"Cie.. Jones.."

"Cie Perawan tua/bujang lapuk.."

"Pilih-Pilih sih kamu.."

Mereka lucu. Padahal tak terlalu mengenalmu. Tapi seolah tahu akan seperti apa hidupmu nanti, bila sampai saat ini kamu masih saja sendiri. Padahal kamu bahagia ditempatmu dengan caramu. Menikmati hari tanpa harus ada kekasih disisi. Tak perlu geram, sebaiknya berusahalah berbahagia agar kamu tak pelak menggantungkan harapanmu untuk bahagia pada jodohmu. Sungguh, dia yang nanti hadirpun bukan budak yang harus mati-matian membahagiakanmu.

Tenang saja dan tetaplah berbahagia. Karena Tuhan juga tak akan pernah mangkir atau memalingkan wajahNya dari hidupmu jadi berhentilah mencemaskan komentar mereka yang nyatanya tak benar-benar mengerti seperti apa sulitnya kamu melangkah. Ini bukan tentang siapa yang lebih dulu. Tapi ini tentang menemukan yang paling tepat dan tak akan mengkhianatimu untuk alasan apapun.

Tak ada yang salah bila kamu tak lantas dengan mudah memulai lagi setelah perjalanan panjangmu genap kamu lalui. Kamu yang sebelumnya melewati beratnya hari untuk menata hati saat dia yang dulu sanggup membuatmu yakin untuk tak mencari lagi ternyatapun pergi. Mungkin, bukan juga karena tak ada lagi satupun orang yang mengingini, tapi hanya sekedar berupaya untuk tak lagi salah menempatkan hati.

Percaya saja, kamu istimewa meski tak seperti mereka yang menghabiskan malam minggunya dengan jutaan gombal yang membuat pipi merona. Tak perlu juga kamu iri atau merasa diri jadi yang paling menyedihkan hanya karena tak ada yang mengajakmu kencan. Bukankah dengan teman kamu juga masih bisa bersenang-senang?

Advertisement

Anggap saja ini waktu yang diberikan bagimu untuk berbahagia tanpa harus menghadapi berbagai drama cinta. Ada banyak hal baik menunggu didepan sana. Bukankah jauh lebih baik kamu mempersiapkan diri sebaik-baiknya pribadi, untuk dia yang cintanya lebih dewasa dibandingkan terus mengasihani diri sendiri karena tak kunjung dipertemukan dengan sang pujaan?

Diapun mungkin ditempatnya sedang berdoa untuk sesegera mungkin dipertemukan dengan kamu yang memang telah disediakan Tuhan untuk diajaknya menua bersama. Kamu dan dia ditempat yang berbeda. Mungkin sedang sama-sama berusaha menjadi yang selalu bisa diajak memperjuangkan banyak mimpi bersama, untuk masa depan yang layak bagi kalian berdua. Juga bagi cinta yang tak akan pernah luluh lantah hanya karena salah paham tak bermakna.

Sungguh.. hidupmupun sempurna. Meski tak didampingi oleh siapapun untuk saat ini. Bersabar sajalah, karena Tuhan selalu menjadikan semua indah pada waktunya. Tak perlu cemas, mereka yang saat ini seolah bahagia dan kerap menertawakanmu pun tak lantas duduk bersebelahan dalam pelaminan mereka.

Bila waktu ini diberikan bagimu untuk merajut asa tanpa harus memikirkan siapa-siapa, Tak ada yang lebih indah bila kamu bisa mengisinya dengan tawa bahagia yang hadir sampai kelak pencapaian yang paling kamu nantikanpun akhirnya tiba.

Tunggu saja.. sekarang ataupun nanti asalkan cinta yang hadir tak akan putus lagi semua penantian panjangmu pun akan terbayar lunas tanpa ada yang perduli seberapa sendirinya kamu selama ini. Anggap saja kamu sedang bercengkrama dengan rahasia yang memang masih belum juga mau keluar dari tempat persembunyiannya.

Dengan begitu bila kelak tanganmu telah sanggup menggapai, maka kamu tak akan begitu saja melepasnya. Jadi teruslah bersabar. Karena sejatinya, tak ada perjalanan yang tak akan sampai pada ujungnya.