Gagal move on adalah sebutan yang paling cocok untukmu, kamu yang selalu menunggu teman sekolahmu. Kini sudah 2017, kamu masih saja bertahan memandang dan melihat dia dari kejauhan. Kelihaianmu dalam menyimpan rasa dan menyembunyikan perasaanmu memang membuat tak satupun sadar kalo saja kamu punya rasa terhadap dia. Cobalah hitung sendiri kamu suka dan mengagumi dia semenjak 2010 dan sekarang 2017, 7 tahun (salutttt!). Seiring kalian sering bersama dan belajar bersama menumbuhkan sebuah rasa suka yang muncul dipenghujung ajaran semester genap kelas XII yang hingga kini masih kau simpan apik di dalam hatimu.

Mukamu yang datar membuat semuanya seakan sempurna, biarpun pas terakhir di hari kelulusan di 2010 lalu kamu begitu sedih saat dia bilang dia akan kuliah di tempat yang berbeda denganmu. Hari, minggu, bulan, dan bahkan tahun berlalu meskipun tak pernah ada komunikasi dan tak pernah ada sapaan yang terucap, kamu tetap bertahan dan tak sedikitpun mengubah perasaanmu akan dia.

Bahkan setelah lulus kuliah, kalian pernah bertemu dan kalian bertemu dengan tidak sengaja dan ketemunyapun di angkot. Sebenarnya kamu itu kaget dan senangnya luar biasa tapi kamu tetap cool kala itu dan serasa bertemu dengan dia itu biasa saja. Dan pertemuan itu sebatas itu saja, kamu maupun dia tidak ada satupun yang mulai mengajak komunikasi satu sama lain. Apa yang kamu tunggu dari dia? Mau sampai kapan kamu mau menunggu dia?

Dia, sosok lelaki yang kamu tunggu itu belum tentu juga memikirkanmu. Dia tak sedikitpun memperhatikanmu. Jangan sia-siakan waktumu untuk dia, karena menunggu dia adalah sama dengan menghabiskan waktu dengan sia-sia. Udahlah coba buka hatimu untuk yang lain, jangan lagi mengingat dia, lupakan semua tentang dia. Anggap aja itu sebagai masa lalu yang sudah seharusnya dilupakan dan sudah sepatutnya untuk dikubur dalam-dalam. Waktu tetap berputar, jangan biarkan dirimu terpaut dan terhenti hanya karena menunggu yang tidak pasti.

Coba lihat ke depan, isilah waktu luangmu dengan aktivitas yang membuatmu lupa untuk memikirkan dia dan sebisa mungkin tetaplah beraktivitas hingga tak ada waktu untuk memikirkan dia. Karena dia bukan untukmu, ada yang lain yang akan perhatian dan peduli padamu. Move on dan buka hatimu untuk yang lain.

Advertisement

Harimu akan lebih indah tanpa dia…