Nama saya Sirnawati, saya tinggal di Kota Payakumbuh, kira-kira 32 km dari kota Bukittinggi dan 123 km dari ibukota provinsi Sumatera Barat, Padang. Payakumbuh tempat tinggal yang nyaman, dengan udara yang sejuk dan pemandangan yang eksotis serta warganya yang ramah, ditambah lagi kuliner khas Payakumbuh yang menggugah selera.

Waktu liburan anak sekolah saya gunakan untuk plesir di tempat wisata yang ada di Payakumbuh bersama keluarga. Pertama yang saya kunjungi adalah Ngalau Indah, tempat wisata yang satu ini terletak di atas bukit, membuat kita bisa menyaksikan kota Payakumbuh dari atas, Ngalau Indah juga diperindah dengan sebuah goa, dulunya goa ini sangat gelap, tapi dengan seiring waktu berjalan pemerintah daerah membuat penerangan di dala goa ini.

Puas menyaksikan keindahan Payakumbuh dari atas, saya dan keluarga menuju Lembah Harau. Di lembah ini kita dapat menyaksikan batu cadas yang menjulang, sangat cocok bagi para pemanjat tebing. Lembah ini di dukung dengan hamparan sawah yang membentang. Satu lagi yang terpenting dari lembah ini adalah air terjun Sarasah Bunta, sehingga tempat ini nampak elok dipandang mata dengan cagar alam yang masih asri, di lembah ini juga hidup monyet yang dapat kita temui sepanjang lembah.

Plesir saya dan keluarga hari itu berakhir di Kelok Sembilan. Kelok Sembilan adalah salah satu ikon Sumatera Barat yang menghubungkan provinsi Sumatera Barat dengan provinsi Riau. Sambil menikmati pemandangan alam kami makan jagung bakar, kuliner yang bayak dijual disana.