Waktu itu tepatnya valentine days,
Aku mengingat hari itu kembali dengan perasaan melegakan.
Untuk yang pertama kalinya aku menunjukkan kepedulian terhadap seseorang "dengan kata-kata yang kuungkapkan seapa adanya 'setulus-tulusnya tanpa rangkaian. walau mungkin terlihat sangat sederhana tapi betapa aku telah berusaha untuk melawan gengsiku dan memulai duluan, aku membayangkan betapa hidupnya rasa yang kumiliki kala itu '' tak lagi jari yang terasa mengetik tapi seolah hati yang leluasa meneriakkan apa yang dirasakannya dan aku merasa tak digubris ..
dan aku merasa kata-kataku tak diberi penghargaan sedikit pun.
Mungkin saat ini ketika menulis ini, aku tak merasakan apapun, tapi saat itu.. rasa kecewa itu tak terdeskripsikan.
Dan setelah itu semuanya menjadi baik aku tidak tau mengapa, tapi sepertinya dari waktu ke waktu perasaan itu mulai terkikis . Saat ini ketika melihatnya lagi aku merasa sesuatu yang lebih dari sekedar biasa. Bersamaan dengan kepedulian yang diabaikan rasa itupun tak lagi tinggal bersamaku.
Bukannya ingin mengungkit cerita ini kembali akan tetapi mungkin inilah saat untuk mengatakannya , aku ingin membuktikan bahwa untuk beberapa hal hati itu sangat relatif.
Ketika mengingat hal itu lagi rasanya aku ingin menertawai diriku sendiri; betapa dulu aku sangat menyukai,betapa dulu aku sangat berharap,bahkan sangat lama aku memendamnya dan pada akhirnya rasa itupun pergi hingga tak meninggalkan jejak.
Satu hal yang ingin kukatakan padamu penyandang HIDING LOVE apapun dalam hidup ini sudah menjadi kodratnya jadi pelajaran.
Ujilah hatimu, tunjukkan kepedulianmu katakan..
Selanjutnya kau akan tau kemana hatimu melangkah.
Jika pada akhirnya kau kecewa jangan pernah berlaku seperti tidak ada Tuhan , percayakan urusan hatimu kepadaNya.Ketika seharusnya hatimu hancur kau menjadi lebih kuat dan walaupun sebenarnya hancur '' masih ada tersisa sukacita ''.
Jalan kita masih panjang bebaskan hatimu temukan pribadi yang lebih membahagiakan.
fighting !!