Kadang tidak membutuhkan sebuah alasan rasa itu muncul

Entah dari mana awalnya kebersamaan kita. Aku dan kamu dulu ibarat langit dan bumi yah sangat sulit jika di bayangkan untuk menjalin kedekatan. Skenario Tuhan memang Indah Dia memerintahkan sang semesta untuk mengatur pertemuan kita. Pertemuan di toko buku itu , toko yang menjadi saksi bisu awal kedekatan kita.
Ternyata hobiku yang suka membaca buku membawaku untuk bertemu dengan mu gadis berkaca mata yang kelihatan cerdas dan anggun. Paras yang sangat memikat hati kaum adam ketika melihatmu.

Beruntung mungkin itulah kata yang tepat buatku pada saat iitu . Yah kamu menghampiriku dan menanyakan tentang buku yang kupegang kala tu. Ternyata hobi kita sama suka membaca buku fiksi dari situlah awal kedekatan kita. Tidak perlu menunggu waktu lama kedekatan kita terjalin. Semua hal kita perbincangkan, tanda rasa nyaman dalam kedekatan ini. Rasa nyaman berkeluh kesah , membagi rasa suka duka dan bercerita apapun tanpa ada rahasia apapun.

Aku jatuh hati padamu , rasa yang seharusnya tidak harus . Ketika kamu menceritakan bahwa ada sosok yang membuatmu menjadi seorang pengagum rahasia. Bodohnya diriku yang tidak mengatakannya terus terang kepadamu . Yah " Saya memiliki rasa cinta kepadamu orang yang mengerti segala aspek tentang diriku" akan tetapi parahnya saya baru menyadari ketika kamu mulai menjauh . Tidak seperti dulu lagi. Ada seseorang yang dapat mengalihkan dunia yang tadinya untukku menjadi untuknya.

Hanya waktu yang bisa menjawab apakah kamu dapat menyadari arti hadirku dalam hidupmu atau malah ditenggelamkan oleh waktu itu sendiri. Terimah Kasih untuk pernah menjadi bagian kecil dari hidupku.

Advertisement

Dariku yang terlambat menyadarinya.