Mencintai seseorang layaknya memberi hati kita dan sebilah pisau. Dia mampu menjaga hati kita sehingga melukai orang yang mencoba merebut hati kita atau kemungkinan terburuknya adalah dialah orang yang merobek hati kita.

Dengan kuasa (atau kekuatan) dan kepercayaan yang kian besar atas hati kita apakah kita masih boleh menyebut cinta itu buta? Bolehkah kita membuat syarat-syarat atau lebih sering disebut tipe pasangan ideal? Ataukah kita menyukai kejutan yang akan terjadi, memilih frase cinta itu buta dan menerima segala sesuatu termasuk dengan kekurangannya. Mari kita bahas lebih rinci.

Memiliki syarat-syarat sebelum menjatuhkan pilihan hati

Orang dengan tipe seperti ini memilih pasangan berdasarkan bibit, bebet, dan bobot. Logika lebih banyak bekerja dibagian ini. Biasanya, orang dengan pemikiran seperti ini sudah pernah merasakan pahitnya 'cinta itu buta' atau frasa 'love Mr. Wrong' atau mencintai tanpa dicintai sehingga pernah dimanipulasi pasangan, dsb. Sehingga, mereka menciptakan syarat-syarat untuk memilih pendamping hidup. Ada yang rumit dan ada yang sederhana. A friend of mine once said ' boleh kamu menentukan pilihan dengan berbagai syarat asal jangan melihat semuanya dalam lukisan atau cermin' . Artinya jangan mencari sesuatu yang digambarkan sempurna karena sempurna hanya dalam lukisan dan jangan mencari yang sama persis dengan kita karena yang tersisa adalah bayangan dalam cermin.

Lets love find its way

Advertisement

Mencintai secara tulus, tanpa memikirkan syarat adalah hal yang sangat riskan sekaligus sangat alami yang terjadi di antara kita manusia. Perasaan cinta saja dipahami bukan jaminan cinta yang sempurna, namun pastinya merupakan jaminan mencintai dengan sempurna karena mencintai tanpa ada alasan dan tanpa syarat-syarat yang musti dipenuhi. Namun alasan menyebut cinta seperti ini riskan adalah karena semuanya berjalan tanpa syarat. Entah orang yang dicintai ini mempunyai catatan kelakuan baik atau tidak, pengguna narkoba, orang yang tidak mempunyai pekerjaan, dsb. Mungkin kalian menganggap ini gila 'Gak mungkin lah gue cinta orang bermasalah kayak gitu'. Tiap orang minimal pernah sekali mencintai dengan cara seperti ini. Entah akhirnya jatuh atau malah akhirnya menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Setiap orang pasti pernah mengalami hal ini sebelum akhirnya menjalani cinta yang dewasa.

Lantas cinta seperti apa yang ideal untuk dimiliki?

Cinta yang mebuat kita merasa nyaman dan aman. Mencintai sehangat' cinta tanpa syarat' namun tetap bersyarat sehingga hidup bersama kedepannya akan terjamin. Manusia gak bisa hidup dari cinta saja kan? Butuh rumah, makanan, pakaian. dan yang paling penting adalah kita pun yang masih mencari pasangan harus berlomba-lomba menjadi yang terbaik karena tidak mungkin mendapat nilai sepuluh untuk perkerjaan yang sebenarnya hanya bernilai enam. Kita tidak bisa menuntut orang lain memenuhi syarat kita jika kita sendiri belum memenuhi syarat itu.