Tak ada yang istimewa bila kau hanya terpesona dengan dunia dan melupakan akhirat. Bagaimana jadinya jika hari itu datang? Hari dimana ruhmu hampir terlepas dari raga. Hari dimana kau tak lagi bisa memperbaiki kesalahanmu di masa lalu dan masa kini, karena waktumu di dunia hanya tersisa beberapa detik. Dan hari dimana ketika nanti kau telah berada di alam kubur, semua perbuatan yang kau lakukan saat di dunia kelak akan diminta pertanggungjawaban.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

“Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sesuatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megahan di antara kalian serta berbangga-banggaan dengan banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang karenanya tumbuh tanam-tanaman yang membuat kagum para petani, kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning lantas menjadi hancur. Dan di akhirat nanti ada adzab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (Al-Hadid: 20)

Hal seperti ini yang terjadi pada orang-orang yang mengejar dunia, dimana kita melihat mereka menghabiskan usia mereka dengan senda gurau dan melengahkan dari berdzikir kepada Allah. Berbeda dengan orang-orang yang sadar dan mengejar akhirat. Dimana hati mereka penuh dengan mengingat Allah, mengenal dan mencintai-Nya. Selalu menyibukkan waktu mereka dengan amal yang dapat mendekatkan mereka kepada Allah, baik manfaat yang di dapat untuk diri mereka maupun orang lain.

Begitu juga dengan berhias; baik pakaian, makanan, minuman, kendaraan, rumah, kedudukan dan lainnya. Semua itu tak ada yang istimewa. Karena apa yang kita miliki di dunia ini tak lain hanyalah titipan dari-Nya.Termasuk diri kita. Dan hanya amalan yang akan menemani kita nantinya di alam kubur.

Advertisement

Bersyukurlah jika hari ini kita masih berada di atas tanah, bisa saja mungkin esok tanah yang berada di atas kita.

Wallahu a'lam bishawab.
Mohon maaf bila ada salah kata, karena penulis pun juga masih sama-sama belajar. semoga bermanfaat. Wassalamualaikum wa rahmatulahi wa barakatuh.