Amalan paling mudah dan ringkas yang berat banget dikerjain biasanya itu sholat sunnah. Padahal Allah ngga pernah luput dari janji-janjiNya yaa. Kalau manusia termasuk saya sering banget lupa sama janji, misal, saya janjian mau anter barang pagi ke kantor temen, tapi karna jalanan macetnya luar biasa saya ubah jadi ke kantor temen malem. Ngelanggar gak namanya kalau gitu? Iya tentu ngelanggar janji, bedanya aja saya izin dulu kalau saya bisanya anter barang malem. Saya mengusahakan tetep anter barang tapi sesempatnya saya aja.

Bagaimana dengan Allah? Allah ngga akan luput dari janjiNya, barang sedikitpun, Allah pasti tepatin semua janjinya on time, pasti on time. Kadang suka ngerasa “kok Allah belum kabulkan doa saya ya? padahal kan sudah melakukan ini itu?” nah, cuma aja Allah mengabulkan doa ketika sesuai kebutuhan manusia. Kok gitu? Iya, karena Allah yang Maha-Paling-Tau segala urusan hambanya di dunia ini. Maka dari itu, ketika doa kita belum dikabulkan, Allah bukannya ngga kasih, tapi menunda memberikannya di waktu yg paling tepat. Positive thinking aja sama segala sesuatu yang belum Allah berikan sekarang. Jodohlah misalnya hahaha.

Belakangan ini, ya bisa dibilang saya telat karena baru “Sadar kembali” apa arti dari berserah diri sama Allah, apa arti bahwa dunia ini maha sebentar, bahwa dunia ini maha fana dan bener-bener fana. Lebih sedih lagi, saya belum disadarin dan dibukakan pikirannya secara total bahwa hakikat hidup ini apa? Makanya saya sedikit-sedikit mau cari tau pelan-pelan apa sih tujuan saya di sini (secara riil, ya), supaya saya bisa lebih banyak melakukan hal-hal yang manfaat selama sisa hidup saya yang entah-sampai-kapan dan juga saya belum bisa Ikhkas sepenuhnya mengenai dunia.

Jadi, dengan sadarnya saya bahwa dunia ini fana, saya jadi tergetok bukan lagi terketuk, tapi bener-bener tergetok bahwa semua isi bumi ini bahkan isi alam semesta ini ada yang punya. Dulu kalimat “Allah Maha Punya Segalanya” saya dengar, saya sadari saya resapi, tapi tidak sesadar sekarang, dulu sepertinya berlalu demikian saja hanya sekedar sadar. Tapi sekarang, iya, bener-bener ada yang gerakin matahari dan bulan, ada yang alirin air dari atas ke bawah, ada yang ngibasin angin dan jadi oksigen dengan proses rumit masuk ke paru-paru, ada yang izinin kita bergerak sampai bisa kita denger melodi-melodi bagus dari gerakan tangan/petikan gitar mas fiktri the triangle bandung di youtube, ada yang izinin udara masuk ke kuping supaya kita bisa denger nama gebetan disebut dan jadilah deg-degan.

Itu semua ada, iya ada yang atur. Untuk itu saya sadar, kok ya kenapa selama ini masuia harus jungkir balik dan was-was banget sama masa depan? Padahal itu semua ada yang atur dan tinggal serahin aja semuanya dengan usaha yang serius untuk kita bisa dapetin itu semua, ya ngga si? Hati kita pun kenapa bisa deg-degan ketemu gebetan, kenapa bisa sedih denger gebetan udah rencana nikah sebentar lagi, kenapa bisa ketawa lagi walaupun gebetan mau nikah. Itu semua karena Allah yang atur, Allah yang menentukan, Allah yang buat skenario asik dan seru. Itu semua kerjaan Allah SWT Yang Maha Keren Pembolak Balik Hati Manusia. Setuju? Harus!

Advertisement

Jadi intinya apa? Intinya saya mau sampaikan, jangan terlalu sedih sama satu urusan yang itu-itu aja, serahin saja semuanya sama Allah, deketin aja Allah karena Allah yang atur dan menentukan semuanya. Marilah kerjakan hal lain dengan maksimal. Padahal jaman setelah Nabi, banyak pemuda yang bisa mendapatkan predikat jago perang + sekolah kedokteran + pengahafal Al-Quran + penyair dan beberapa keahlian lain yang dikerjakan sama satu orang. Lantas kenapa kita cuma bisa dan hanya fokus sama satu hal aja? Dan gimana caranya? Saya juga belum coba rutin sih.

Hayya ‘alal FalahBergegaslah untuk kemenangan” sedangkan jarak kemenangan hanya sedekat sujud.

Panjangkan dan perbanyaklah sujud, baik sujud di waktu wajib ataupun sunnah (Sholat Wajib/Sunnah) perbanyaklah doa di waktu mustajab misal, di saat hujan, di saat jeda antara adzan dan iqamah, di sujud terakhir, dll.

Nangislah, merengek-rengeklah dan tersenyumlah ke Allah SWT Sang Maha Pemilik Alam Semesta. Nangis yang kenceng kalau kangen sama gebetan, nangis yang kenceng kalau sedih dia udah seserahan, nangis yang kenceng kalau dia jadi single, merengek-rengek kalau kangen silahkan. Silahkan lakukan semuanya ke Allah SWT aja. Lebih indah rasanya kalau rahasia ini cuma berduaan sama Allah aja yang tau, karena sudah pasti, ketika kita cerita apapun ke Allah, Allah akan kasih solusi terbaik tiada lawan. Ketenangan hati misalnya. Lagian doa kan sama seperti mengayuh sepeda ya, semakin kenceng berdoa kita akan cepat sampai di tujuan

Dalam janjinya Allah sudah sering bilang, di antaranya yang saya suka:

“Berdoalah kepda-Ku maka akan Ku kabulkan”

“Jika ada yang datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan datang dengan Berlari” kebayang ngga kalau kita lari ke Allah maka Allah akan seperti apa mengahampiri kita?

“Allah Maha Pemalu jika ada hamba-Nya yang mengangkat tangan berdoa kepada-Nya maka tangannya kembali dengan tangan kosong”

That's why that's why, jangan capek berdoa, jangan capek shalat wajib dan sunnah supaya doa kita dikabulkan. Inget Allah udah pasti nepatin janji, dan inget ya, sholat sunnah yang dikerjakan ngga ngantuk dan banyakin rezeki kita itu Shalat Duha, ketika nanti kita baris di padang Mahsyar akan ada Surga bernama “Duha” khusus orang-orang yang Istiqamah dalam menjalankan Dhuha. Kita bisa masuk ke sana dengan berlarian sambil gandengan dan senyum cerah sama keluarga, sahabat, dan jodoh kita kelak. Asik ya? Iya dong, ayo jangan sedih lagi, Ada Allah yang Maha Keren bersama kita 🙂