Keperawanan dan Sex, buat gue bukan di atas segalanya.

Baru 2-3 hari yang lalu, gue dapat kabar dari orang yang paling gue sayangin setelah orang tua gue, bahwa dia sudah melepas keperawanannya sama seorang laki-laki yang baru di kenal dan baru 2 kali bertemu, dan pertemuan kedua, dia kasih itu buat laki-laki itu.

15 Menit pertama, setelah dia ucap bahwa dia udah ga virgin lagi, hancur leburlah perasaan gue saat itu, seakan semua hilang dalam sekejap mata.

Ya saat itu air mata gue keluar, gue pejamkan mata gue dan obrolan di HP waktu itu tiba-tiba hening.

Setelah hampir 15 menit, gue buka mata gue, dan gue bilang sama dia "Sayang, semua sudah terjadi, ga akan bisa kembali lagi" dan dia nangis di telfon, minta maaf sama gue dan minta gue untuk akhiri hubungan ini.

Dan saat itu gue langsung tegasin sama dia, gue ga bakalan mundur karena masalah ini. Justru di sini lah bukti gue bukan laki-laki pecundang yang tinggalin kekasihnya di saat seperti ini.

Advertisement

Permintaan gue buat dia adalah, " Kalo km mau berubah, hubungan ini akan baik-baik aja" dan saat itu dg penuh penyesalan dia janji ga bakalan bantah gue lagi dan aturan-aturan yg gue bikin selama pacaran.

Buat para perempuan, gue ga menyalahkan, disaat kalian masih muda, tentunya kalian masih hobby main kesana kesini, menclok sana sini ya gue akui itu bukan masalah, masalahnya ketika lu ga bisa bawa diri lu, apa lagi orang yang bisa di bilang orang yg gampang kerangsang dan gampang terlena, saran gue jangan lu lakuin hal yang di luar batas ini.

Pacar gue sendiri yang sekarang rasain ini semua, mungkin ga akan di lupain seumur hidup dia dan gue juga,,,,

Sampe sekarangpun, gue masih hancur lebur dengan masalah ini, tapi gue yakin dengan tekad yang pacar gue bilang, dan gue akan tetap genggam tangan dia sampe kita nikah nanti, dan gue pengen mati di bahu dia waktunya nanti.