[Bismillahirahmanirrahim]

Assalamu’alaikum wahai hari-hariku yang penuh kisah.

Bagaimana kabarmu disana wahai yang akan menjadi Pelengkap Kisahku ?

Semoga dirimu senantiasa dalam peluk hangat kasih Sayang Sang Rabbiy, karena di setiap doaku selalu kusisipkan Cintaku kepadamu karena Allah. My love for You because of Allah.

Hanya anganmu yang kurasa dalam setiap malamku. Aku selalu bertanya akan engkau, bagaimana parasmu ? Bagaimana perilaku mu ? Namun hanya satu yang kuyakini, yaitu “Perempuan yang tidak baik untuk laki-laki yang tidak baik, dan laki-laki yang tidak baik untuk peremupan yang tidak baik pula. Perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untuk perempuan yang baik pula” (Q.S. An-Nur ayat 26). Maka dari itu, yang sekarang kuyakini ialah harus menjadi seorang yang baik dan akan baiklah masa depan kelak.

Advertisement

Aku tak mengetahui siapa engkau yang akan menjadi cahaya pagiku, telah dipertemukan atau belum lah kita saat ini ? Yang kuketahui saat ini bukan seberapa indah kah pertemuan kita nanti, namun aku tahu bahwasanya nanti kita kan melewati banyak lika-liku kehidupan dan engkau akan tetap setia menemaniku dengan penuh rasa kasih sayang.

Seperti halnya langit pagi yang penuh kesejukan, engkau pun kan menyejukkanku dengan Cintamu. Entah seberapa besar halang rintang yang menanti dalam kisahku ini, aku tak akan pernah menggubrisnya. Karena aku pastilah kan mendapat suatu kebahagiaan dari balik halang rintang tersebut.

Wahai Pelengkap Kisahku. Bagaimana kah kisahmu saat ini ? Apa yang sedang kau nantikan ? Pernah terpikirkah aku dalam benakmu ? Terbesitkah rindumu akan masa depan kita ? Aku tak mengetahuinya, namun ku selalu berdoa agar engkau selalu dalam keselamatan. Bilamana engkau sedang bersedih akan Cintamu, maka ingatlah suatu saat nanti engkau kan menemukanku yang siap untuk menjadi dekapanmu dan menghapus air mata.

Saat kita dipertemukan nanti, yakinkan lah hatimu untuk bersamaku. Hiasi lahh hariku dengan senyumanmu yang penuh hangat. Kita berjalan bersama, berbagi kisah dan kasih, serta melengkapi suatu kisah yang nantinya akan bermuara pada suatu ikatan yang diridhoi-Nya.

Perjuangan kita masih panjang wahai Pelengkap Kisahku. Masih banyak hal yang harus kita capai, masih banyak hal yang harus kita koreksi. Agar ketika nanti merangkai kisah bersama, kita benar-benar dalam keadaan yang layak untuk menjadi insan dalam suatu ikatan hati.

Ku harap Allah mempercepat pertemuan kita, dan sampai saat itu tiba marilah kita terus melangkahkan kaki ke depan tanpa rasa ragu. Aku menantimu dalam cahaya pagi. Suatu saat tulisan ini akan kau baca penuh bahagia, karena kau tersadar bahwa selama ini doaku lahh yang mengiri di tiap langkah-langkahmu yang penuh arti.