bagi adik-adik yang di terima di jurusan sastra, sastra Arab, atau sastra Indonesia atau sastra yang lain, jangan sedih. Apabila anda sedih, cobalah nikmati dengan ikhlas kehidupan di dunia satra. Mungkin anda sebelumnya berlatar belakang eksak, dan diterima di jurusan sastra.

Saya sendiri berlatar belakang eksak juga lho. Dan teman-teman saya banyak juga yang berlatar belakang eksak, tetapi kami semua alhamdulillah merasa nyaman, terkadang ada rasa manis-pahitnya. Ya, karena seperti itulah kehidupan, terkadang rasanya manis, terkadang pahit, terkadang asam, terkadang tidak jelas, yang penting, dinikmati dengan ikhlas, berusaha belajar dan berkarya dengan baik.

Banyak juga yang dilema belajar di sastra, itu kerena mereka tidak menyadari betapa indahnya sastra. Ada yang mengatakan sastra itu romantis, ada yang mengatakan sastra itu menyejukkan, apapun yang dikatakan intinya, sastra itu indah. Itu terbukti apabila anda menikmati dengan ikhlas.

Dilema apalagi yang membuat resah? Dilema yang biasanya dialami oleh kakak-kakak semester atas adalah skripsi, dan dilema tidak lulus-lulus. Nha, itu lah sesuatu yang perlu diperjuangkan sejak awal.

Kesimpulannya, bagaimanapun kesulitan yang anda rasakan, apabila ingin sukses dan berhasil, itu bukanlah sesuatu yang mustahil, karena jika anda bersungguh-sungguh maka anda dapat mendapatkan apa yang anda cita-citakan.

Advertisement

Menjadi anak sastra bukanlah suatu keterpurukan, karena dengan sastra bisa menjadikan anda sukses kedepannya. kuncinya, ikhtiar, berdo,a dan tawakkal.