Jangan sampai, hubungan yang telah kita lalui selama 6 bulan ini sia sia dan membuatku untuk menutup hati darimu. Membuatku untuk berhenti mengagumimu. Membuatku berhenti untuk menyukaimu. Membuatku berhenti untuk menyayangimu. Membuatku berhenti untuk memperhatikanmu. Kamu tau gak? Berat rasanya hati ini untuk melakukannya.

Otak dan batinku tak henti hentinya berkelahi, menentukan apa yang harus aku lakukan. Sampai saat ini, aku masih belum bisa menerawang, bagaimana hari-hariku nanti bila aku mulai melakukan itu semua. Mulai berhenti untuk mengagumimu, berhenti untuk menyayangimu, berhenti untuk memperhatikanmu, dan berhenti untuk menyukaimu. Aku takut bila nanti aku akan merasa kesepian tanpa adanya kamu. Iya kamu, orang yang peka tapi pura pura gak peka.

Kamu tau gak? Kamu itu nyebelinn banget! Kamu pernah bilang, 'Kamu beruntung bisa mendapatkan perhatianku. Karena aku gak seperti itu pada kebanyakan orang…' Kau tau bagaimana rasanya saat kau mengatakan hal itu? Aku merasa menjadi orang yang spesial. Kau membuatku merasa istimewa. Dan aku mau berterima kasih atas hal itu. Hari demi hari kita berkomunikasi. Bulan demi bulan kita berkomunikasi.

Kau tau? Setiap jam, setiap menit, setiap detik, tanpa aku sadari, aku mulai terpikirkan olehmu. Sebenarnya aku risih dengan kenyataan ini. Tapi, ketika hati mulai bertindak, kita hanya bisa mengikuti alurnya saja. Entah sudah berapa kali aku ketiduran karena menunggu pesanmu. Menunggu kabar kamu. Kau tau? Kisah bahagia yang pernah kita buat bersama itu masih teringat jelas di memori kepalaku. Hampir setiap waktu aku memikirkanmu. Apakah kau juga melakukan hal yang sama terhadapku? Aku tidak tau jawabannya. Aku sangat ingin tau jawaban pertanyaanku itu.

Kau tau? Meskipun aku memang pribadi yang penyabar, orang sabar juga ada batasnya. Tega kah kau membuatku menunggu untuk waktu yang lama? Tega kah kau melihatku terombanh ambing di atas hubungan yang tak jelas? Selama ini, aku berusaha agar kau bisa melihatku. Aku berusaha agar aku bisa mencuri perhatianmu. Aku berusaha agar kau mau menanyakan keadaanku. Aku berusaha agar kau peduli padaku. Aku berusaha agar kau menyukaiku.

Advertisement

Apakah usahaku berhasil? Apakah kau melihatku? Apakah aku berhasil mencuri perhatianmu? Apakah aku berhasil buat kamu khawatir terhadapku? Apakah aku berhasil membuatmu peduli padaku? Apakah aku berhasil membuatmu menyukaiku? Jawaban yang ku perlukan hanyalah Ya atau tidak darimu. Tapi, aku harap, kau melihat usahaku dan menghargainya. Karena, kini aku sadar, kalau aku menyukaimu.