Eeemmm… mungkin dengan hanya mendengar kata "CARE" dari seseorang hati kita langsung berbunga-bunga tanpa kita sadari.. apalagi kata itu terucap saat kita ditinggalkan orang terkasih,, saat kita lagi butuh seseorang,, saat kita lagi merasa sendirian,, saat kita lagi terpuruk dan ada masalah,, saat kita lagi jenuh,, saat kita lagi merindukan punya pacar,, atau bahkan saat kita menghadapi soal ujian (hahaha sedikit pengalaman).. bukan hanya sekedar kata "CARE" yang kita butuhkan tapi tindakan yang di lakukan..

Contohnya ketika kamu di tinggalkan seseorang (putus) tapi kamu masih cinta.. lalu tiba-tiba datanglah pahlawan "CARE" (yang lawan jenis) dengan segala jurus dia menunjukkan kepadamu betapa "CARE"nya dia.. dengan segala cara yang dia miliki.. mulai dari menghapus air matamu,, membanyol di sampingmu,, membuatmu tersenyum,, membawakan coklat,, mengajakmu nonton,, mungkin sampai mengantarmu kesana kemari tanpa di palak uang bensin.. Nah di situ itu zona RAWANnya.. berhati-hatilah karena kamu tidak tahu "CARE" seperti apa yang dia maksudkan..

Kalau "CARE" karena dia tulus mencintaimu ya ok ok saja,, tetapi kalau dia "CARE" hanya sebagai seoranmg teman,,sahabat atau parahnya lagi hanya sebagai TEMAN SEPERJUANGAN karena dia dulu juga mengalami hal yang sama denganmu apa kamu gak bakalan sakit hati lagi??? apa sakit hati ini gak tambah parah dari yang sebelumnya?? oleh karena itu apabila ada seseorang yang "CARE" sama kamu,, kamu perlu waspada dan menyelidikinya jangan taruh perasaan cinta dulu ke dia,, lihat dulu apa dia memang mencintaimu atau tidak..!! dan ingat jangan menjadi manusia yang ke-GRan karena akan sakit ujung-ujungnya..!!

Untuk yang "CARE" juga tolong jangan berlebihan kalau tidak mencintainya,, "CARE" boleh saja asal ada aturannya dan batasnya,, jangan sampai "CARE" yang di berikan malah justru membuat down untuk yang kedua kalinya..!!

Lebih baik "CARE" dengan kejujuran dari pada kepalsuan yang berujung kesakitan 🙂