Jawabannya sederhana, karena mata saya susah diajak kompromi

Bisa dibayangkan, bagaimana saya harus mengontrol mata saya ini, mulai keluar pintu rumah hingga kembali masuk rumah lagi

Dan kamu tahu?

Di kampus, seharian di sana selalu membuat mata saya terbelalak. Hanya dua arah yang bisa membuat saya tenang, yaitu mendongak ke langit atau menunduk ke tanah.

Astaghfirullah, kemana mata ini harus memandang? Kalau berbicara tentang nafsu, jelas saya suka. Hal itu mah kurang, tapi sayang, saya tidak ingin hidup dibalut oleh nafsu.

Advertisement

Saya juga butuh hidup dengan pemandangan yang membuat saya tenang.

Saya ingin melihat wanita tapi bukan sebagai objek pemuas mata, tapi sebagai sosok yang anggun dan mempesona dan kalau dipandang bikin sejuk di mata. Bukan paras yang membuat mata panas, yang membuat iman ditarik oleh fikiran ngeres dan hati pun menjadi keras

.Andai saja wanita mengerti apa yang difikirkan oleh laki-laki ketika melihat mereka berpakaian seksi, saya yakin mereka tidak akan mau tampil seperti itu kecuali bagi mereka yang memang punya niat menarik laki-laki dengan aset berharga yang mereka punya.

Mau atau tidak mau, sengaja atau tidak sengaja Anda sudah membuat diri Anda tidak dihargai dan tidak dihormati oleh penampilan Anda sendiri yang telah Anda sajikan pada mata lelaki

Jika sesuatu yang buruk terjadi pada diri Anda, apakah itu kata-kata nyeleneh atau pelecehan seksual, siapa yang semestinya dipersalahkan?