Pada tanggal 9 Mei lalu tepatnya malam hari, seorang gadis membuka gordengnya karena penasaran ada seseorang yang memotret sekitar rumahnya pada tengah malam. Menyadari kegiatannya diawasi pemilik rumah, orang asing itu terlihat 'kikuk' dan langsung menghampiri. Dan setelah mengobrol beberapa saat ternyata orang itu adalah Ayah seorang cowok mantan dari saudara perempuan gadis tersebut.

Bapak-bapak itu meminta ijin untuk menyimpan fotonya sebagai tanda bukti pada anaknya bahwa dirinya memang sampai di rumah yang dituju. Rupanya beliau mendapat perintah dari anak laki-lakinya yang frustasi mengancam akan bunuh diri setelah diputuskan oleh ceweknya.

Beberapa minggu sebelumnya, cowok itu membonceng pacarnya dalam keadaan mabuk dan saking tingginya kecepatan laju motornya akhirnya menabrak sebuah mobil rental dari arah berlawanan. Wajahnya sobek menghantam aspal, sedangkan ceweknya lebih parah yaitu terlempar ke kolong mobil yang sedang terparkir di pinggir jalan.

Butuh waktu lama untuk mengevakuasi korban cewek. Warga setempat bergotong royong mengangkat mobilnya demi mengeluarkan korban yang untungnya memakai helm full face. Meskipun begitu bagian punggung dan kaki korban mengalami luka parah.

Sopir rental itu bersedia membawa korban ke rumah sakit tapi sayangnya ditolak mentah-mentah oleh korban cowok yang dengan sombongnya akan bertanggung jawab meskipun dalam kondisi wajahnya yang berlumuran darah. Dia dibantu temannya membawa ceweknya ke UGD. Sementara sopir rental ditahan oleh warga.

Tragedi ini membangkitkan emosi keluarga cewek yang pada dasarnya tidak respek terhadap cowok itu yang memiliki tabiat buruk, tidak punya sopan-santun, sombong dan pemabuk. Tapi si cewek bersikukuh ingin tetap bersamanya meski sudah dibawa celaka oleh ulah pacarnya yang pemabuk dan suka ugal-ugalan.

Si cowok diberi peringatan bahkan dimarahi habis-habisan oleh keluarga ceweknya tapi sama sekali tidak memutuskan urat malunya untuk kembali berkunjung ke rumah ceweknya.

Dan setelah ditinggal pergi oleh neneknya, dia lebih frustasi dengan mengancam akan bunuh diri apabila ceweknya tidak hadir diacara tahlilan. Sebenarnya keluarga si cewek melarang dirinya untuk pergi tapi diam-diam menghadiri acara itu juga. Mungkin gak rela kekasihnya pergi selama-lamanya kali ya.

Jangan ditiru loh guys ...