Mungkin hanya tulisan ini yang dapat ku rangkai. Aku tak lagi bisa merangkai kenangan kita, dan hubungan kita yang sekarang hanya sebatas masalalu yang sudah kau lupakan. Kini kau telah bahagia tentunya dengan pilihanmu sekarang dan meninggalkanku sendiri disini. Mungkin terasa bodoh karena aku masih mengharapkanmu. Tapi jujur aku tidak bisa dan tidak tertarik pada wanita manapun. Cinta sejatiku hanyalah dirimu meskipun ku tahu kau bukan untukku. Doaku kepada Tuhan semoga aku kuat menunggumu disini dan semoga kita bisa bersama di kemudian hari. Saat ini bukan saatnya aku tuk mencari penggantimu seperti yang kau lakukan sekarang. Aku disini sedang berusaha memantaskan diri untukmu jika suatu saat nanti Tuhan mengabulkan doaku. Namun jika tidak, mungkin aku akan terus sendiri menunggumu dalam diam. Aku sadar akan ke naifan ini namun apa kau sadar bahwa kaulah bagian terpenting di hidupku? Tak ada yang pantas mengisi hati ini selain dirimu dan tak ada yang bisa menggantikan dirimu di hatiku kecuali Tuhan memberi takdir lain. Namun aku pasti sulit menerimanya jika memang jodohku bukan dirimu. Halusinasi ini begitu mengganggu setiap harinya. Depresi? Iya itu yang aku rasakan saat ini. Aku bagaikan mayat hidup yang mempunyai raga, namun akalku entah kemana. Tapi aku harus beranjak maju dan melanjutkan hidupku sendiri. Biarkan aku simpan rasa sakit hati dan kecewa ini sendiri dan biarkan aku untuk memimpikanmu disetiap malam. Hanya itu saja sudah membuatku bahagia sekarang. Memimpikan wajah cantikmu dan berhalusinasi setiap malam agar ku terus bisa hidup dan tersenyum di pagi harinya walau kau tak ada disini. Setiap pagi aku sadar itu semua hanya mimpi yang mungkin takkan pernah terwujud. Tapi kaulah bagian dari hidupku dan mungkin cara itu yang membuatku agar bisa terus melanjutkan hidup. Sampai bertemu lagi di malam hari sayang, semoga nanti malam aku bisa memimpikanmu lagi karena pagi ini aku harus melanjutkan hidupku yang nyata. Have a nice day for you