Bambu adalah tanaman yang bisa tumbuh secara liar di berbagai daerah yang ada di Indonesia. Biasanya bambu tumbuh di hutan dan tempat yang jauh dari perkotaan, meskipun begitu bambu sangat mudah ditemukan karena tumbuhnya tidak membutuhkan perawatan. Bambu bisa tumbuh dengan subur di Indonesia karena iklim tropisnya cocok untuk jenis tanaman yang satu ini.

Selain pertumbuhannya yang mudah, ternyata bambu juga memiliki berbagai manfaat dan kelebihan yang membuatnya banyak dicari saat ini, entah untuk kerajinan ataupun makanan.

Untuk bambu yang masih kecil saja sudah bisa dimakan dan menjadi lauk yang enak, sedangkan bambu yang sudah mulai tua bisa digunakan untuk membuat rumah penduduk, hingga kerajinan tangan yang bernilai jutaan. Meskipun kerajinan tangan dari bambu cukup sulit untuk dibuat, tetapi nilai jualnya dan nilai seni yang ada pada kerajinan tangan dari bambu ini membuat banyak orang tertarik untuk membuatnya.

Penjualan kerajinan tangan dari bambu sudah menembus pasar internasional juga, sehingga harganya juga naik dan semakin banyak kerajinan tangan asli Indonesia yang mendunia. Tetapi jangan salah, membuat kerajinan bambu itu juga harus tahu beberapa hal seperti cara memilih bambu yang baik untuk digunakan sebagai kerajinan seperti apa?

Penasaran ingin tahu kriteria bambu yang bisa digunakan? Yuk simak ulasan nya berikut ini:

Advertisement

Pilih bambu yang tidak terlalu muda ataupun tua.

Setelah ditebang, bambu bisa dipotong sepanjang dua atau tiga ruas.

Bambu harus disimpan di tempat yang sejuk, lalu ditegakkan hingga 5-6 hari.

Bambu yang dipilih harus memiliki ruas paling panjang.

Jika sudah mengetahui apa saja kriteria bambu yang bagus digunakan sebagai kerajinan tangan, maka kali ini kami akan memberikan cara membuat lampu hias kerajinan tangan dari bambu, simak caranya di bawah ini:

Berikut adalah bahan yang harus dipersiapkan:

Bambu berdiameter 10 cm

Kabel secukupnya

Lampu 5watt

Cat atau pelitur

Cat poxy clear

Semen

Cara Membuat Lampu Hias Dari Bambu:

1. Siapkan bambu yang cukup kering, dengan diameter 10 cm, lalu potong bambu tersebut dengan panjang 1,5 meter.

2. Kemudian amplas bambu tersebut hingga seluruh permukaannya halus, lalu tambahkan cat atau pelitur untuk membuat tampilannya lebih bagus nantinya. Setelah itu tunggulah hingga cat peliturnya kering.

3. Selanjutnya pilih salah satu ruas yang akan kamu jadikan dudukan lampu hias, dan pastikan ruas dudukan tersebut tetap utuh sedangkan ruas lainnya digergaji sebagian.

4. Jika ruas bagian atas bambu sudah digergaji, lakukan proses amplas kembali agar permukaannya menjadi lebih rapih dan bersih dari serbuk-serbuk bambu.

5. Tambahkan lubang pada bagian tengah bambu untuk digunakan sebagai jalur kabel.

6. Untuk membuat dudukan lampu hias, gunakanlah semen yang dicetak pada ember kecil dengan ketebalan semen antara 7-10 cm.

7. Tambahkan ukiran pada lampu hias, supaya menambah kecantikannya ketika dinyalakan nanti. Jika sudah, anda bisa mengecat ulang lampu hias menggunakan cat poxy clear agar bambunya semakin mengkilat.

8. Tahap akhir dalam pembuatan kerajinan tangan lampu hias dari bambu ini adalah dengan memasang semua komponen lampu dan kabel agar lampunya menyala.

9. Lampu siap dipasarkan.

Bagaimana, cukup mudah bukan untuk membuat kerajinan tangan dari bambu? Apalagi ada banyak jenis kerajinan yang bisa anda buat, bukan hanya lampu hias, misalnya saja tempat pensil, tempat makan dan lain sebagainya.

Itu saja informasi tentang kerajinan tangan dari bambu yang bisa kami informasikan, semoga bisa membantu!