Mungkin kita tidak ada yang mau merasakan pahitnya putus cinta, mau seberapa lama pun itu inginnya selalu bersama, tapi terkadang itu di luar kuasa kita. Seperti aku, bersama nya selama 6 tahun bukan waktu yang singkat, minggu semalam kami masih pergi bersama, minggu ini aku pergi sendiri tanpanya. Cukup sulit, sangat sulit menerima kenyataan bahwa kita telah sendiri, yang beberapa tahun dilewati bersama cukup sehari saja dengan pertengkaran hebat bisa memutuskan segalanya.

Tidak dipungkiri sedih, sangat sedih, tidak selera apa apa, menangis semalaman, pikiran acuh tapi hati mengatakan rindu. Tapi menangislah kalau memang harus menangis, tidak ada yang mudah, melepaskan seseorang dan membiasakan perubahan itu tidak mudah, ingat saja, selagi kau menari di bawah hujan kau akan duduk anggun di bawah pelangi dan itu terjadi tanpa alasan, Tuhan mematahkan hatimu untuk orang yang salah. Mungkin saya di kala itu bukan orang yang tepat untuknya.

Waktu adalah segala obat, dengan berjalan nya waktu, kau akan terbangun dengan rasa yang biasa biasa aja, tidak rindu, tidak dengan rasa menyesal, tidak menyalahkan diri sendiri, kau hanya bangun dengan rasa damai, damai melepaskan apa yang harus dilepaskan.

Tiga hal yang bisa kau pelajari dari patah hati:

Tahu Arti Ikhlas

Advertisement

Ikhlas bukan sekedar perkataan “aku sudah ikhlas”, hal hal yang dirindukan memang sering menghampiri, tapi relakanlah, terima kenyataan memang tidak bisa terjadi sehari saja, berdamailah dengan kenyataan, kenyataan tidak seburuk yang kau pikirkan, biarkan hati melepaskan dengan sendirinya seiring berjalan nya waktu sampai kita tidak mencemaskan dan merindukan dirinya lagi

Di Balik Patah Hati, banyak Kesempatan yang Menunggumu

Di balik rasa sakit ini aku sadar terlalu banyak mimpi yang belum kulanjutkan, banyak kesempatan yang bisa aku ambil, jadi diri sendiri, berpikir positif, aku hanya mau “do what you want to do” ,memanjakan diri dan nikmati hidup, aku hanya kehilangan satu orang tapi beribu orang mendekap ku , thankful.

Kau Tahu Apa Beda Mencintai atau Sekedar Suka

Setelah merasa hancur berkeping-keping, dan diikuti rasa ikhlas, aku mengerti orang yang meninggalkanku itu akan selalu menjadi bagian hidupku, biarpun telah berlalu aku hanya ingin yang terbaik untuknya maupun ada aku atau tidak , karena rasa ini tidak mengenal dulu, sekarang atau pun nanti.