Kamu.

Mau sampai kapan ada dalam hidupku?

Bisakah dirimu berhenti membayangiku?

Aku sudah bosan, dirimu kini tak dapat lagi menarik perhatianku.

Entahlah, entah karena aku sudah dapat membaca permainanmu.

Advertisement

Atau aku memang sudah tidak menginginkanmu?

Aku jatuh hati pada laki-laki lain.

Entah ini hanya sebuah rasa nyaman yang medalam

atau memang ada rasa cinta untuknya.

Tetapi dia bukan pelarianku.

Dan mengapa lagi-lagi kamu datang.

Seakan semudah itu hatiku untuk kau singgahi.

Kita sudah selesai, bukan?

Ingatkah kamu di hari saat kamu meninggalkanku?

Apa salah kini jika aku memintamu untuk tidak kembali?

Sudahlah, cukupi permainanmu sampai di sini

Berhenti mengacaukan hidupku lagi.

Maafkan aku, tolong berhentilah…