“Karena jatuh cinta denganmu sampai membuatku tak bisa membedakan apa yang aku rasakan dan apa yang aku lakukan."

Mungkin aku yang terlalu berharap padamu. Aku lebih memilih tetap merindukanmu daripada harus melupakanmu. Karena melupakanmu sama sulitnya dengan mengingat orang yang belum pernah ku kenal.

Sebuah kalimat ‘Semoga kau dan aku selalu diberkahi’ menjadi harapanku setiap pagi. Kau mulai menjadi alasanku untuk semangat menjalani hari-hari. Sampai saat ini aku masih selalu menyelipkan namamu dalam rangkaian Doa. Aku tak lelah untuk terus meminta dalam setiap sujudku. Aku meminta kepada Dia yang memilikimu. Bahkan ketika kau jadi milikku, aku akan terus meminta kepada-Nya, agar kau tak dimiliki oleh orang yang diam-diam juga memintamu dalam Doanya.

Kau yang saat ini jauh tak tersentuh, aku merindukanmu. Tempat yang kita pijak memanglah berbeda. Aku disini berlari dan kau sudah terbang. Tapi aku percaya, jarak yang jauh ini akan membuat kita semakin dekat sampai kau kembali. Semoga kita memang ditakdirkan Tuhan untuk bertemu dan akhirnya bersama dalam perjalanan.