Semester satu mungkin adalah awal dari yang namanya kuliah, apalagi mendengar yang namanya ospek, wih pastinya anak semester satu lah yang akan menjadi sasaranya. Ingin rasanya menaikkan dagu di depan kakak senior itu adalah hal yang sangat mustahil bagi anak semester satu, jangankan untuk menaikkan dagu, kakak senior lewat saja kita anak para anak baru harus menundukkan kepada sambil menyapa selamat pagi kak. Hahahahhaa lucu ya.

Udah enggak usah pada senyum-senyum gitu bacanya memang sudah menjadi kodratnya anak semester awal lah begitu!

Tapi dalam artike saya kali ini, kita tidak akan membahas lagi kenangan anak tingkat awal. Karna menurut saya pribadi tingkat satu itu bukan lah masa-masa jenuh dan masa-masa kegalauan, mengapa saya berkata begitu tingkat satu itu kan bisa dibilang masa penuh berkah, IP awal pasti tinggi karna semangatnya diawal-awal kuliah.

Uang kiriman selalu lancar bahkan selalu dilebih-lebihkan orangtua, berteman dengan semua orang karna belum saling mengetahui sifat temannya masing-masing, tugasnya salah-salah pun dimaklumi dosen, pacar jauh masih setia, enggak ada suram-suramnya di semester satu.

Di tingkat dua ini adalah masa transisi ke tingkat kegalauan yang ingin saya ceritakan yaitu di tingkat tiga dan tingkat empat.

Advertisement

Rasanya tingkat tiga itu ingin mengakhiri semua ini apalagi waktu melihat kakak yang di tingkat empat untuk peng-ACC an judul pun bagaikan menunggu hujan di musim kemarau panjang, pas udah ACC judul pembuatan skrispi eeh, salah skripsi maksudnya masih banyak yang dicoret-coret kebayang ga sih sob kita akan mengalami hal yang sama.

Seperti kata oom mario teguh, "Sesungguhnya orang yang menertawakan orang yang terpeleset di depannya, dia tidak tahu betapa licin jalan yang akan ia lewati". Wajib mengerti akan kalimat ini sobat semuanya, kalau kakak tingkat empat meminta kita membantunya, maka bantulah paling tidak kita tau apa-apa saja yang dikerjakan tingkat empat.

Itu baru ujian pertama, ujian kedua uang kiriman kita otomatis berkurang karna orangtua merasa kita sudah bisa memenej uang kita sendiri, ujian ketiga akan terulang lagi seperti SMA dimana kakak-kakak senior kita sering kali pamer kegiatan di sosmed kali ini bukan foto-foto kepantai, mall, pameran dan masih banyak lagi yang dia upload tetapi foto-foto pesta pernikahan sobat, pastinya itu membuat anak tingkat 3 dan 4 ini, ingin mengakhiri semuanya sebelum wisuda.

Tidak bisa dipungkiri yang menjadi cobaan terberat anak SMA dan mahasiswa/i itu adalah para senior ini, para senior sangat suka memicu adrenalin kita, entah, dan cobaan selanjutnya pacar yang dulu katanya setia itu pun hilang bagaikan ditelan bumi pertiwi ini, hahahahha ayo ngaku, benerkan nominasi jomblo terbanyak itu diperoleh oleh anak tingkat tiga dan tingkat empat, sudah menjadi kode alam memang begitu.

Tapi sahabat semua, ayo lah jangan terlelap dalam kedilemaan itu, ingat tujuan awal kita kuliah bukan lah sekedar ingin pamer foto dan bersenang-senang semata. Ingatlah kata-kata berikut ini.

SUKSES
Di depan mata yakinlah kalau yang kita pikirkan itu akan mempengaruhi jalannya kuliah kita, dosen saya pernah berkata kepada saya Bu fadillah namanya "kamu adalah apa yang kamu pikirkan"

BAHAGIAKAN ORANGTUA DIUSIA SENJANYA
Sahabat semuanya membahagiakan orangtua itu kewajiban setiap anak, melihat mereka tertawa itu kebahagian kita, raih lah suksesmu, selesaikan studimu, tangguhkan jiwamu dan bahagiakan orangtuamu.

DEKATKAN DIRIMU KEPADA SANG PENCIPTA
Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini selama kamu tidak lupa denganNya, tidak ada yang mustahi bagiNya, Dia adalah yang memberi segalanya Dialah pemilik alam semesta ini, masih mungkinkah kita yang bukan apa-apanya ini ingkar kepadaNya?

Diam saja ketika ada orang yang ingin menjatuhkanmu

karna mereka akan terdiam dengan sendirinya

ketika melihatmu masih berdiri tegak