Selang waktu berjalan kita lalui bersama, saat senang duka dan rindu menjadi satu. Kita melalui bersama hingga 2 tahun lamanya. Kita menjalani berbagai macam cobaan dan godaan karena LDR. Ya, hubungan jarak jauh kita yang membuatku selalu ingin melepasmu. Entah karena apa dan siapa aku selalu saja ingin lepas darimu.

Berbagai macam cobaan dan godaan yang kita lalui. Selalu ada hati kecil yang memberiku semangat untuk mempertahankan hubungan cinta kita. Sampai akhirnya aku mengangkat tangan dan menyerah bahwa aku tak bisa lagi untuk melanjutkan hubungan ini karena ada satu rasa yang tak bisa ku pungkiri. Bahwa ada bisikan lembut dan indah ketika aku bersujud dan memohon pada-Nya; selalu saja rasa ini membuatku bingung dan takut akan kehilanganmu.

Aku merasa malu pada-Nya. Kenapa kita terlalu lama menjalin hubungan tanpa adanya ikatan yang halal. Karena jiwa dan mentalku yang belum siap untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius, maka aku memberanikan diriku untuk melepaskan dan mengiklaskan dirimu yang sangat mencintaiku dan setia kepadaku untuk memutuskan hubungan yang belum halal ini. Maafkan aku yang belum siap akan semua harapan-harapanmu untuk meminangku. Aku yang menyerah dan pasrah akan ku serahkan semua pada-Nya. Walau sudah dua minggu kau secepat itu menemukan cinta barumu dengan gadis yang lain, aku doakan atas kebahagiaanmu dengannya. Semoga cepat dalam ikatan yang suci dan halal.

Bukan maksudku untuk menyakiti perasaanmu. Bukan niatku untuk melukai hatimu. Dan bukan inginku untuk mengingkari kesetiaan cintamu padaku. Aku menyadari bahwa hubungan kita semakin lama semakin ku sadari dan mengerti bahwa cinta bukan untuk penjajakan. Tapi cinta ini harus di hijrahkan; melepaskan atau Menghalalkan.

Mungkin dirimu belum paham benar apa dari kata hatiku, tapi inilah kata hatiku yang sebenarnya. Biarkan aku memperbaiki diriku dan memantaskan diriku terlebih dahulu. Agar kelak jika aku sudah siap dan pantas untuk membuka hati pada cinta yang sebenarnya. Cinta dari Allah, Untuk Allah, dan karena Allah.