Kemarin dan hari ini kamu masih milikku. Setiap detik yang berlalu merupakan kenangan terindah di dalam hidupku, karena dirimulah seseorang yang kutunggu. Perbedaan telah kita lewati dengan begitu baik dan kini kumulai mendalami dirimu dan perasaanku pada dirimu. Kebenaran merupakan hal yang kucari darimu tanpa kamu mengetahui, kamu menyadari dan mungkin tak kamu pahami. Dirimu adalah seseorang yang kuhormati dan kuhargai sebagai mana mestinya, sebagai bentuk cinta serta kasihku untukmu.

Memahamimu adalah yang Kini Kulakukan

Dirimu seseorang yang kutemukan meski aku tak mencari. Pada hari di mana kamu mengungkapkan rasa itu padaku, dan dengan kehendak Tuhan akhirnya kita bersatu meski awalnya tak ada rasa sedikitpun di hati ini untukmu. Dari situlah aku belajar untuk menerimamu, orang asing yang kini kupilih menjadi kekasihku. Semua tak gampang kujalani, memahimu di atas perbedaan kita tak mudah untuk kujalani. Tetapi hati selalu tak mau menyerah untuk terus menyelami dirimu, meski tak jarang air mataku menetes dari ketidaktahuanmu.

Terus Kujalani, meski Hati Terkadang Ingin Menyerah Saja

Hari demi hari kujalani bersamamu dan kini kumulai mengerti tentang dirimu, kebiasaanmu, apa yang membuatmu suka dan apa yang membuatmu tidak suka. Apapun kesalahan yang tak kamu sadari ataupun menyadari tetapi tak hiraukan selalu kumaafkan dan memaklumi sebagai suatu proses. Rasa menyerah, lelah, dan sakit tak kuhiraukan di dalamnya karena hati ini tak ingin menyerah dan ingin selalu jalan, jalan dan terus berjalan.

Advertisement

Melakukan yang Terbaik adalah Caraku Mencintaimu

Menjadi yang kamu mau adalah usahaku dalam mencintaimu. Tak mudah kumerubah dan memaksa diriku sendiri, gagal jatuh menjadi teman dalam perjuangan ini, hati telah terbiasa tanpa memperdulikan kesakitannya. Melihat dan merasakan kesakitanmu adalah rasa yang ingin kurasakan juga dan semua telah kurasakan menjadi kesakitanku. Semua yang kulakukan memang tidak sempurna dan mungkin tak ada artinya untukmu, tapi percayalah diri ini hanya sedang berusaha untuk bisa bersamamu dan terus bersamamu dengan segala pemahaman diriku mengenaimu.

Saat Perasaan Ini Datang, Katakanlah Apa yang Harus Kulakukan

Ketika malam datang dan kumulai mengingat segala yang telah terjadi, dan tahukah kamu hati ini ternyata belum juga menemukan jawaban. Hari yang telah berlalu tak kunjung memberikan sebuah jawaban akan makna perilakumu kepadaku serta ucapanmu kepadaku. Ketika rasa ini kusampaikan padamu, kamu selalu meyakinkanku untuk memahmimu, dan kulakukan hal tersebut tetapi pertanyaan ini selalu muncul dan tak pernah berhenti datang tentang "adakah diriku direlung hati dan jiwamu?" Katakanlah, apa yang harus kulakukan.

Sayang, jika ini hanya sementara ataupun selamanya kuucapkan terima kasih telah datang dan mengajariku sebuah makna serta kebenaran suci tentang sebuah cinta