena masih ada hari esok dan kesalahan-kesalahan itu bisa kita perbaiki kembali di tahun baru mendatang dengan lembaran baru dan dengan cerita baru yang jauh lebih baik lagi.

Advertisement

Dan tekankan pada diri kamu sendiri bahwa kamu bisa meraih impian dan cita-cita yang kamu idamkan. Jangan mudah menyerah, terus berusaha, berdoa dan sekali lagi katakan: kamu bisa!