Entah mengapa sebagian besar orang Indonesia mengadopsi tradisi luar yang sebetulnya asal muasalnya tak banyak yang tau. Namun kini Bulan Februari datang. Saya tak habis pikir seharian orang-orang sibuk membicarakan topik persiapan menyambut hari itu, 14 Februari 2016, hari dimana setiap pasangan memberi kejutan bagi pasangannya, memakai baju couple dengan tema Valentine, seikat mawar dan cokelat, dilanjut dengan candle light dinner atau ke pantai dan lain sebagainya, keromantisan-romantisan yang menunjukkan betapa cinta benar-benar membuat jiwa mereka menyatu.

Bagaimana dengan kita, sayang?

Setiap tahunnya, kita tak merayakan hari kasih sayang itu, meski sebenarnya aku iri dengan mereka. Tapi bukan berarti aku iri dengan cokelat ataupun seikat mawar yang mereka dapatkan, aku hanya iri dengan mereka yang bisa melewatkan momen-momen special mereka dengan menghabiskan waktu bersama.

seperti malam-malam sebelumnya, kuhabiskan waktu menatap bintang-bintang dengan ditemani secangkir teh yang masih hangat. Tapi kali ini terbersit keinginan kelak kamu akan melamarku di hari Valentine itu. Membayangkannya saja sudah membuatku senang, apalagi bila itu jadi kenyataan. Entah tahun ini akan terwujud atau tahun yang akan datang. Semoga saja hari itu akan tiba, dimana sepasang kekasih yang telah lama terpisah jarak menerima pemberkatan pernikahan di Altar yang suci.