Untukmu pria yang selalu mencoba untuk mendekatiku, maaf jika selama ini aku mencoba untuk terus menghindar darimu. Maaf, bukannya aku tak suka padamu atau tak memiliki perasaan padamu. Aku hanya tidak suka dengan caramu mendekatiku. Sekali lagi aku minta maaf padamu, jika aku terlalu jujur padamu.

Apakah kau tahu, kecantikan parasku ini bukanlah miliku seutuhnya? Yang harus kau tahu, semua yang ada pada diriku ini hanyalah anugerah dari Yang Maha Kuasa.

Apakah kau tahu, aku bukanlah Cinderella. Aku hanyalah seorang wanita biasa dan sederhana. Tapi mengapa caramu mendekatiku seperti aku ini seorang putri raja?

Aku benar-benar tidak mengerti, apa sebenarnya yang kau inginkan dari diriku ini. Aku hanyalah seorang wanita biasa dan sederhana. Tapi mengapa kau mengejarku bagai seorang pangeran yang mengejar cinderella?

Menurutku caramu terlalu berlebihan yang memperlakukanku bak seorang putri raja. Apa menurutmu dengan selalu memberikanku bunga dan kata-kata yang indah akan membuatku jatuh hati dan terpesona? Sekali lagi aku minta maaf, aku tidak membutuhkan bunga atau kata-kata yang indah. Karena yang aku butuhkan hanyalah bukti nyata dari seorang pria.

Jika kau mendekatiku hanya karena hawa nafsu semata, sebaiknya mulai sekarang menjauhlah dariku selamanya. Karena aku tidak ingin menambah dosa.

Apakah aku boleh bertanya padamu?

Advertisement

Apakah kau memang benar-benar mencintaiku? Apakah kau benar-benar serius padaku? Jika memang kau cinta dan sayang padaku, buktikan dengan keseriusanmu. Buktikan bahwa kau memang layak untuk mendampingiku. Jangan kau buktikan dengan janji-janji manis dan kata-kata gombal semata.

Bila kau ingin mendekatiku, dekatkan dahulu dirimu pada Tuhan dan orangtuaku

Bila kau serius ingin mendekatiku, dekatkanlah dirimu pada Tuhan dahulu. Cobalah untuk intropeksi diri. Cobalah untuk terus memantaskan diri di hadapan-Nya. karena aku sendiri sedang melakukan hal yang sama. Percayakan hatimu pada-Nya, niscaya kita akan dipersatukan oleh cinta-Nya.Bukankah jodoh adalah cerminan diri kita? Jadi pastikan saat kau bercermin ada bayanganku di sana.

Bila kau sudah mendekatkan dirimu pada Tuhan, saat itu sudah tiba waktumu untuk mendekatkan dirimu kepada orangtuaku. Cobalah untuk mengambil hati mereka dengan keseriusanmu untuk meminangku .Buktikan kepada mereka bahwa kau layak dan pantas untuk menjadi imamku. Buktikan kepada mereka bahwa kau bisa menjaga putri yang selama ini dibesarkannya.

Dan bila semua itu sudah kau lakukan, akan aku pastikan padamu bahwa aku siap menjadi makmum yang baik untukmu. Aku akan berusaha untuk terus membahagiakanmu. Aku akan pastikan selalu ada di setiap langkahmu.

Tidak, kau tidak salah. Hanya saja caramu untuk mendekatiku yang salah. Seandainya saja kau bisa berpikiran dewasa dan bisa bersikap dengan bijak, aku pasti akan membukakan pintu hatiku untukmu kapan saja.

Asal kau tahu, aku tidak akan memaksamu untuk melakukan semua ini. Ini hanyalah sebuah saran dariku untukmu jika kau memang serius denganku. Tapi jika memang kau tidak serius dan belum siap untuk menjalin hubungan denganku, aku mohon padamu mulai saat ini menjauhlah dariku.

Jadi sekarang tentukan pilihanmu, kalau memang serius aku siap menunggu. Tapi jika kau memang tidak serius, menjauhlah dariku.