Hidup di perantauan jauh dari keluarga, tentu teman adalah satu-satu nya orang yang bisa di andalkan dalam segala keadaan suka, duka. Sahabat adalah orang yang paling bisa kita banggakan dan andakan setiap harinya. Iya seperti aku yang selalu membanggakan mu sahabatku…

Bertemu dan mengenalmu tentu bukan kebetulan saja, ada skenario panjang yang sudah kita lewati sampai akhirnya kita ditakdirkan untuk bersama. Aku bertemu dengan mu dalam sebuah perjalanan panjang dan aku tidak tau pada akhirnya kemana arah perjalanan ini. Apakah kita masih bisa terus berjalan bergandengan?

Jika tidak, maka mulai hari ini aku akan selalu membuat kenangan indah bersamamu. Tapi tentu saja harapanku yang begitu menyangimu ini kita akan terus bisa bersama.

Sebagai sahabatmu yang tak pandai mengucapkan banyak kata. Maka, kutulis ini untuk mewakili secuil ungkapan hati ku yang telah bangga memiliki sahabat sepertimu, walaupun pada kenyataannya semua ini belum mampu mewakili seluruh perasaanku.

1. Janji tidak menciderai kode etik persahabatan hanya karena saling jatuh cinta

Advertisement

“kode etik persahabatan :akan selalu berjuang tidak akan menciderai persahabatan dengan jatuh cinta. boleh jatuh cinta, jika sudah siap untuk menikah.”

Kita sudah berjanji untuk menjaga kode etik persahabatan ini, karna aku juga takut jika pada akhirnya jatuh cinta pada saat yang tidak tepat membuat kita saling kehilangan.

Sahabatku, aku akan berjuang untuk tidak mencintaimu, tapi lagi-lagi kita manusia yang tidak bisa melawan takdir, jika akhirnya aku jatuh cinta, anggap saja itu takdir. dan aku aku akan menjadi wanita paling pandai menutupi perasaan cinta itu.

2. Kamu, laki-laki penyihir sekaligus pemilik radar hebat, yang ku ebut sebagai sahabat.

Sahabatku, bolehkah aku menyebutmu sebagai laki-laki penyihir? Bagaiman tidak, dalam hitungan detik kamu bisa menyihir air mata ku menjadi tawa, dalam keadaan terpuruk sekalipun aku tetap bisa merasa menjadi seorang putri dengan dua sayap karna mantra sihir mu itu. Tidak hanya pemilik mantra hebat dalam menyihirku. kamu adalah sahabat yang memiliki radar hebat di tubumu yang selalu bisa membaca kesedihan dan keahagiaan ku dengan baik. Walaupun kamu juga sering menyebalkan menghina dan mencaciku, entahlah bagiku itu bumbu-bumbu mantra asem manis pedas rasanya, tidak ada yang membuatku benar-benar terluka.

3. Kamu adalah buku diaryku.

Kamu adalah buku diaryku yang telah mampu mencatat semua kenanga perjalanan hidup ini denga baik. Kamu mngerti suka duka ku tanpa pengecualian. Bahkan kamu telah mengemas dengan baik semua kenangan kita . bagaimana kita menangis dan tertawa, bagaimana kita terjatuh kemudian berlari. Kamu adalah diary terbiak ku, sampaikapanpun aku akan tetap menyayangi mu sahabat ku.