Hai kamu,

Kamu yang selalu aku doakan setiap pagi saat mata terbuka dan malam sebelum tidurku.

Dimanakah kamu sekarang? Aku tidak pernah tau keberadaanmu. Entah kamu jauh di suatu tempat atau kah kamu yang sering berjumpa denganku? Bagaimana kabarmu sekarang? Aku yakin kamu dalam keadaan sehat, karena aku selalu mendoakan kesehatanmu. Aku yakin kamu saat ini sedang bekerja keras, karena ketika kita berjumpa nanti, kamu dan aku sama-sama telah berjuang dengan kerasnya kehidupan, sehingga tiba saatnya banyak hal yang akan kita ceritakan kisah-kisah perjuangan kita. Hmmm, memikirkanmu terkadang membuat aku galau dan membuat aku tidak sabar.

Yaah….. Semua ini hanya masalah waktu saja. Setiap aku bangun pagi, aku merasa waktu kita semakin dekat, dan karena itu selalu kamu yang terlintas di benakku, sehingga aku tidak pernah lupa mendoakanmu, agar hari ini Tuhan memberkati semua aktifitasmu. Jika saat ini kamu sedang mengalami kesulitan, sediakan orang yang siap membantumu, karena aku belum bisa disisinya. Jika saat ini kamu sedang sedih, banyak hal disekitar yang akan membahagiakanmu, karena aku belum bisa menghiburmu.

My Future, aku tahu kamu juga mendoakan pertemuan kita setiap pagi dan malam, kamu dan aku saat ini sedang berbincang dengan Tuhan, untuk menanyakan kapan pertemuan kita ini. Ya, di balik ketidak sabaran kita, hanya Tuhan yang tahu kepantasan diri kita untuk berjumpa. My Future, Setiap dari kita pasti memiliki masa lalu, entah yang baik ataupun yang buruk. Aku tidak peduli dengan masa lalumu, sekalipun masa lalumu kelam, aku yakin saat pertemuan kita nanti, kamu sudah mengakhiri masa kelam itu dengan pertobatan.

Advertisement

Begitu juga denganku, kita harus menatap masa depan. Lebih baik menjadi pribadi yang dulu buruk dan berubah menjadi baik, karena pribadi yang demikian telah mengalami resiko-resiko dari hal yang buruk, sehingga pasti tidak akan mengulanginya. Sisi positifnya kita punya banyak pengalaman hidup, meskipun bagi orang lain itu buruk sekalipun. Ya, kita hanya manusia biasa, tapi komitmen untuk menjadi baik sudah kita ambil untuk hidup kita sendiri.

My Future, aku tidak pernah bisa membayangkan wajahmu, tapi aku selalu bisa membayangkan kehangatan yang kamu berikan. Kita kelak menjadi pribadi yang saling mengasihi satu sama lain. Ya…. Karena hubungan kita diawali dengan saling mendoakan dengan tulus. My Future, aku merindukanmu, berdoa untukmu adalah caraku memelukmu dari jauh. Aku yakin kamu juga pasti akan menemukan ketenangan setiap aku berdoa untukmu.

My Future, harapan kita begitu besar dan karena itu kita harus bersuka cita dalam pengharapan. Kalau kamu dan aku sama-sama menahan rindu yang menyesakkan ini, Tuhan pernah bilang meminta kita agar bersabar dalam kesesakan. Ya…. Aku yakin menantimu selamanya tidak akan terasa lama, karena hal yang terbaik dalam hidup ini layak untuk dinantikan. My Future, yuk kita sama-sama bertekun dalam doa dengan penuh keyakinan, agar Tuhan menjawab kerinduan hati kita ini. Kutunggu hadirmu My Future, jaga dirimu baik-baik dan aku juga akan menjaga diriku sebaik-baiknya.

Your heart keeper.